Tutorial

Apa Itu Open DNS? Pahami Fungsi & Cara Menggunakannya!

DNS atau Domain Name Server adalah sistem untuk mempermudah aktivitas berinternet. Caranya dengan menjadi penerjemah antara IP Address dan alamat website.

Saat ini, terdapat banyak layanan DNS, baik gratis maupun berbayar. Salah satunya, OpenDNS yang sedang naik daun. Loh, apa itu Open DNS dan di mana letak keunggulannya?

Kali ini kami akan mengulas pengertian dan fungsi Open DNS, serta panduan cara menggunakan Open DNS.

Penasaran kan? Langsung saja ini dia artikel selengkapnya!

Apa Itu Open DNS?

Open DNS adalah sebuah layanan DNS gratis untuk publik yang berfungsi untuk memudahkan, mempercepat, dan mengamankan akses internet penggunanya. IP primer OpenDNS adalah 208.67.222.222, sedangkan IP sekundernya yaitu 208.67.220.220.

IP primer tersebut adalah IP utama milik Open DNS. Sedangkan IP sekunder berguna sebagai alias atau IP cadangan, jika sewaktu-waktu IP primer bermasalah. Nantinya, dua IP tersebut akan diproses oleh sistem DNS.

Sedikit mengingatkan, DNS adalah sistem yang berguna menerjemahkan IP Address menjadi URL atau alamat website yang dimaksud. Sehingga, Anda tidak perlu repot menuliskan IP Address ketika ingin berkunjung ke sebuah website.

Baca juga: Apa itu IP Address

Sebenarnya, semua provider internet pasti menyediakan layanan DNS bawaan. Sayangnya, DNS bawaan provider biasanya punya kelemahan ketika proses penerjemahan IP ke URL. Otomatis, kecepatan loadingnya jadi menurun drastis.

Beda cerita dengan OpenDNS. Layanan DNS ini menyimpan jutaan IP Address website seluruh dunia di dalam cache-nya. Sehingga, waktu yang diperlukan untuk mengubah IP menjadi URL menjadi jauh lebih cepat dibanding DNS milik provider internet.

Kembali lagi, Open DNS adalah layanan DNS di bawah naungan Cisco, perusahaan teknologi dan jaringan ternama di dunia. Oleh karena itu di berbagai sumber, OpenDNS juga dikenal sebagai Cisco Umbrella.

Open DNS termasuk jajaran provider DNS tercepat, bersama nama-nama beken lain. Sebut saja Cloudflare, NextDNS, DNS Google, dan Quad9 DNS. Jika tidak percaya, tengok statistik berikut:

Berdasarkan pantauan DNSPerf.com, OpenDNS mencatatkan waktu respons hanya 17.85 ms. Meski bukan yang tercepat, tapi skor tersebut tak berselisih jauh dengan waktu respons yang dicatatkan Cloudflare alias DNS 1.1.1.1, kok.

Di samping itu, layanan DNS ini juga tergolong stabil loh. Terbukti dari persentase uptime-nya yang mencapai 99.95%. Lagi-lagi memang bukan yang terstabil, tapi skor tersebut sudah lebih dari cukup untuk melayani kebutuhan Anda.

Mengingat performanya yang ciamik, maka tak heran OpenDNS banyak dipakai perusahaan besar dunia. Mulai dari Ford, Netflix, Evernote, dan masih banyak lagi.

Meski dapat dipakai secara gratis, OpenDNS juga menyediakan opsi berbayar dengan fitur dan fungsionalitas yang jauh lebih lengkap. Varian termurahnya dibanderol $19.95, atau setara Rp298 ribuan untuk durasi 1 tahun.

Nah, itu tadi penjelasan terkait apa itu Open DNS. Berikutnya, Anda akan mengenal beberapa fungsi Open DNS. Yuk simak!

Baca juga: Apa Itu DDNS?

Fungsi Open DNS

Sebelum lanjut, kami ingatkan dulu bahwa sebagian fungsi Open DNS ini hanya bisa dinikmati pengguna berbayar. Namun tak ada salahnya jika Anda paham fungsi dan kegunaan OpenDNS berikut:

1. Memudahkan Akses Website

Fungsi Open DNS yang paling mendasar adalah memudahkan akses menuju beberapa website. Khususnya, website-website yang diblokir aksesnya oleh provider internet lokal.

Contohnya Netflix yang beberapa waktu lalu diblokir oleh penyedia internet di bawah naungan Telkom karena satu dan beberapa alasan.

Dengan menggunakan OpenDNS, Anda yang pelanggan Telkom tetap bisa mengakses Netflix tanpa mengalami kendala sedikitpun.

2. Mempercepat Koneksi Internet

Seperti yang sudah Anda simak, fungsi Open DNS selanjutnya adalah mempercepat koneksi internet, dengan waktu respons hanya sepersekian detik.

Jika Anda sedang terburu-buru dan butuh akses informasi di internet secara instan, atau ingin mendownload file berukuran besar, maka menggunakan OpenDNS akan jauh lebih disarankan.

Setidaknya, waktu Anda tidak terbuang sia-sia karena akses internet yang lemot. Seperti yang sering terjadi jika mengakses jagat maya dengan DNS bawaan provider internet.

Baca juga: Cara Mempercepat Loading Website

3. Menstabilkan Akses Internet

Layaknya kecepatan, Anda tahu bahwa OpenDNS merupakan salah satu layanan DNS dengan uptime terstabil. Hal ini menjadikannya sebagai alternatif, atau bahkan menjadi opsi terdepan Anda untuk berinternet.

Terutama, jika DNS milik provider internet Anda sedang mengalami gangguan, sehingga akses internet dengan DNS tersebut jadi tidak memungkinkan.

4. Mengamankan Trafik Data

Fungsi Open DNS berikutnya adalah untuk mengamankan akses data antara komputer Anda dan website tujuan. Komitmen OpenDNS guna melindungi pelanggan dari kejahatan cyber memang patut diacungi jempol.

Tak kurang dari 7 juta situs berbahaya telah diblokir oleh provider DNS yang satu ini. Bahkan tiap harinya, layanan DNS ini konsisten menghalangi akses menuju 60 ribu domain dan IP Address yang mereka anggap mencurigakan.

Dengan kata lain, Anda tak perlu khawatir smartphone atau komputer Anda dimasuki virus, malware, ataupun phishing, jika menggunakan OpenDNS.

Baca juga: Cara Mengamankan Website

5. Memfilter Konten Tertentu

Fungsi Open DNS yang terakhir adalah sebagai filter untuk situs yang memuat konten-konten tak pantas, seperti judi, pornografi, kekerasan, dan rasisme.

Jika Anda punya anak yang gemar mengakses internet, memakai OpenDNS sangat dianjurkan. Karena, ia dapat menghindarkan anak Anda dari mengkonsumsi konten yang belum pantas disaksikan.

Oh ya, fitur ini hanya tersedia di OpenDNS versi premium. Meski begitu, cara settingnya cukup mudah, kok. Apalagi, tersedia berbagai dokumentasi, panduan, hingga forum komunitas yang siap membantu Anda mengkonfigurasi OpenDNS.

Sampai di sini, Anda sudah paham apa itu Open DNS sekaligus fungsinya. Berikutnya saat yang Anda tunggu-tunggu, yaitu praktik langsung cara menggunakan Open DNS. Yuk meluncur!

Baca juga: Apa itu DNSSEC?

Cara Menggunakan Open DNS

Berikut cara menggunakan Open DNS sesuai platform yang Anda gunakan. Sementara, kami menyajikan panduan cara setting DNS dari Cisco untuk versi gratis, agar Anda bisa mencoba dahulu tanpa keluar biaya sepeserpun.

1. Cara Menggunakan Open DNS di Windows 10

Cara setting Open DNS untuk OS Windows 10 kurang lebih seperti ini:

1. Klik ikon Start > Settings.

2. Pilih menu Network & Internet > Change Adapter Options.

3. Klik kanan pada koneksi WiFi yang tersambung, kemudian klik Properties.

4. Pilih Internet Protocol Version 4 > Properties > Use The Following DNS Server Addresses.

5. Ganti IP Address menjadi:

208.67.222.222

208.67.220.220

6. Jika sudah, klik OK.

7. Terakhir, klik Close.

2. Cara Menggunakan Open DNS di OSX

Untuk OSX atau yang lebih dikenal dengan MacOS, cara menggunakan Open DNS yaitu:

1. Buka System Preferences. 

2. Klik ikon Network, lalu tekan Advanced pada koneksi WiFi yang tersambung.

3. Pilih tab DNS, lalu tambahkan dua baris IP Address berikut:

208.67.222.222

208.67.220.220

4. Terakhir, klik OK.

3. Cara Menggunakan Open DNS di Ubuntu

Cara setting Open DNS untuk platform Linux sebenarnya menyesuaikan distro yang Anda gunakan. Sebagai contoh di Ubuntu, caranya yaitu:

1. Buka Show Applications > Settings > Network.

2. Pilih tab Wireless, kemudian pilih koneksi WiFi yang terhubung.

3. Klik Edit > IPv4 Settings.

4. Isi form DNS Servers dengan IP Address berikut:

208.67.222.222, 208.67.220.220

5. Jika sudah, klik OK.

4. Cara Menggunakan Open DNS di Android

Jika Anda pengguna Android, cara menggunakan Open DNS bisa dilakukan seperti berikut:

1. Buka menu Settings > WiFi.

2. Tekan dan tahan pada koneksi WiFi yang tersambung, lalu klik Modify Network.

3. Klik Advanced, lalu ubah opsi IP Settings menjadi Static.

4. Isi form DNS 1 dan DNS 2 masing-masing dengan:

208.67.222.222

208.67.220.220

5. Terakhir, klik Save.

5. Cara Menggunakan Open DNS di iOS 11

Sementara untuk Anda yang memakai perangkat iOS, terutama iOS 11, cara menggunakan Open DNS adalah:

1. Buka menu Settings > WiFi.

2. Pilih koneksi WiFi yang sedang terhubung.

3. Ubah opsi Configure DNS menjadi Manual.

4. Hapus konfigurasi DNS sebelumnya jika ada.

5. Lalu, klik Add Server lalu isi IP Address di bawah:

208.67.222.222

208.67.220.220

6. Langkah pamungkas, klik Save.

Bagaimana, cara menggunakan Open DNS ternyata sangat mudah, kan?

Baca juga: Cara Flush DNS Cache

Sudah Paham Seluk Beluk Open DNS, kan?

Di artikel ini, Anda sudah belajar apa itu Open DNS, cara menggunakan Open DNS, serta fungsi Open DNS. Misalnya saja mengamankan, mempercepat, sekaligus memudahkan akses internet menuju website tujuan.

Nah, itu dari sisi pengunjung website. Kalau dari sisi pemilik website, apa yang bisa dilakukan?

Sebenarnya tak jauh beda. Selain mengoptimasi kecepatan website dan mengamankan website dari malware, Anda juga perlu menggunakan nama domain yang mudah dieja dan ditulis, agar pengunjung tertarik mampir ke website Anda.

Jika domain Anda belum sesuai kriteria di atas, Anda bisa membeli domain baru. Namun ingat, hanya beli domain di layanan berkualitas, seperti Niagahoster. Kenapa harus Niagahoster?

Pertama, Niagahoster adalah penyedia domain terpercaya dengan akreditasi ICANN. Kedua, tersedia berbagai ekstensi domain untuk Anda pilih. Ketiga, harganya terjangkau, mulai Rp14 ribuan saja. Yuk aktifkan domain impian Anda bersama Niagahoster!

Muhammad Ariffudin

also known as Ariffud

Share
Published by
Muhammad Ariffudin

Recent Posts

PTR Record: Pengertian dan Bagaimana Cara Melakukan PTR Record Check

Apakah email yang Anda kirim sering masuk ke folder spam penerima email? Bisa jadi, salah satu penyebabnya adalah Anda belum…

2 days ago

Cara Membuat Plugin WordPress Sendiri dengan Mudah

Ingin belajar cara membuat plugin WordPress sendiri? Yuk baca artikel ini untuk bisa praktik membuat plugin WordPress sederhana!

2 days ago

Rayakan Hari Jadi ke-9, Niagahoster Adakan Charity di Berbagai Kota di Indonesia

9 tahun sudah perjalanan perusahaan web hosting Niagahoster dalam menyediakan layanan terbaik, stabil, cepat, dan mudah bagi semua orang. Dalam…

3 days ago

9+ Blogger Indonesia Inspiratif yang Wajib Kamu Follow

Sedang kehabisan inspirasi ngeblog? Jangan sedih. Seringkali untuk mengatasi writer’s block, Anda hanya perlu mengunjungi blog-blog lain atau blogwalking. Apalagi…

4 days ago

Cara Pasang Iklan di Google Ads untuk Pemula (Terbaru)

Anda punya bisnis, tapi belum pernah mengiklankannya lewat Google Ads? Kalau belum, aduh… banyak potensi cuan yang terlewatkan, lho. Perlu…

1 week ago

4 Cara Install Plugin WordPress dengan Mudah [Terlengkap]

Cara install plugin WordPress bisa dilakukan dengan 4 metode berbeda. Yuk praktikkan cara memasang plugin di WordPress pada artikel ini!

1 week ago