Ingin tingkatkan SEO website Anda??

Download eBook Gratis 5+ Strategi SEO Berbagai Industri

Download Ebook
Web Development & Design

Apa Itu Website? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya!

Website adalah bagian tidak terpisahkan dari perkembangan internet, dan saat ini jumlahnya mencapai 1,9 miliar di seluruh dunia. Bahkan, jumlah tersebut akan terus bertambah karena jenis website juga terus berkembang.

Awalnya, website hanyalah untuk tujuan penggunaan pribadi. Namun, saat ini hampir semua perusahaan memilikinya. Sebut saja, Facebook, Apple, BBC News dan lainnya, 

Lalu, bagaimana sejarah website hingga bisa seperti saat ini? Apa saja fungsi website dan manfaatnya yang paling membantu kehidupan baik sebagai pribadi maupun bisnis?

Tenang, Anda akan menemukan jawaban dari semua pertanyaan tersebut di artikel ini! Yuk, mari mulai dulu dengan pahami apa itu website dan seluk-beluknya.

Apa Itu Website?

Website adalah kumpulan halaman yang berisi informasi tertentu dan dapat diakses dengan mudah oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun melalui internet.

Anda bisa mengakses website dengan menuliskan URL di alamat website di browser. Misalnya, ketika Anda mengetikkan URL https://www.niagahoster.co.id/, maka Anda akan masuk ke website Niagahoster.

Seperti terlihat, di website di atas terdapat kumpulan halaman yang berisi informasi tertentu. Misalnya informasi tentang produk layanan seperti Hosting, VPS, Domain, Website, dan informasi seputar pengetahun produk dalam bentuk blog, kursus online dan lainnya.

Nah, agar pengunjung lebih mudah mengakses setiap informasi tanpa harus mengetikkan URL masin-masing, halaman-halaman tersebut dikelompokkan dalam beberapa menu yang bisa diakses dari halaman utama.

Sebagian besar website sudah menggunakan cara ini untuk lebih meningkatkan pengalaman pengunjung saat mengaksesnya. Lalu, bagaimanakah website pada saat pertama kali diciptakan? 

Sejarah Website

Website pertama di dunia dibuat oleh Tim Berners-Lee pada akhir 1980-an dalam project World Wide Web (W3). Website tersebut resmi diluncurkan secara online pada 6 Agustus 1991 dengan URL http://info.cern.ch.

Nah, berikut tampilan website pertama di dunia. Masih sangat sederhana, bukan?

Coba bandingkan dengan website Niagahoster yang dibahas sebelumnya. Banyak perbedaan, bukan?

Tentu saja. Alasannya, saat itu tujuan dibuatnya website milik Tim adalah memudahkan para peneliti di tempatnya bekerja untuk bertukar informasi. Sehingga, penggunaan website itu sendiri masih terbatas di lingkungan kerjanya saja di CERN. 

Dan pada 30 April 1993, website mulai dikenalkan kepada masyarakat dan dapat digunakan secara gratis oleh siapapun, baik individu, organisasi, maupun perusahaan. Dari sanalah website berkembang secara pesat hingga saat ini.

Unsur-Unsur Website

Terdapat enam unsur yang sangat vital pada website. Tanpa adanya unsur ini, website tidak bisa ditemukan maupun diakses oleh pengguna internet. Apa saja unsur yang ada di website? 

1. Domain

Domain adalah alamat sebuah website. Awalnya, untuk mengunjungi suatu website Anda perlu mengetahui alamat IP yang ditandai deretan angka. 

Karena alamat IP sangat sulit diingat, maka terciptalah sistem “penamaan” alamat website. Misalnya, niagahoster.co.id, youtube.com, google.com, dan lain sebagainya.

Nah, Anda bisa menggunakan nama domain yang sesuai dengan maksud atau tujuan website. Misalnya, memakai nama brand bisnis, nama pribadi, atau nama topik dari website tersebut. 

Nama apapun bisa Anda pilih sebagai domain, asalkan singkat, mudah diingat, dieja, dan ditulis. Tujuannya, agar memudahkan ketika visitor ingin berkunjung ke website Anda.

Mau tahu tips jitu memilih domain? Simak penjelasan selengkapnya di → 10 Tips Memilih Nama Domain yang Tepat untuk Website Anda.

2. Hosting

Hosting adalah server tempat di mana semua file website Anda disimpan serta dapat diakses dan dikelola melalui internet. 

Hosting bisa diibaratkan sebuah rumah dan website adalah seluruh isi rumah tersebut, mulai dari gambar, video, teks, dan lainnya.

Nah, agar website Anda dapat berjalan cepat dan aman, maka Anda perlu memilih “rumah” yang baik alias penyedia hosting yang terpercaya. 

Baca juga: Perbedaan Domain & Hosting + Cara Kerjanya

3. Konten

Anda tentu mengunjungi website dengan tujuan tertentu, kan? Bisa untuk mencari sebuah informasi, berbelanja, atau lainnya.

Nah, semua informasi itu disediakan dalam bentuk konten website. Dengan adanya konten, pengunjung dapat mengetahui informasi yang ada di sebuah website baik dalam bentuk gambar, video, bahkan teks.

Sebagai contoh, website Niagahoster ditujukan sebagai pusat informasi bisnis online dan tempat konsumen bisa membeli produk. 

Maka, konten yang ditampilkan adalah penjelasan berbagai produk di beberapa landing page, informasi penggunaan produk dan topik seputar produk dalam bentuk blog, hingga halaman kursus yang memberikan value lebih kepada konsumen.

4. Bahasa Pemrograman

Tim Berners-Lee awalnya mengembangkan website dengan bahasa pemrograman HTML.

Seiring berkembangnya dunia coding, terciptalah beberapa bahasa pemrograman seperti CSS untuk mengatur tampilan elemen website, JavaScript agar website lebih dinamis serta interaktif, dan lainnya. 

Ketiga bahasa pemrograman tersebut, mulai membuat banyak website menarik bermunculan dan melahirkan banyak programmer hebat yang mampu membuat website dengan baik.

Namun, teknologi website terus berkembang sehingga orang yang tidak memiliki keahlian bahasa pemrograman bisa membuat website dengan CMS (Content Management System), software untuk mengatur konten website. 

Saat ini, pilihan CMS yang bisa Anda gunakan pun kian banyak. Salah satu CMS paling populer yaitu WordPress, dimana telah digunakan oleh lebih dari 30 juta website atau setara dengan 60% website di dunia.

Baca juga: 5+ CMS Terbaik 2021 untuk Website Anda

5. Tampilan

Informasi di dalam sebuah website itu penting, tapi tampilan yang baik juga diinginkan oleh pengunjung. Bahkan, 48% pengguna internet menyebutkan bahwa desain website adalah faktor dalam menentukan kredibilitasnya, apalagi untuk website bisnis. 

Tampilan website bukan hanya sekedar menarik, tetapi juga harus user friendly. Artinya, menarik berkat kombinasi warna yang pas dengan struktur yang rapi sehingga memudahkan akses pengguna di semua perangkat.

Baca juga: Perbedaan UI dan UX Beserta Contohnya (Lengkap!)

Untuk membuat tampilan menarik dengan coding, bahasa pemrograman CSS-lah yang digunakan. Namun, kalau menggunakan CMS seperti WordPress, ada ribuan pilihan template siap pakai. 

Saat ini bahkan telah banyak template yang memudahkan Anda untuk melakukan kustomisasi seperti mengedit font, memilih warna font, men-setting layout, dan lainnya.

Baca juga: 5 Cara Edit Tema WordPress Tanpa Ribet

6. Optimasi

Unsur website ini baru muncul belakangan. Optimasi website umumnya terkait dengan kemudahan bagi sebuah website agar dapat ditemukan oleh pengguna internet melalui mesin pencari.

Optimasi meliputi seluruh langkah untuk menempatkan website Anda di posisi teratas di mesin pencarian. Misalnya, saat Anda mencari informasi “cara membuat websitedi Google, maka yang muncul adalah blog Niagahoster seperti contoh di atas.

Hasil optimasi yang baik berasal dari kecepatan website saat diakses, kualitas konten yang menjawab kebutuhan pencari dan dukungan dari website lain bahwa informasi yang disampaikan benar.

Jenis-Jenis Website dan Contohnya

Secara umum, ada dua jenis website berdasarkan sifatnya, yaitu website statis dan website dinamis. 

Jika informasinya tetap atau tidak berubah disebut website statis. Sebaliknya, jika informasi dalam website selalu berubah-ubah disebut website dinamis.

Namun, jika dilihat dari tujuan penggunaannya, website terbagi menjadi tujuh jenis, yaitu:

1. Website Pribadi

Website pribadi adalah jenis website yang dimiliki oleh individu, yang biasanya digunakan untuk tujuan profesionalitas atau menyampaikan opini pribadi.

Misalnya, Anda dapat menunjukkan berbagai karya atau pengetahuan Anda melalui sebuah website portofolio

Intinya, Anda bisa membangun website sesuai keinginan, sekaligus membangun personal branding, seperti yang dilakukan chef terkenal dunia, Gordon Ramsay

Gordon Ramsay mengisi websitenya dengan berbagai resep, tutorial memasak, promosi dan penjualan buku, sarana reservasi restoran miliknya, dan lainnya.

Anda pun juga bisa melakukan hal yang sama, tentunya sesuai dengan tujuan Anda membuat website.

Baca juga: 15+ Contoh Blog dan Website Pribadi Inspiratif

2. Website Toko Online/E-commerce

Jenis website ini digunakan sebagai toko di ranah online. Penggunaan website toko online sangat populer karena dinilai dapat menjalankan bisnis secara efektif, terutama dengan pangsa pasar online yang jauh lebih luas.

Website toko online memiliki halaman dan menu yang menunjukkan aktivitas bisnis dari sebuah tempat berbelanja. Diantaranya ada fitur keranjang belanja, checkout, katalog serta halaman produk, dan lainnya.

Website toko online juga bisa Anda desain dengan layout sesuai kebutuhan menggunakan warna khas bisnis, logo, dan sebagainya. 

Website The Executive adalah salah satu website toko online menjual berbagai produk fashion sekaligus sebagai media promosi.

Baca juga: Cara Membuat Website Toko Online Mudah untuk Pemula

3. Website Company Profile

Website company profile adalah jenis website yang digunakan untuk menunjukkan eksistensi perusahaan. Jadi, ketika ada yang ingin mencari informasi tentang perusahaan tersebut melalui internet, website inilah yang menjadi sumber utamanya

Tak hanya itu, website company profile juga penting untuk meningkatkan kredibilitas bisnis. Website ini akan menampilkan profil dan berbagai informasi seputar perusahaan.

Contohnya, website company profile milik Unilever yang berisi profil, jajaran pimpinan perusahaan, berita, karir, hingga informasi investor.

Di dalam website company profile, sebuah perusahaan juga bisa menunjukkan campaign yang sedang dijalankan. Contohnya, Unilever yang mengangkat isu lingkungan dan kepedulian terhadap sustainability

Baca juga: 20 Contoh Website Perusahaan dan Toko Online Terbaik 

4. Website Komunitas

Website komunitas atau website forum adalah jenis website yang dapat menjadi wadah berkomunikasi bagi para penggunanya. 

Website ini biasanya memiliki fasilitas seperti, pengguna dapat membuat thread atau konten dalam berbagai topik, lalu orang lain mengajukan pertanyaan, berkomentar, dan sebagainya. 

Dari sanalah para pengunjung website dapat berinteraksi dengan pengunjung lainnya. Seperti aktivitas yang dapat Anda lakukan di website komunitas Kaskus.

Seperti namanya, website gallery adalah jenis website yang menampilkan konten visual seperti foto dan video. 

Biasanya, website gallery menyediakan stok foto dalam jumlah dan dengan kualitas tinggi. Foto tersebut bisa Anda dapatkan baik secara gratis maupun dengan membeli lisensi dan dapat digunakan sebagai pendukung konten, visualisasi iklan, dan lainnya. 

Salah satu contoh website gallery yaitu Pexels. Di website tersebut, Anda dapat mencari foto atau gambar hanya dengan memasukkan kata kunci yang Anda inginkan.

Baca juga: 7+ Tempat Jual Foto Online: Ubah Stok Foto Jadi Cuan!

6. Website Berita

Website berita adalah jenis website yang bertujuan menyebarkan berita terupdate. Website jenis ini semakin populer karena saat ini ranah berita offline sudah mulai ditinggalkan. 

Selayaknya koran, website portal berita berisi informasi terkini dalam berbagai topik, seperti politik, kesehatan, lingkungan, bahkan wawancara dengan tokoh tertentu. 

Contohnya yaitu The New York Times, yang mempublikasikan berbagai macam berita setiap harinya. 

Baca juga: Cara Membuat Website Berita dengan WordPress

7. Blog

Terakhir, terdapat jenis website yang dapat memuat banyak konten artikel yang disebut blog. Blog biasanya membahas niche atau topik tertentu, seperti keuangan, teknologi, kecantikan, kuliner, dan lainnya. 

Contohnya, blog naked-traveler yang rutin membahas seputar travel dalam bentuk artikel. 

Nah, artikel yang Anda baca saat ini juga merupakan bagian dari blog Niagahoster yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan terkait teknologi dan digital marketing.

Baca juga: Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsi, Platform, dan Sifatnya

Manfaat Website

Tanpa disadari, website memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari, baik untuk urusan pribadi, bisnis, hingga masyarakat. Nah, apa saja manfaatnya?

1. Media Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Jika Anda memiliki hobi, pengetahuan, dan pengalaman di bidang tertentu, Anda bisa menjadikannya sebagai niche blog Anda. Sebagai contoh, kuliner, desain, teknologi, travel, dan lainnya. 

Dengan begitu, Anda bisa berbagi informasi dengan banyak orang dan sekaligus berkomunikasi dengan orang dengan minat sama untuk berbagi pengalaman.

2. Menghasilkan Uang

Bukan hanya untuk menyampaikan opini pribadi, website juga bisa menjadi sumber penghasilan. 

Caranya pun cukup banyak, melalui media blog Anda bisa mendapatkan penghasilan dari iklan Google AdSense, melakukan posting yang berbayar sebagai blogger ataupun mempromosikan produk tertentu sebagai seorang influencer

Bahkan, bisa saja ada cara lain mendapatkan uang dari website yang bisa Anda ciptakan sendiri sesuai dengan keahlian Anda. 

3. Menjadi Platform Bisnis

Jika Anda memiliki bisnis, maka website dapat menjadi representasi Anda di dunia online. 

Sebagai contoh, meskipun sudah memiliki toko offline, Anda bisa membuka toko online untuk memudahkan calon konsumen membeli produk Anda kapan saja dan di mana saja. 

Bukan hanya sebagai rujukan informasi paling update tentang produk bagi konsumen, website tersebut bisa menjadi tempat paling ideal untuk melakukan berbagai promosi menarik. 

4. Membangun Branding

Website juga dapat digunakan membangun branding bisnis. Hal itu karena website dapat Anda kustomisasi sesuai kebutuhan bisnis yang menjelaskan identitas online Anda. Misalnya, Anda bisa mencantumkan logo, brand identity, dan sebagainya.

Tak hanya bagi bisnis, website juga dapat digunakan untuk membangun personal branding. Website tersebut dapat Anda isi dengan berbagai karya ataupun artikel seputar skill yang Anda kuasai. 

Ibaratnya, website tersebut bisa untuk membangun portofolio pribadi. Hal itu sangat berguna untuk mencari pekerjaan ataupun project tertentu. 

5. Meningkatkan Kredibilitas Bisnis

Dengan memiliki website resmi, konsumen akan tahu bahwa bisnis Anda benar-benar ada. Konsumen tahu kemana harus mencari informasi seputar produk, menghubungi customer service, dan sebagainya. Dengan begitu, kredibilitas bisnis dapat terjaga.

6. Sarana Mengembangkan Bisnis

Ada banyak potensi yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis melalui penggunaan website. Misalnya, upaya digital marketing, SEM atau strategi iklan berbayar di mesin pencarian, SEO atau optimasi agar berada di halaman teratas pencarian Google, dan lainnya.

7. Menjadi Sumber Informasi

Berdasarkan penelitian Hootsuite, 202,6 juta orang di Indonesia mencari informasi di internet atau setara dengan 73,7% dari total populasi. Itu artinya, website dapat menjadi sumber informasi, baik website berita, website komunitas, blog, dan yang lainnya.

8. Mengakses Layanan Publik

Website dapat dimiliki oleh siapapun, termasuk instansi yang memberikan pelayanan umum, seperti rumah sakit, bank, kantor polisi, kantor pajak, dan sebagainya. Dengan begitu, masyarakat dapat mengakses layanan dengan lebih mudah dan cepat.

9. Menggalang Aksi Sosial

Tidak sedikit website yang ditujukan untuk menyelenggarakan aksi sosial sebagai jenis website komunitas atau semacamnya. 

Salah satu contohnya, KitaBisa.com merupakan website tempat masyarakat dapat berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk bisa membantu orang yang membutuhkan. 

Selain itu ada  website change.org yang menjadi wadah solidaritas dengan menandatangani petisi, dan lainnya.

Baca juga: Manfaat Website & Keuntungan Memiliki Website, Apa Saja?

Cara Membuat Website

Sekarang, saatnya Anda membuat website! Caranya mudah, kok. Anda hanya perlu mengikuti beberapa cara membuat website singkat berikut:

1. Menentukan Jenis Website

Langkah pertama dalam membuat website adalah menentukan jenisnya. Sebab, jenis yang berbeda membutuhkan halaman, menu, fitur dan tampilan yang berbeda. 

Katakanlah, kalau Anda ingin membuat website toko online, Anda perlu memikirkan fitur di halaman produk. Sedangkan, kalau membuat blog, Anda cukup menata bagaimana tampilan tiap posting terlihat baik. 

2. Memilih Hosting dan Domain

Langkah kedua, Anda perlu selektif memilih unsur website terpenting yaitu hosting dan domain.

Pastikan Anda memilih hosting terpercaya dengan keamanan, kecepatan, dan kemudahan penggunaan. Sebagai contoh, Niagahoster menyediakan fitur untuk mendukung tiga kriteria tersebut:

  • Keamanan – didukung proteksi Imunify 360
  • Kecepatan – didukung LiteSpeed Web Server sebagai web server tercepat
  • Kemudahan – dilengkapi Member Area dan cPanel yang mudah digunakan oleh pemula sekalipun

Selain hosting, Anda perlu memilih domain yang sesuai dengan tujuan website dan brand yang ingin dibangun. Sebab, domain adalah identitas Anda di dunia online. 

Nah, di Niagahoster Anda juga bisa mendapatkan berbagai pilihan domain dengan ekstensi yang beragam. Mulai dari .com, .id hingga yang sesuai untuk niche tertentu seperti .tech, dan lainnya. 

3. Melakukan Instalasi dan Konfigurasi WordPress

Selanjutnya, Anda perlu melakukan instalasi WordPress sebagai sarana mengelola konten website dengan lebih mudah. Caranya, Anda hanya perlu masuk ke cPanel dan pilih opsi WordPress. 

Setelah WordPress terinstall, Anda perlu melakukan beberapa konfigurasi seperti memasang tema, menginstal plugin, membuat halaman baru, dan mengoptimasi website. 

Tenang, Anda dapat mengikuti panduan selengkapnya di → Cara Membuat Website di WordPress (Terlengkap).

4. Mempublikasikan Konten

Saatnya mengisi website Anda! Anda bisa mulai mempublikasikan konten di website Anda, baik berupa artikel, podcast, maupun gambar dan video. 

Nah, jika konten yang akan Anda terbitkan fokus pada jenis artikel, maka pastikan Anda menulis artikel yang SEO friendly. Jadi, artikel Anda dapat bersaing di mesin pencarian Google. 

Dan jangan lupa untuk memposting konten secara konsisten sesuai niche website, ya. Dengan begitu, mesin pencari Google dapat mendeteksi bahwa website Anda cocok untuk topik yang Anda incar.

Baca juga: Cara Membuat Jadwal Post Artikel di WordPress

Bonus! – 8 Tips Desain Website

Desain website yang menarik dapat membuat pengunjung lebih betah dan ingin kembali lagi ke website Anda. Untuk itu, berikut beberapa tips desain website yang bisa Anda terapkan:

1. Buatlah Homepage yang Ringkas

Homepage adalah halaman pertama yang akan muncul ketika pengunjung mengakses website Anda. 

Untuk menampilkan kesan pertama yang baik kepada pengunjung, homepage perlu menampilkan informasi dengan singkat, padat, dan jelas dari keseluruhan website Anda. 

Nah, apa saja sih yang harus ada di homepage Anda? Berikut diantaranya:

  • Logo website
  • Menu
  • Gambar atau foto produk
  • Sekilas tentang brand atau diri Anda
  • Form kontak
  • Section pertanyaan yang sering diajukan
  • Widget share ke media sosial

Dengan begitu memenuhi ketentuan homepage yang baik, pengunjung tahu gambaran besar website Anda, seperti produk atau layanan apa yang Anda jual, dan lainnya.

Baca juga: Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage

2. Buatlah Navigasi yang User Friendly

Navigasi website adalah struktur website yang menghubungkan halaman satu ke halaman lainnya. 

Dengan adanya navigasi yang terstruktur, tentu akan memudahkan pengunjung ketika mengeksplorasi website Anda. Setidaknya ada dua navigasi yang perlu Anda perhatikan, yaitu menu dan breadcrumbs.

Menu adalah jalan pintas untuk mengakses halaman lain di website dengan mudah.

Sedangkan, breadcrumbs adalah elemen yang menunjukkan letak spesifik sebuah halaman pada website yang sedang dilihat oleh pengunjung.

Baca juga: Panduan Lengkap Cara Membuat Struktur Website yang SEO Friendly

3. Gunakan Ilustrasi atau Visual yang Sesuai

Menggunakan ilustrasi atau gambar merupakan salah satu cara agar website Anda terlihat lebih menarik. Tetapi, penggunaan ilustrasi dalam website juga tidak bisa asal. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

  • Sesuaikan dengan tone dan warna brand.
  • Gunakan ilustrasi yang seragam.
  • Pastikan gambar bebas copyright, jika menggunakan gambar dari internet.
  • Gunakan gambar atau ilustrasi dengan kualitas tinggi.
  • Kompres gambar agar tidak memberatkan loading website.

Baca juga: 9+ Inspirasi Desain Header Website Terbaik (Terbaru!)

4. Perhatikan Komposisi Warna

Warna merupakan salah satu elemen yang membentuk ciri khas dan identitas website Anda. Jadi, gunakanlah warna tersebut di website Anda sesuai dengan identitas brand yang ingin ditampilkan.

Sebagai contoh, warna biru identik dengan Niagahoster, warna orange terang yang mengingatkan Anda pada Shopee, dan lainnya.

Agar semakin menarik, Anda juga perlu memperhatikan komposisi warna, baik warna primer, sekunder, tersier, maupun netral. 

Tenang, semua penjelasan terkait komposisi warna dapat Anda pelajari di → Memakai Teori Warna untuk Memilih Kombinasi Warna Web Terbaik.

5. Gunakan Kombinasi Font

Penggunaan font keren yang tepat sangat penting agar setiap teks di website Anda nyaman dibaca. Anda dapat menggunakan dua hingga tiga kombinasi font agar membangun ciri khas website Anda.

Tidak perlu bingung harus download font di mana, kami sudah merangkum 13+ website penyedia font keren untuk Anda!

6. Pastikan Desain Website Mobile Friendly

Tahukah Anda bahwa lebih dari 56% traffic internet datangnya dari ponsel? Itulah kenapa membuat sebuah website yang mobile friendly itu penting. Dengan begitu, pengunjung dapat lebih fleksibel dan nyaman ketika mengakses website Anda.

Tak perlu khawatir, saat ini sebagian besar template yang disediakan oleh platform CMS sudah mobile friendly, kok. Jadi, Anda tinggal memilih tema yang paling sesuai untuk Anda. 

Baca juga: Cara Membuat Website Mobile Friendly dalam 11 Langkah

7. Buatlah Call To Action yang Jelas

Call To Action atau CTA adalah teks untuk mengarahkan atau mengajak pengunjung melakukan sesuatu, misalnya mendownload, men-subscribe, membeli, dan lain sebagainya. 

Contohnya, jika Anda ke website Niagahoster, Anda akan diajak untuk melihat detail promo hanya dengan mengklik tombol Lihat Penawaran. Pesannya cukup singkat dan jelas, ya.

Jadi, Anda perlu membuat CTA dengan persuasif dan menyertakan tombol dengan jelas. Dengan begitu, pengunjung website tahu apa yang harus mereka lakukan sesuai dengan tujuan penawaran.

8. Gunakan Widget

Widget adalah elemen yang berfungsi untuk menambahkan fitur website tanpa harus menulis kode HTML. 

Namun bukan hanya fitur, widget juga bisa digunakan untuk efisiensi desain website Anda. Misalnya, menambahkan galeri foto, memasang kalender, membuat navigasi menu tambahan, dan lainnya.

Contohnya, pada website Niagahoster terdapat widget yang terletak bagian footer website berupa logo media sosial yang berfungsi sebagai jalan pintas ke akun media sosial Niagahoster.

Baca juga: 15+ Widget Blog Terbaik untuk WordPress Anda

Nah, itulah 8 tips desain website yang bisa Anda lakukan. Eits, kami juga sudah menyediakan detail panduan desain website, lho! Anda bisa mempelajarinya di → Panduan Lengkap Cara Desain Web dengan Mudah.

Mau Memiliki Website Anda Sendiri?

Anda sudah belajar bahwa website adalah kumpulan halaman berisi informasi yang dapat diakses melalui internet. Seiring sejarah perkembangan website, saat ini ada berbagai jenis website, seperti website pribadi, toko online, portal berita, dan sebagainya.

Nah, apapun jenis websitenya, cara membuatnya sudah semakin mudah, kok. Tanpa coding pula! Sebab, sudah ada platform CMS seperti WordPress yang sudah lengkap dengan berbagai pilihan tema untuk membuat tampilan website yang menarik.

Yang paling penting, pastikan website Anda dapat selalu diakses 24 jam penuh dengan menggunakan layanan hosting yang berkualitas. 

Nah, layanan Unlimited Hosting Niagahoster adalah layanan hosting yang bisa diandalkan dan memberikan berbagai fitur lengkap untuk menjamin keamanan, kecepatan dan kemudahan pengelolaan.

Niagahoster menyediakan fitur Imunify360 dengan perlindungan keamanan 6 lapis, web server tercepat di dunia LiteSpeed Enterprise, serta akses Member Area dan cPanel yang memudahkan Anda mengelola hosting.

Itupun masih ditambah dengan gratis domain dan SSL ketika Anda membeli paket hosting tertentu selama satu tahun. Menariknya, semua itu bisa Anda dapatkan mulai dari Rp26-an per bulan! Tunggu apa lagi? 

Naning Nur Wijayanti

A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

Share
Published by
Naning Nur Wijayanti
Tags: Website

Recent Posts

Ini Dia 10+ Tips Desain Website Terbaik yang Bisa Anda Terapkan

Cara desain website itu sebenarnya gimana ya? Sudah coba utak atik tampilan website, tapi kok hasilnya belum sesuai harapan sih?…

4 hours ago

Gawat! Hackers Menyerang Plugin WordPress dan Mencuri Data Kartu Kredit

Anda pemilik website toko online berbasis WordPress? Jika ya, Anda wajib waspada. Akhir 2021 lalu, beredar modus pencurian data kartu…

1 day ago

Woongkir : Pengertian dan Cara Menggunakannya di WooCommerce

Fitur ongkos kirim di toko online bisa membantu pengunjung mengetahui biaya pengiriman produk yang dibeli. Sebagai pemilik website, Anda bisa…

1 day ago

10+ Trik SEO untuk Menggenjot Trafik ke Website Komunitas Anda

Saat ini tidak sedikit bisnis yang mulai melirik forum online untuk menjalankan strategi marketing. Dengan website forum, bisnis bisa jadi…

2 days ago

Virtual Host : Pengertian dan Cara Membuatnya

Mengelola banyak website atau domain dalam satu server apakah mungkin? Tentu saja. Dengan virtual host, Anda bisa melakukannya, baik di…

3 days ago

Data Warehouse: Pengertian, Kegunaan, dan Contoh

Data adalah salah satu kunci strategi bisnis yang efektif. Dengannya, Anda bisa menganalisis dan menyusun rencana sesuai kebutuhan lapangan. Entah…

4 days ago