Tutorial

Mengenal User Privilege MySQL di Shared Hosting dan Jenisnya

Mengelola database di MySQL bisa jadi sudah sering Anda lakukan. Namun, kalau mengatur hak akses database untuk masing-masing pengguna lewat User Privilege MySQL, tentu merupakan hal baru, bukan?

Loh, apa itu MySQL user privilege?

Tenang, kami akan menjawabnya di artikel ini. Kali ini, Anda akan belajar maksud user privilege MySQL, serta beberapa jenis user privilege MySQL di Shared Hosting.

Penasaran kan? Langsung saja ini dia artikel selengkapnya!

Apa Maksud User Privilege MySQL?

Secara singkat, maksud User Privilege MySQL adalah hak akses yang diberikan untuk pengguna tertentu agar bisa mengakses database beserta isinya di MySQL. Hak akses ini bersifat custom, artinya masing-masing pengguna bisa punya privilege yang berbeda.

Misalnya, ada sebuah database penjualan berisi tabel stok, harga, dan transaksi. Nah, user A hanya bisa mengakses tabel stok dan harga saja. Sementara, user B dapat mengakses semua tabel dari database penjualan itu tadi.

Lantas, kenapa custom MySQL user privilege ini penting?

Seiring berkembangnya website, bukan tak mungkin databasenya akan diakses banyak orang. Nah, konfigurasi hak akses ini penting guna mencegah seorang pengguna mengakses sesuatu di database yang bukan ranahnya.

Baca juga: Cara Membuat Database di MySQL

Jenis-jenis User Privilege MySQL di Shared Hosting

Berdasarkan level aksesnya, user privilege MySQL di Shared Hosting murah terbagi menjadi empat, yaitu:

1. Hak Akses Global

Hak akses global artinya seorang pengguna, misalnya userA, dapat mengakses semua database yang ada di MySQL. Nah, contoh perintah hak akses global seperti ini:

GRANT SELECT ON *.* TO ‘userA’@’namaserver’;

2. Hak Akses Level Database

Jenis user privilege MySQL di Shared Hosting yang berikutnya yaitu level database. Di level ini user dapat mengakses sebuah database dan seluruh tabelnya seperti contoh berikut:

GRANT SELECT ON penjualan.* TO 'userA'@'namaserver';

3. Hak Akses Level Tabel

Sesuai namanya, hak akses level tabel hanya membolehkan user mengakses satu tabel saja di dalam sebuah database. Nah, berikut contoh query-nya:

GRANT SELECT ON penjualan.stok TO 'userA'@'namaserver';

4. Hak Akses Level Kolom

Jenis user privilege MySQL di Shared Hosting yang paling rendah adalah level kolom. Di sini, user hanya bisa mengakses satu atau beberapa kolom tabel saja. Contohnya seperti ini:

GRANT SELECT (nama,jumlah) ON penjualan.stok TO 'userA'@'namaserver';

Selain empat level user privilege MySQL di Shared Hosting, Anda juga bisa mengatur tipe akses pengguna yang lebih spesifik. Misalnya, userA hanya boleh menginput data baru di tabel stok, maka Anda bisa mengaturnya lewat query INSERT.

Berikut tipe akses pengguna MySQL beserta keterangannya:

  • ALTER – Hak akses untuk mengubah tabel.
  • ALTER ROUTINE – Hak akses untuk mengubah routine yang tersimpan.
  • CREATE – Hak akses untuk membuat tabel baru.
  • CREATE ROUTINE – Hak akses untuk membuat routine baru.
  • CREATE TEMPORARY TABLES – Hak akses untuk membuat tabel sementara.
  • CREATE USER – Hak akses untuk menambahkan pengguna baru.
  • CREATE VIEW – Hak akses untuk membuat view baru.
  • DELETE – Hak akses untuk menghapus data yang tersimpan.
  • DROP – Hak akses untuk menghapus database, tabel, atau view.
  • EVENT – Hak akses untuk menciptakan event baru.
  • EXECUTE – Hak akses untuk menjalankan routine yang tersimpan.
  • FILE – Hak akses untuk membaca atau membuat file.
  • INDEX – Hak akses untuk membaca atau menghapus index.
  • INSERT – Hak akses untuk menambahkan data baru.
  • LOCK TABLES – Hak akses untuk mengunci tabel.
  • SELECT – Hak akses untuk melihat data.
  • SHOW VIEW – Hak akses untuk melihat view.
  • TRIGGER – Hak akses untuk melakukan operasi trigger.
  • UPDATE – Hak akses untuk mengupdate data yang tersimpan.

Baca juga: Perbedaan MySQL dan MySQLi

Apa yang Tidak Bisa MySQL Lakukan di Shared Hosting?

Ketika Anda membuat website di localhost dengan XAMPP beserta databasenya, MySQL akan memberi Anda hak akses sebagai root atau superuser. Artinya, Anda bisa mengkonfigurasi MySQL dan semua database tanpa ada yang dibatasi sama sekali.

Beda cerita di Shared Hosting. Ada beberapa hal yang tidak bisa MySQL lakukan seperti:

1. Tidak Bisa Memberi User Akses Root

Shared Hosting adalah jenis hosting yang dikelola penyedia layanan. Artinya, si penyedia yang bertugas sebagai superuser. Sehingga, pelanggan tidak bisa menjadi root user di MySQL versi hosting.

2. Tidak Ada Fitur MySQL Event Scheduler

Salah satu ciri khas Shared Hosting yaitu resource yang terbatas, karena satu server dibagi untuk banyak pelanggan. Hal ini menyebabkan fitur MySQL Event Scheduler tidak dapat diimplementasikan, sebab fitur ini butuh resource server yang besar.

Namun jika Anda butuh fitur ini dan punya skill teknis mengelola server, sebaiknya pilihlah VPS. Alasannya, VPS punya resource server yang lebih lega dibanding Shared Hosting, sehingga mendukung MySQL Event Scheduler.

Baca juga: Apa itu XAMPP

Sudah Paham Jenis MySQL User Privilege, kan?

Di artikel ini, Anda sudah belajar maksud user privilege MySQL serta jenis-jenis user privilege MySQL di Shared Hosting. Anda jadi paham bahwa ada sedikit keterbatasan di MySQL versi hosting, seperti ketiadaan fitur MySQL Event Scheduler.

Pun demikian, agar website bisa diakses banyak orang, menggunakan hosting tentu sesuatu yang harus dilakukan. Nah, untuk mendapatkan performa terbaik, pilihlah penyedia hosting dengan dukungan dan fitur database MySQL yang memadai, seperti Niagahoster.

Lewat layanan Unlimited Hosting, Anda akan dimanjakan dengan aneka fitur. Misalnya MySQL Database Wizard untuk mengatur user privilege, phpMyAdmin untuk mengelola database dan isinya, atau RemoteMySQL untuk mengakses database dari jarak jauh.

Menariknya lagi, layanan ini tidak membatasi jumlah database MySQL yang dapat Anda buat lewat kebijakan Unlimited Database. Ini tentu yang Anda harapkan, bukan?

Tunggu apa lagi, yuk cobain layanan Unlimited Hosting Niagahoster sekarang!

Muhammad Ariffudin

Share
Published by
Muhammad Ariffudin

Recent Posts

Cara Backup dan Restore Database MySQL dengan Mysqldump

SQL Dump adalah tools CI untuk membackup database MySQL. Yuk ketahui cara backup MySQL dengan Mysqldump di sini!

3 days ago

Hosting Murahan vs Niagahoster: Teliti Sebelum Beli Hosting!

Ingin membeli hosting? Awas, jangan terkecoh hosting abal-abal! Yuk ketahui dulu perbedaan hosting murahan vs Niagahoster di sini!

5 days ago

Jejak Digital Adalah: Pengertian, Bahaya, Cara Menghapus, dan Tips Mengelolanya

Jejak digital adalah informasi yang ditinggalkan seseorang saat menggunakan internet. Informasi ini sulit dihilangkan dan bisa saja disalahgunakan oleh orang…

1 week ago

Apa Itu Dropshipper? Bagaimana Cara Menjadi Dropshipper?

Anda ingin memulai bisnis online dengan modal kecil? Menjadi dropshipper adalah salah satu cara yang bisa Anda coba, apalagi bagi…

1 week ago

Cara Install HestiaCP di VPS Ubuntu dan Debian

HestiaCP adalah alternatif control panel gratisan yang bisa Anda pakai di VPS. Yuk belajar cara install HestiaCP di VPS pada…

1 week ago

Adware: Pengertian, Jenis, Cara Menghindarinya

Adware adalah software yang harus Anda curigai. Meski terlihat seperti iklan biasa, bisa jadi di dalamnya terdapat malware. Biasanya, adware…

1 week ago