Digital Marketing

Panduan YouTube Dashboard Monetisasi 2022 [Terupdate!]

Sebagai seseorang yang ingin meraih cuan lewat YouTube, Anda harus tahu tentang YouTube dashboard monetisasi. Ini adalah platform agar YouTuber bisa mengelola penghasilannya dengan mudah.

Lewat YouTube dashboard monetisasi, seluruh aktivitas channel bisa Anda pantau. Mulai dari performa video, perkembangan jumlah subscriber, laporan analytics, dsb.

Daripada makin penasaran, yuk pelajari serba-serbi YouTube dashboard monetisasi!

Syarat Monetisasi YouTube Terbaru

Seperti yang Anda tahu, arti monetisasi YouTube adalah upaya content creator menghasilkan keuntungan lewat postingan konten YouTube-nya.

Meski begitu, monetisasi juga bisa Anda lakukan di platform lain seperti TikTok, Instagram, dan banyak lagi, ya. Namun, kita akan fokus pada monetisasi YouTube. Berikut beberapa syarat monetisasi YouTube:

  1. Memiliki lebih dari 1000 subscriber.
  2. Memiliki lebih dari 4000 jam waktu tonton video dalam 12 bulan terakhir.
  3. Sudah mengaktifkan verifikasi 2 langkah (2-Step Verification).
  4. Tinggal di negara/wilayah di mana Program YouTube Partner tersedia.
  5. Punya akun AdSense.
  6. Mematuhi kebijakan monetisasi channel YouTube.
  7. Tidak melanggar Teguran Pedoman Komunitas.

Kalau seluruh persyaratan monetisasi YouTube tersebut sudah Anda penuhi, maka melakukan cara monetisasi YouTube pun jadi lebih mudah. Tapi sebelum ke sana, Anda harus bisa mengakses YouTube Dashboard Studio dulu.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari YouTube

Mengenal YouTube Dashboard Studio untuk Monetisasi YouTube

YouTube Dashboard Studio alias YouTube Desktop Dashboard adalah dasbor untuk Anda mengelola hingga melihat ringkasan performa channel YouTube berdasarkan aktivitas terbaru Anda.

Cara mengakses YouTube Dashboard Studio cukup mudah, yaitu:

  1. Buka halaman YouTube Anda;
  2. Klik gambar profil Anda;
  3. Pilih YouTube Studio.

Sekarang, Anda sudah masuk dan bisa menjelajahi YouTube Dashboard Studio. Lewat dasbor ini, Anda bisa melakukan berbagai cara monetisasi YouTube yang akan kami jelaskan pada poin selanjutnya.

Baca Juga: YouTube Marketing

Cara Monetisasi YouTube

Ada banyak cara monetisasi YouTube, mari simak di bawah ini.

1. Ads

YouTube ads boleh dibilang merupakan sumber penghasilan utama dan favorit para YouTube. Mengingat, cara monetisasi YouTube lewat ads itu cukup mudah:

  1. Masuk ke YouTube Dashboard;
  2. Pada YouTube Dashboard, klik menu Konten;
  3. Pilih video yang ingin Anda monetisasi;
  4. Pada menu sebelah kiri, klik Monetize.
  5. Tentukan apa jenis iklan yang ingin Anda jalankan;
  6. Klik Simpan.

Kemudian jika Anda ingin menayangkan ads pada beberapa video, lakukan cara berikut:

  1. Masuk ke YouTube Dashboard;
  2. Pada YouTube Dashboard, klik menu Konten;
  3. Pilih kotak abu-abu pada sisi kiri thumbnail video untuk setiap video pilihan Anda;
  4. Pada kolom hitam di atas daftar video, klik menu dropdown Edit -> Monetisasi -> Aktif;
  5. Jika sudah, tekan Perbarui Video dan centang opsi “Saya memahami konsekuensi tindakan ini”. Kemudian klik Perbarui Video.

Nantinya, ads akan tayang pada video YouTube pilihan Anda dan monetisasi pun bisa berjalan.

2. Shorts Fund

Pasti, Anda sudah familiar dengan cara monetisasi YouTube. Yap, dengan Shorts Fund, Anda bisa mendulang cuan lebih.

Tapi, video Shorts Anda harus memenuhi beberapa persyaratan monetisasi ini:

  • Memiliki akun AdSense yang aktif;
  • Channel YouTube sudah pernah upload minimal satu video shorts dalam 180 hari terakhir;
  • Mematuhi Pedoman Komunitas YouTube;
  • Video harus original, bukan upload ulang dari channel lain;
  • Kreator berusia 13 tahun ke atas;
  • Kreator harus berada di mana program YouTube Partner tersedia.

3. Super Chat

Cara monetisasi YouTube selanjutnya, Super Chat. Fitur ini memungkinkan viewer Anda mengirim chat berbayar ketika Anda melakukan live-streaming.

Untuk mengaktifkan Super Chat, ini caranya:

  1. Masuk ke YouTube Dashboard;
  2. Pilih Menu Monetisasi;
  3. Pada sisi atas dasbor utama, klik Live Chat -> Mulai;
  4. Ikuti petunjuk pada layar;
  5. Setelah mengikuti seluruh petunjuk, akan terlihat “Status Super Chat aktif.”

Baca Juga: Membuat Konten YouTube

4. Super Sticker

Hampir mirip seperti Super Chat, yang lain dari Super Sticker adalah medianya. Seperti namanya, Super Sticker menggunakan stiker berbayar.

Cara mengaktifkan Super Sticker pun sama seperti Super Chat.

5. Super Thanks

Agak berbeda dari Super Chat dan Super Sticker, Super Thanks bekerja pada kolom komentar video di luar live-streaming. Fitur ini memungkinkan komentar user memiliki highlight warna berbeda. Sehingga, komentar tersebut terlihat lebih mencolok.

Tak heran, banyak pengguna YouTube yang rela mengeluarkan uang lebih demi fitur ini. Karena, mereka bisa lebih mudah menarik perhatian orang-orang ataupun si pemilik channel YouTube.

Kalau Anda tertarik, silakan simak cara mengaktifkan Super Thanks untuk monetisasi berikut:

  1. Masuk ke YouTube Studio;
  2. Pilih menu Monetisasi;
  3. Pergi ke Halaman Supers;
  4. Ikuti petunjuk yang tertera di layar;
  5. Setelah mengikuti seluruh instruksi, Anda akan melihat toggle Super Thanks untuk mengaktifkan ataupun menon-aktifkan fitur ini.

6. Channel Membership

Selain AdSense, saat ini channel membership marak digunakan oleh para YouTuber. Selain karena cara monetisasinya yang mudah, antusiasme orang-orang untuk berlangganan pun juga besar.

Berikut cara mengaktifkan monetisasi channel membership:

  1. Masuk ke YouTube Studio;
  2. Pilih menu Monetisasi;
  3. Masuk ke halaman Langganan;
  4. Klik Mulai dan ikuti petunjuk di layar.

Lewat pengaturan ini, Anda bisa mengatur jenis-jenis langganan, berapa biayanya, serta benefit untuk anggota Anda.

Baca Juga: YouTube Analytics

7. Merch

Apakah Anda ingin menjual merchandise tertentu lewat YouTube? Kabar gembiranya, Anda bisa ‘membuat toko online’ alias menjual merchandise tertentu lewat YouTube, lho!

Ini dia cara mengaktifkan merchandise shelf:

  1. Masuk ke YouTube Studio;
  2. Klik menu Monetisasi;
  3. Pergi ke halaman Merchandise;
  4. Ikuti seluruh petunjuk di layar;
  5. Sambungkan link toko online ke channel YouTube Anda.

Nantinya, galeri merchandise Anda akan muncul pada bagian bawah video YouTube pilihan Anda.

8. YouTube Premium

YouTube Premium memungkinkan orang-orang menonton video YouTube Anda tanpa jeda iklan. Pertanyaannya, kalau tidak ada iklan, Anda mendapatkan untung dari mana dong?

Tenang, Anda tetap akan mendapatkan cuan lewat tarif langganan YouTube Premium yang dibayarkan orang-orang. Dengan kata lain, Anda mendapatkan sebagian dari biaya yang dibayarkan pengguna YouTube Premium.

Baca Juga: Cara Menambah Viewer YouTube

9. Ticketing

Ticketing menjadi salah satu fitur dalam YouTube Dashboard Monetisasi yang akan kita bahas terakhir. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan Anda menjual tiket konser melalui channel YouTube Anda.

Tapi perlu Anda ketahui juga, fitur ini hanya tersedia bagi channel YouTube yang memenuhi persyaratan berikut:

  1. Memiliki akun official YouTube Artist Channel;
  2. Settingan audiens tidak untuk anak-anak (made for kids);
  3. Memiliki attraction ID dari penyedia tiket tertentu (AXS, Eventbrite, SeeTickets, dll);
  4. Konser diadakan di negara yang mendukung fitur ini (Australia, Canada, Ireland, dll).

Untuk mengaktifkan monetisasi tiket, Anda cukup mengikuti langkah-langkah ini:

  1. Masuk ke YouTube Studio;
  2. Klik menu Concerts dan ikuti petunjuk di layar.

Sudah Siap Meraup Cuan Lebih Lewat YouTube Dashboard Monetisasi?

Sampai sini, pasti Anda makin semangat nih memonetisasi channel YouTube. Dengan kehadiran YouTube Dashboard Studio dan fitur-fiturnya, mendapatkan cuan dari YouTube jadi lebih mudah.

Nah biar jangkauan video Anda makin luas, Anda perlu menggenjotnya dengan berbagai channel marketing. Salah satunya website. Kenapa harus website?

Dengan website, video Anda berpotensi lebih mudah ditemukan baik lewat mesin pencari, ads, dan sebagainya. Selain itu, branding Anda sebagai YouTuber juga makin kredibel dan profesional.

Agar performa website Anda juga oke, awalilah dengan memilih hosting yang tepat seperti hosting Niagahoster.

Untuk pemula, kami sarankan Anda menggunakan hosting yang mudah dikelola seperti Simple WordPress. Karena, berbagai keuntungan Simple WordPress ini sedang menanti Anda:

  • Menampung traffic tinggi;
  • Menyediakan tema bawaan sesuai jenis website;
  • Mengetahui statistik website lewat Visitor Tracker;
  • Memastikan kecepatan website dengan mudah melalui PageSpeed Insights;
  • Menyediakan bantuan teknis 24 jam.

Selain itu, masih banyak lagi keunggulan hosting Niagahoster yang sayang jika Anda lewatkan. Daripada penasaran, yuk rasakan sendiri manfaat hosting Niaahoster dan roketkan cuan YouTube Anda!

Benefita

Benefita is a Pisces girl. She dreams of living in the world of Harvest Moon.

Share
Published by
Benefita

Recent Posts

Cara Backup dan Restore Database MySQL dengan Mysqldump

SQL Dump adalah tools CI untuk membackup database MySQL. Yuk ketahui cara backup MySQL dengan Mysqldump di sini!

3 days ago

Hosting Murahan vs Niagahoster: Teliti Sebelum Beli Hosting!

Ingin membeli hosting? Awas, jangan terkecoh hosting abal-abal! Yuk ketahui dulu perbedaan hosting murahan vs Niagahoster di sini!

5 days ago

Jejak Digital Adalah: Pengertian, Bahaya, Cara Menghapus, dan Tips Mengelolanya

Jejak digital adalah informasi yang ditinggalkan seseorang saat menggunakan internet. Informasi ini sulit dihilangkan dan bisa saja disalahgunakan oleh orang…

1 week ago

Apa Itu Dropshipper? Bagaimana Cara Menjadi Dropshipper?

Anda ingin memulai bisnis online dengan modal kecil? Menjadi dropshipper adalah salah satu cara yang bisa Anda coba, apalagi bagi…

1 week ago

Cara Install HestiaCP di VPS Ubuntu dan Debian

HestiaCP adalah alternatif control panel gratisan yang bisa Anda pakai di VPS. Yuk belajar cara install HestiaCP di VPS pada…

1 week ago

Adware: Pengertian, Jenis, Cara Menghindarinya

Adware adalah software yang harus Anda curigai. Meski terlihat seperti iklan biasa, bisa jadi di dalamnya terdapat malware. Biasanya, adware…

1 week ago