Content Marketing

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword SEO

Keyword memiliki peran penting dalam keberhasilan strategi konten Anda. Untungnya, Anda tak perlu ribet mencari keyword yang tepat secara manual. Saat ini, banyak tools yang bisa membantu Anda. Salah satunya, Ubersuggest.

Ubersuggest adalah tool riset keyword yang banyak digunakan pelaku digital marketing. Tenang, Anda bisa menggunakannya juga kok.

Lalu, bagaimana cara menggunakan Ubersuggest untuk melakukan riset keyword?

Nah, artikel berikut ini akan menjawab pertanyaan tersebut. Nantinya, Anda akan lebih memahami bagaimana memulai sebuah riset keyword SEO sampai cara melihat keyword milik kompetitor.

Yuk, mulai pembahasannya!

Apa itu Ubersuggest?

Ubersuggest adalah tool untuk riset keyword yang dikembangkan oleh Neil Patel, salah seorang pakar digital marketing dan SEO yang cukup populer. 

Lewat tool ini, Anda dapat mencari ide keyword maupun melakukan riset keyword yang sesuai dengan tujuan konten Anda.

Platform ini telah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan untuk mendukung upaya konten marketing yang dilakukan, seperti Nike, Twitter, CNN, hingga Spotify. 

Beberapa fitur utama yang dimiliki oleh Ubersuggest antara lain:

  • Keyword Analyzer – memberikan informasi tentang volume pencarian, tingkat kesulitan dan ide konten dari sebuah kata kunci
  • Competitive Analysis – menampilkan bagaimana persaingan kata kunci utama dibandingkan dengan kompetitor
  • SEO Explorer – memberikan informasi apakah website Anda sudah menerapkan praktik SEO dengan baik

Salah satu keunggulan Ubersuggest adalah desainnya yang ramah bagi pengguna.  Selain itu, Anda bisa menggunakan fitur utama secara gratis untuk tiga keyword saja. 

Nah, untuk mendapatkan fitur dan hasil pencarian yang lebih lengkap, Anda perlu berlangganan layanan Ubersuggest sesuai tiga paket yang ditawarkan:

  • Individual ($12/bulan)
  • Business ($20/bulan)
  • Enterprise / Agency ($40/bulan).

Lalu, bagaimana cara menggunakannya?

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword

Inilah cara menggunakan Ubersuggest untuk riset keyword :

1. Melakukan Riset Keyword

Untuk melakukan riset keyword, Anda cukup mengunjungi halaman https://neilpatel.com/ubersuggest/ dengan  tampilan seperti di bawah ini:

Anda bisa melakukan pencarian keyword tanpa perlu login dulu. Namun, hanya terbatas untuk tiga pencarian pertama saja, ya.

Caranya, cukup masukkan keyword di kolom pencarian Ubersuggest, tentukan negara/bahasa yang dituju, lalu tekan Enter atau klik tombol Search.

Ubersuggest akan menampilkan hasil pencarian Anda dan membawa Anda masuk ke menu Keyword Overview. Menu tersebut akan memberikan informasi utama berupa: 

  • Search Volume: banyaknya pencarian untuk keyword tertentu dalam kurun waktu sebulan terakhir. Pada contoh di atas, keyword “meja kerja” memiliki search volume 18.100 yang cukup tinggi dan layak untuk dijadikan konten.
  • SEO Difficulty (SD): Tingkat kompetisi pencarian organik keyword tertentu. SD sebesar 54 pada contoh menunjukkan persaingan untuk keyword ini tidak terlalu tinggi.
  • Paid Difficulty (PD): Tingkat kompetisi pencarian berbayar keyword tertentu. Dengan PD 100, berarti keyword ini memiliki kompetitor berbayar yang tinggi.
  • Cost per Click (CPC): Kisaran harga per klik untuk mengiklankan produk/layanan. Pada contoh, CPC Rp2.240,46 adalah kisaran harga yang harus dibayar untuk iklan setiap diklik.

Selain dari keyword utama yang Anda cari, Anda juga bisa menggunakan Ubersuggest untuk  mendapatkan ide keyword sejenis. Caranya, klik Keyword Ideas yang ada pada menu Keyword Analyzer, dan lihat menu Suggestions.

Nantinya, Anda akan mendapatkan referensi ide keyword sesuai keyword utama yang dimasukkan, misalnya digital marketing agency, digital marketing strategy, dan lainnya.

Bahkan, Anda akan mendapatkan ide keyword yang sejenis terkait digital marketing pada tab Related, seperti contoh digital marketing, konsep digital marketing dan masih banyak lagi. 

Menggunakan berbagai keyword yang terkait dengan keyword utama di artikel dapat membantu upaya SEO Anda lebih baik. Hal ini karena Google dapat mempelajari konteks penjelasan yang diberikan dari keterkaitan keyword tersebut.

Baca Juga: Apa itu LSI Keyword dan Manfaatnya untuk SEO? 

Anda juga bisa klik Search Result pada salah satu ide keyword untuk mengetahui bagaimana performa website lain yang menggunakan keyword tersebut, meliputi:

  • Estimation Visits : perkiraan jumlah pengunjung setiap bulannya
  • Links : berapa banyak website yang menautkan link artikel website tersebut
  • Domain Authority : ranking domain dari website tersebut
  • Social Shares : berapa kali artikel website tersebut dibagikan ke media sosial

2. Membuat Project Riset Keyword

Kalau Anda ingin hasil pencarian yang lebih lengkap, sebaiknya Anda membuat akun terlebih dulu kemudian login. Dengan cara ini, Anda bahkan bisa membuat sebuah project konten untuk melakukan riset keyword lebih dalam.

Pertama, dari dashboard Ubersuggest, klik New Project atau Add Your First Project.

Kedua, isikan nama dan project yang akan Anda buat.

Ketiga, masukkan lokasi dan bahasa yang digunakan untuk riset keyword yang dilakukan. Dalam contoh ini, kami menggunakan Indonesian/Indonesia.

Keempat, masukkan keyword yang ingin Anda ketahui untuk project tersebut. Anda dapat memasukkan lebih dari satu keyword. Setelah itu, tekan Enter.

Kelima, masukkan alamat domain kompetitor yang ingin Anda ikuti perkembangannya (tracking).

Keenam, pilih preferensi fitur pencarian yang Anda butuhkan di kolom Tracking Preferences.

Selanjutnya, Anda bisa mengatur opsi Biweekly Coaching Calls dan Personalized SEO Help di kolom SEO Training. Pilih No kalau Anda tidak membutuhkannya, lalu klik Next.

Setelah menyelesaikan preferensi Anda, Ubersuggest akan menampilkan hasil seperti berikut:

Anda bisa mulai melakukan pencarian keyword pada menu Tracked Keyword di hasil pencarian Ubersuggest.

Hasil tersebut akan memberikan Anda gambaran performa tiap keyword yang bisa Anda gunakan untuk membuat konten. Prioritaskan keyword dengan volume besar dengan tingkat kesulitan yang rendah. 

3. Melakukan Pengecekan Traffic

Ubersuggest memiliki fitur Competitive Analysis. Anda bisa menggunakannya untuk mengecek traffic website Anda maupun kompetitor. 

Caranya, klik Competitive Analysis dari dashboard, lalu pilih Traffic Overview. Kemudian, masukkan alamat website yang Anda inginkan. Pada contoh ini, kami menggunakan www.niagahoster.co.id.

Nantinya, Anda akan mendapatkan informasi sebagai berikut:

  • Organic Keywords: Jumlah keyword yang dimiliki sebuah website yang berhasil muncul di hasil pencarian. Pada contoh di atas, terdapat 224.983 kata kunci.
  • Organic Monthly Traffic: Perkiraan banyaknya traffic organik yang didapat domain tersebut setiap bulan. Pada contoh di atas, terdapat 4.072.489 pencarian organik yang dilakukan.
  • Domain Authority (DA): Ranking sebuah domain berdasarkan otoritasnya di mata mesin pencari, mulai dari 0-100. DA 51 bisa dikatakan cukup tinggi.
  • Backlinks: Berapa banyak website yang menautkan ke domain tersebut. Pada contoh di atas, terdapat 4.742.691 link yang diterima.

Fitur Traffic Overview Ubersuggest memiliki berbagai manfaat bagi bisnis Anda. Salah satunya, memudahkan Anda dalam mengetahui kata kunci unggulan yang digunakan oleh kompetitor. Dengan demikian, Anda dapat menyusun strategi agar website Anda bisa memiliki performa sama, atau bahkan mengungguli website kompetitor.

Selain fitur utama di atas, Traffic Overview dapat digunakan untuk mengetahui Top SEO Pages dan SEO Keyword.

TOP SEO Pages memuat judul halaman website paling populer berikut Estimation Visits dan Backlinks

Estimation Visits adalah perkiraan kunjungan yang dilakukan di sebuah halaman website dalam sebulan. Sedangkan, backlinks adalah berapa banyak website yang menautkan link artikel dari website.

Lewat Ubersuggest, Anda dapat melihat SEO Keywords yang menghasilkan traffic tertinggi di sebuah website. Jika Anda mengetikkan alamat website kompetitor, Anda tahu keyword populer yang mereka gunakan..

Dengan begitu, Anda jadi tahu keyword apa yang paling sesuai dengan pencarian audiens untuk menentukan strategi SEO website Anda.

4. Melakukan Audit

Cara menggunakan Ubersuggest selanjutnya adalah terkait audit website. Langkah ini penting untuk mengetahui apakah performa dan strategi SEO Anda sudah tepat.

Untuk melakukan audit, dari dashboard Ubersuggest, pilih SEO Explorer > SEO Analyzer. Ubersuggest akan menampilkan informasi website yang menjadi project Anda.

Nantinya, hasil yang dimunculkan berupa:

  • SEO Score – nilai SEO secara keseluruhan untuk website tersebut
  • Backlinks – banyaknya backlink yang didapatkan dari website lain
  • Critical Errors – banyaknya temuan error penting yang perlu segera diperbaiki
  • Warning – banyaknya temuan error yang bisa dijadwalkan perbaikan
  • Recommendation – informasi optimasi yang direkomendasikan

Anda cukup klik salah satu menu untuk mendapatkan hasil lebih lengkap. Misalnya, critical error dengan tampilan sebagai berikut:

Semua error yang terjadi mulai dari word count yang kurang hingga title tag yang tidak sesuai ditampilkan. Nantinya, Anda bisa memperbaiki berdasarkan tingkat kesulitan dan dampaknya bagi SEO.

Nah, kalau ingin mendapatkan panduan singkat perbaikannya, klik What is this and how do i fix it?

5. Memanfaatkan Ekstensi Chrome

Selain menggunakan Ubersuggest versi website, Anda bisa menginstal ekstensi Chrome untuk melakukan pengecekan keyword. 

Caranya, Anda bisa masuk ke menu pengaturan Chrome lalu klik More Tools > Extensions.

Setelah terinstal, setiap pencarian kata kunci yang Anda lakukan akan mendapatkan informasi dari Ubersuggest. Contohnya seperti di bawah ini ketika menggunakan keyword “digital marketing”

Saatnya menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword Anda

Ubersuggest adalah tool pencarian keyword yang cukup efektif. Anda sudah mempelajari bagaimana menggunakannya dengan baik. Mulai dari pencarian kata kunci hingga pengecekan backlink.

Baca juga: 9 SEO Tools Gratis Terbaik untuk Riset Keyword

Dengan keyword yang tepat akan lebih mudah bagi Anda untuk membuat konten yang baik dan sesuai dengan keinginan pembaca Anda. 

Namun, upaya SEO tidak hanya berhenti pada pencarian keyword lho. Ada banyak hal lain yang perlu Anda perhatikan. Apa saja? 

Jangan khawatir, kami sudah merangkumnya dalam Ebook Panduan Optimasi SEO. Ebook ini tersedia gratis untuk Anda. Jadi, jangan ragu untuk mengunduhnya, ya!

Semoga informasi di artikel ini bermanfaat dan silakan tinggal komentar jika masih ada pertanyaan, ya!

Ilham Bagus

Part of the Niagahoster content writer team. Hoping to catch Radiohead and Lana Del Rey concert before he dies.

Share
Published by
Ilham Bagus

Recent Posts

Apa Itu Bisnis Online? Pengertian, Jenis, dan Manfaat [Terlengkap]

Bisnis online adalah jenis bisnis yang kian hari kian diminati. Bukan hanya karena menawarkan cuan besar, menjalankan bisnis online juga…

5 hours ago

Memperbaiki Error “Sorry, This File Type Is Not Permitted For Security Reasons.”

Apakah Anda mengalami error dengan pesan notifikasi sorry this file type is not permitted for security reasons saat mengupload file?…

1 day ago

7+ Kasus Hacking yang Menggemparkan Indonesia dan Penyebabnya

Tidak perlu repot-repot ke luar negeri atau nonton film untuk mencari tahu bagaimana hacker beraksi. Indonesia sendiri ternyata adalah magnet…

2 days ago

Apa Itu Agile? Pengertian, Prinsip, Metode, dan Kelebihan [Terlengkap]

Agile adalah sebuah metode pengembangan software yang kian populer. Metode ini semakin banyak digunakan karena bisa membantu developer menciptakan software…

3 days ago

Cara Remote Database MySQL di cPanel (Terupdate)

Dalam mengelola database, Anda ternyata juga bisa melakukan remote database MySQL, lho! Hal ini memungkinkan Anda untuk mengakses database walau…

4 days ago

21+ Usaha Jasa yang Menjanjikan Profit Berlipat

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis, membuka sebuah usaha jasa bisa jadi pilihan yang tepat. Terutama jika Anda memiliki keahlian…

5 days ago