Apa Itu Search Engine Marketing dan Mengapa Harus Menggunakannya?

Selain SEO, ada metode lain yang bisa Anda manfaatkan untuk muncul di hasil pencarian. Metode tersebut adalah Search Engine Marketing (SEM). Apa itu search engine marketing dan mengapa Anda harus menggunakannya?

Anda akan menemukan jawaban lengkapnya di artikel ini. Simak sampai selesai ya!

Apa Itu Search Engine Marketing (SEM)?

Search Engine Marketing adalah praktik mengiklankan website di hasil pencarian. Hasil pencarian terdiri dari dua bagian, yaitu organik dan iklan. Iklan yang muncul di hasil pencarian inilah yang disebut sebagai Search Engine Marketing (SEM).

Hampir semua mesin pencari mempunyai fitur SEM, dari Google sampai Bing. Namun, yang paling sering digunakan adalah Google. Sebab Google menguasai pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Seperti yang sudah disebutkan di awal, SEM adalah praktik mengiklankan website. Jadi untuk menggunakannya, Anda perlu mengeluarkan biaya. Kebanyakan mesin pencari menggunakan metode Pay Per Click (PPC). Artinya, Anda hanya

Perbedaan SEM dengan SEO

Terdengar mirip, tapi SEM dan SEO adalah dua hal berbeda. Meskipun sama-sama muncul di hasil pencarian, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Di bawah ini kami akan menjelaskan tiga perbedaan utama SEO dan SEM:

Tampilan di Hasil Pencarian

Perbedaan pertama adalah tampilan. Tampilan SEM selalu muncul dengan tanda Iklan. Tanda ini untuk membedakannya dengan hasil pencarian organik. Mungkin Anda pernah melihat bentuk iklan Search Engine Marketing (SEM) seperti ini:

Di sisi lain, hasil pencarian SEO tidak muncul dengan tanda apa pun. Hasil pencarian organik ini murni diurutkan oleh Google berdasarkan kesesuaian search intent, kelengkapan konten, backlink, dan faktor-faktor lainnya.

Biaya yang Dikeluarkan

Untuk menggunakan SEO, Anda tidak perlu membayar ke mesin pencari. Mesin pencari akan menilai berbagai faktor di website Anda untuk menentukan peringkatnya di kata kunci tertentu. Jika memenuhi faktor-faktor yang ditetapkan Google, besar kemungkinan konten Anda bisa muncul di halaman pertama hasil pencarian.

Berbeda dengan SEO, untuk menggunakan SEM, Anda perlu mengeluarkan biaya. Anda bisa mengatur berapa budget yang akan dihabiskan untuk iklan, bisa ratusan ribu rupiah hingga puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah. Tergantung kebutuhan Anda.

Tool yang Digunakan

Search Engine Marketing (SEM) biasanya membutuhkan tool khusus. Misalnya, untuk mengiklankan website di hasil pencarian Google, Anda harus menggunakan Google Ads dan Google Keyword Planner.

Di sisi lain, tidak ada tool khusus seperti Google Ads untuk SEO. Walaupun begitu, untuk memenangkan persaingan di SEO, Anda membutuhkan berbagai tool. Dari tool riset keyword, analisis backlink, dan semacamnya.

Kenapa Anda Harus Memanfaatkan Search Engine Marketing?

Dari penjelasan di atas mungkin Anda berpikir, “Pakai SEM harus bayar, mending fokus SEO saja.” Eits, tunggu dulu. Sebenarnya, Anda boleh-boleh saja kalau mau fokus hanya memanfaatkan SEO.

Walaupun begitu, Anda juga perlu mempertimbangkan untuk menggunakan SEM. Berikut beberapa alasannya:

Tidak Perlu Banyak Biaya untuk Memulai

SEM memang memerlukan biaya, tapi Anda tidak harus punya budget besar untuk memulainya. Anda bisa menentukan sendiri berapa budget yang akan Anda keluarkan untuk SEM. Anda bisa mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan atau bahkan puluhan juta rupiah.

Bisa Menentukan Target Audiens

Berbeda dengan SEO, Anda bisa menentukan target secara spesifik dengan SEM. Anda bisa menentukan karakteristik apa saja yang bisa melihat iklan Anda. Dari karakteristik usia, jenis kelamin, ketertarikan, hingga lokasi bisa Anda tentukan dengan SEM.

Berpotensi untuk Meningkatkan Conversion Rate

Search Engine Marketing biasa digunakan untuk meningkatkan conversion rate di website. Metode ini bisa Anda manfaatkan untuk kata kunci dengan search intent pembelian.

Hasil Relatif Lebih Cepat Dibanding SEO

Apabila Anda baru memulai website atau blog, menggunakan SEM sangat disarankan. Sebab hasil dari SEM cenderung lebih cepat dirasakan dibandingkan SEO. Ini bisa membantu website Anda untuk muncul di hasil pencarian lebih cepat.

Haruskah Anda Menggunakan SEM?

Harus atau tidaknya menggunakan SEM, tentu Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Sebab Anda sendiri yang paham kebutuhan website Anda seperti apa. Harapannya, penjelasan di artikel ini dapat membantu Anda menentukan keputusan.

Jika ingin menggunakan SEM, Anda bisa memanfaatkan Google Ads dan Google Keyword Planner. Kabar baiknya, kami sudah membuat panduan lengkapnya untuk Anda.

Ilham Mubarok

Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

Share
Published by
Ilham Mubarok

Recent Posts

Taksonomi WordPress: Pengertian dan Cara Membuatnya

Taksonomi WordPress merupakan bagian penting dari pembuatan kategori konten di situs WordPress. Namun, istilah ini mungkin terdengar asing dan cukup…

7 hours ago

Cara Membuat E-Learning Berbasis Web dengan Tutor LMS [Terbaru]

Akhir-akhir ini, e-learning berkembang sangat pesat di Indonesia. Bahkan, beberapa website yang tak berhubungan dengan dunia edukasi pun juga berlomba-lomba…

1 day ago

2 Cara Membuat Halaman Disclaimer untuk Blog

Jika Anda memiliki blog yang ingin dimonetisasi, disclaimer adalah salah satu halaman penting yang harus dimiliki. Isinya menjelaskan semua ketentuan…

2 days ago

Panduan Lengkap Google Tag Manager untuk Bisnis

Ada banyak layanan dari Google yang bisa membantu Anda menentukan strategi bisnis yang baik. Selain Google Analytics, Google Tag Manager…

3 days ago

Apa Itu Experiential Marketing? Kenapa Penting Bagi Bisnis di 2020?

Sebelum scroll ke bawah, coba Anda jawab pertanyaan ini terlebih dahulu. Menurut Anda, apa yang membuat orang rela mengeluarkan uang…

4 days ago

Panduan Lengkap Cara Konfigurasi Nginx Reverse Proxy di VPS!

Peran sebuah reverse proxy cukup penting dalam aktivitas internet. Proxy server ini menghubungkan client dengan web server dalam kegiatan pertukaran…

4 days ago