Index Hasil Pencarian Internal

  • Useful
  • 0
  • Unuseful

Gimana caranya kalo mau index halaman hasil pencarian di website internal supaya ke index google ?

apa benar beresiko penalty google ?

kalo ane perhatiin, tokopedia, shopee kebanyakan hasil pencariannya adalah halaman hasil pencarian internalnya sendiri

Novice Asked on August 11, 2020 in SEO.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

contoh halaman hasil pencarian gimana gan? sorry kurang nangkep maksudnya

Novice Answered on August 11, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

Di web kita sendiri kan ada buat search tuh gan, misalnya kita masukin query pencarian produk. Trus muncul produk2 kita sendiri. Nah halaman hasil pencarian itu yg jadi pertanyaannya apakah bisa di index?

Novice Answered on August 11, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

barusan coba buka wpjakarta.com terus search. Kalo saya liat ga ada yang aneh, dan harusnya semua page yang ada di internet itu bisa di index kok, selama ada referensinya dari page lain dan selama kita ga secara sengaja nge block search engine buat index page tsb

 

contoh kode yang nge block indexing :

<meta name="robots" content="noindex">

referensi : https://support.google.com/webmasters/answer/93710?hl=en

 

Mungkin tips ttg indexing, sama halnya kaya SEO ya :

    1. Pastiin meta description sesuai sama apa yang ditampilin (referensi : https://moz.com/learn/seo/meta-description)

 

    1. Pastiin title sesuai juga sama apa yang ditampilin (referensi : https://www.webfx.com/blog/web-design/5-common-seo-mistakes-with-web-page-titles/)

 

    1. Masukin page hasil pencarian ke sitemap web agan (referensi : https://backlinko.com/hub/seo/sitemaps contoh sitemap : https://sehatdirumah.com/sitemap.xml )

 

    1. Ada baiknya dibuat hyperlink (bahasa kerennya backlink) dari page lain, ke page yg dimaksud (karena prinsip search engine, mereka bakal ngebuka semua page yang terhubung satu sama lain). Misalnya saya punya page sehatdirumah.com trs di dalamnya ada link ke /tentangkami sama /sumberdata, nah, waktu search engine ngebuka alamat tsb, semua link yang ada di page bakal di buka juga.

 

 

Yang belum ada di page hasil pencarian (saya coba search pake key : website, hasilnya ada di : https://wpjakarta.com/?s=website&post_type=product)

tampilan title web wpjakarta.comtampilan title web wpjakarta.com

    1. meta description belum ada

 

    1. apapun yang kita cari, title page nya tetap sama aja “You searched for website | wpJakarta”

 

    1. Kalo saya buka robots.txt (file yang dibuka sama search engine buat bikin index web kita) di : https://wpjakarta.com/robots.txt, terus saya bukain semua sitemap yang ada di situ, ga ada satupun yang ngebuat index dari page hasil pencarian)

 

    1. Kalo pengen buat indexnya, bisa bikin sitemap yang isinya ini : https://wpjakarta.com/?s=[KEYWORD YANG PENGEN DI INDEX]

 

 

Jadi mungkin masalahnya ada di situ sih gan menurut hasil liat2 iseng ane hehe, tapi emang kadang search engine suka ga bisa diprediksi sih, kadang kita udah buka pintu lebar2 juga mereka ga masuk2, giliran pintunya ditutup malah masuk seenaknya haha

Novice Answered on August 11, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

Oiyaa lupa nyebutin, sorry kalo jawabannya agak teknis, karena sebenernya jarang ada orang yang kepikiran buat bikin index dari page hasil pencarian (setau saya hehe), jadi mungkin solusinya juga agak rumit, tapi semoga ngerti ✌😀

Novice Answered on August 11, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

wah, jadi nggk enak nich, website ecek-ecek harus di sambangin ama suhu. hehehehhh

ane ada satu web lg gan yang di khususin buat usaha.

btw thank you atas pencerahannya gan……

Novice Answered on August 12, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

Dulu pernah ada pluginnya untuk membuat setiap keyword yang masuk ke web kita menjadi permalink.  Struktur permalinknya mirip dengan halaman arsip category dan tag. Karena di dalam permalink ini  akan tampil halaman posts yang mengandung keyword permalink tersebut.

Yang menarik disini adalah setiap keyword yang masuk ke web kita secara otomatis menjadi permalink arsip. Setelah itu didalam permalink ini akan tampil konten halaman posts yang relevan. Halaman posts ini juga otomatis terbentuk.

Dengan modal beberapa konten saja bisa menjadi banyak sekali konten yang di generate otomatis. Bisa dibayangkan ya.. kalau ada 10 pengunjung dengan 10 kata kunci yang berbeda maka akan tercipta 10 permalik arsip yang berbeda.

Tinggal dikalikan saja berapa pengunjung perhari …

Tp itu dulu ya.. memang mendulang trafik, habis itu kena penalty..

Soalnya aliran abu-abu.. dosisnya harus pas jangan sampe memicu alarmnya Google.

Kalau sekarang dengan pola yang sama bisa diterapkan untuk halaman arsip category dan tags. Tinggal pilih category atau tags yg ingin diindex. Lalu masukan postingan kedalam category atau tags tersebut. Maka hasil index bisa kayak halaman tokopedia.

namadomain.com/category/tips-trik/  <— ini halaman category yang kita buka indexnya

Halaman category tips-trik tinggal dioptimasi untuk title, deskripsi, dll. Ikutin aja apa kata Yoast.

Setelah itu masukan posts kedalam category tersebut..

hasilnya kayak tokopedia yang disinggung di atas tadi..

Novice Answered on August 12, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

wah saran agan di atas bagus nih, cuma ane baru tau ada kalau pluginnya, pasti lebih gampang manajemennya kalau pake ituu

Novice Answered on August 12, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

Plugin yang dulu saya pakai sudah tidak ada lagi sekarang. Tapi yang semacamnya seperti masih ada. Coba ketik di google plugin AGC

Novice Answered on August 13, 2020.
Add Comment
  • Useful
  • 0
  • Unuseful

kyknya perlu baca-baca dulu mengenai konsekwensi penaltynya kakak, kalo riskan kyknya mendingan enggk usah ya

Novice Answered on August 14, 2020.

Benar sekali harus banyak referensi dulu untuk menerapkan AGC. terkait duplikat halaman website, Google juga sangat bijak dalam menentukan aturannya.

Jika duplikat halaman dilakukan untuk merekayasa SERP maka itu sebuah pelanggaran.

Tetapi ada duplikat halaman yang sebetulnya bukan unsur kesengajaan. 

Seperti halaman artikel yang panjang  kemudian dibagi menjadi beberapa page, seperi page 1/2/3/dst masih di perbolehkan.

Tentu Google tetap akan memberikan penilaian terhadap konten semacam ini. 

Google akan memilih menurut versi mereka mana halaman yang paling sesuai untuk hasil SERP.

Sebaiknya jangan terapkan teknik ini untuk web utama, jalankan ini untuk web uji coba.

Jadi bisa evaluasi hasilnya. Jika sampai memicu alarm Google, maka imbasnya tidak sampai merugikan    

on August 16, 2020.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.