Categories: Dev

Panduan Lengkap Cara Rename File di Linux

Mengubah satu file dalam Linux itu adalah hal yang mudah, tetapi mengganti banyak nama file sekaligus bisa menjadi hal yang sulit buat Anda, terutama bagi Anda yang baru mengenal Linux.

Tenang Anda sudah menemukan artikel yang tepat. Anda akan belajar cara rename file Linux. Selain itu Anda akan belajar cara menggunakan perintah mv dan perintah rename untuk mengganti dan menambah nama file pada Linux.

Cara Rename File Linux Menggunakan Perintah mv

Perintah mv adalah perintah yang digunakan untuk melakukan dua hal yaitu, digunakan untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi lainnya dan biasa digunakan untuk mengganti nama satu atau banyak file melalui perintah mv.

Berikut ini adalah contoh mengubah nama file di Linux menggunakan perintah mv:

Mengganti Nama Satu File

Sebelum mengganti nama file di Linux, pastikan file tersebut berada di direktori Anda. Gunakan perintah ls untuk melihat file yang tersedia di dalam direktori.

Selanjutnya, jika file yang akan diubah namanya sudah ada di direktori, Anda bisa mulai proses rename file. Anda bisa mengubah nama file menggunakan perintah berikut:

mv [OPTIONS] source destination

Berikut ini penjelasannya:

  • OPTIONS: nama file lama yang ingin diubah
  • SOURCE: nama file baru yang ingin digunakan
  • DESTINATION: lokasi direktori

Pada panduan ini kami akan mencoba mengubah nama file index-2.txt menjadi page.txt.

“dan lokasi file index-2.txt berada di dalam kategori /home/dev/” ini ada pengaruhnya nggak di perintahnya? kok nggak ada di perintahnya? kalo nggak perlu ada di perintah ya kamu sebutin juga kenapa.

Jadi, kami akan mengubah nama file-nya dengan perintah sebagai berikut:

mv index-2.txt page.txt

Dengan menggunakan perintah di atas, kami berhasil mengubah nama file index-2.txt menjadi page.txt. Berikut hasilnya:

Baca Juga: 20+ Distro Linux Terbaik Untuk Hacking, Server & Edukasi

Cara Rename File Linux Menggunakan Perintah Rename

Selain menggunakan perintah mv, Anda juga bisa mengubah nama file di Linux menggunakan perintah rename. Apabila perintah mv digunakan untuk memindahkan file sekaligus mengubah nama file, perintah rename digunakan untuk mengubah nama beberapa file, mengganti ekstensi file, dan memberikan nama tambahan pada file tertentu.

Perintah rename biasanya sudah terinstal secara default di berbagai distro Linux. Jika perintah rename belum terinstal pada server, Anda bisa menginstalnya menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get install rename

Setelah proses instalasi rename selesai, Anda bisa langsung menggunakan perintah rename pada Linux.

Mengganti Ekstensi File

Pada panduan ini kamu akan mengubah file yang memiliki ekstensi .php. Pertama, cek ekstensi file pada direktori yang ingin Anda ubah. Untuk mengeceknya, Anda bisa menggunakan perintah berikut.

ls *.txt

Perintah di atas akan menampilkan file yang memiliki ekstensi .txt, contoh seperti gambar di bawah ini.

Setelah menemukan file yang akan diubah ekstensinya, Anda bisa mulai proses rename file menggunakan perintah berikut:

rename 's/.txt/.php/' *.txt

Berikut ini adalah penjelasan dari perintah di atas:

  • Rename: adalah nama perintah untuk mengubah nama file
  • *.txt: perintah ini memberikan informasi ke perintah rename untuk mengubah pada semua file yang berekstensi .txt.
  • .php: perintah ini akan merubah ekstensi .txt menjadi .php.

Perintah di atas akan menghasilkan perubahan semua file .txt menjadi .php seperti gambar di bawah ini.

Anda bisa bebas mengubah ekstensi sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Memberikan Nama Tambahan File

Dengan perintah rename, Anda juga bisa memberikan nama tambahan pada file yang berekstensi khusus. Pada panduan ini kami akan memberikan nama tambahan di setiap file yang berekstensi .php.

Sebelum melakukan penambahan nama, pastikan telah masuk ke direktori file ekstensi yang Anda inginkan. Misalnya, pada tutorial ini kami akan menambahkan nama pada file berekstensi .php. Jadi kami akan masuk ke direktori file berekstensi php menggunakan perintah berikut:

ls *.php

Perintah diatas akan menampilkan file yang memiliki ekstensi .php, contoh seperti gambar di bawah ini.

Selanjutnya, pada tutorial ini akan menambahkan nama indo_ di setiap file yang berekstensi .php berikut ini perintahnya:

rename 's//indo_/' *.php

Setelah Anda menjalankan perintah diatas maka Anda akan melihat perubahan pada file yang berekstensi .php. Gambar di bawah ini merupakan salah satu contohnya.

Mengganti Nama File Tambahan

Selain menambahkan nama file seperti yang sudah dilakukan di atas, Anda juga bisa mengganti nama tambahan tersebut. Sebagai contoh pada direktori /home/dev/ terdapat banyak file yang berekstensi .php, dan semua file diawali dengan kata “indo_“.

Kami akan mengganti semua file yang berawalan “indo_” menjadi “ID_” dengan menggunakan perintah berikut.

rename 's/indo_/ID_/' *.php

Maka hasilnya seperti pada gambar di bawah ini.

Baca Juga: Cara Menghapus File dan Folder di Linux

Kesimpulan

Cara mengubah nama file Linux menggunakan Command Line bukanlah hal yang mudah dan praktis. Harapannya tutorial di atas dapat membantu Anda memahami cara rename file Linux.

Seperti yang telah kami jelaskan di atas, ada dua perintah untuk mengubah nama file di Linux yaitu mv dan rename. Meskipun cara yang satu lebih mudah dari cara lainnya, kedua perintah tersebut saling melengkapi dan akan mempermudah menyelesaikan pekerjaan Anda dalam mengoperasikan sistem Linux.

Demikian artikel mengenai cara rename file di Linux. Jika masih ada pertanyaan jangan sungkan untuk meninggalkan di kolom komentar. Jangan lupa juga subscribe untuk mendapatkan informasi VPS dan wordpress dari kami.

David Kurniawan

A Technical Content Writer at Niagahoster, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. David is eager to help people to improve their business on the internet.

Share
Published by
David Kurniawan
Tags: linuxubuntu

Recent Posts

Apa Itu Experiential Marketing? Kenapa Penting Bagi Bisnis di 2020?

Sebelum scroll ke bawah, coba Anda jawab pertanyaan ini terlebih dahulu. Menurut Anda, apa yang membuat orang rela mengeluarkan uang…

13 hours ago

Panduan Lengkap Cara Konfigurasi Nginx Reverse Proxy di VPS!

Peran sebuah reverse proxy cukup penting dalam aktivitas internet. Proxy server ini menghubungkan client dengan web server dalam kegiatan pertukaran…

17 hours ago

7 Tips PHP Security yang Wajib Anda Simak!

PHP adalah salah satu bahasa pemrograman backend yang sangat populer di kalangan developer. Karena PHP merupakan bahasa pemrograman yang open…

2 days ago

Apa itu Deface Website? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kejahatan online bisa menimpa sebuah website tanpa diduga. Salah satunya, website mendadak berubah tampilannya. Jika itu terjadi pada website Anda,…

2 days ago

Cara Downgrade WordPress ke Versi Sebelumnya dengan Mudah

Apakah saat ini website Anda sedang bermasalah setelah mengupgrade versi WordPress? Jangan cemas. Hal ini memang sudah cukup lumrah terjadi…

3 days ago

11+ Trend Web Design yang Menarik dan Hits di 2020

Kesan pengunjung terhadap website, 94% terkait desain. Oleh karena itu, penting untuk membuat desain yang baik. Untuk memastikan website mampu…

3 days ago