Elisabeth W. Alfanisa A public relations enthusiast who loves to write and read. A girl behind Niagahoster's good news on media. A cool kid you'll find spacing out in the backyard.

Niagahoster Perkenalkan #TrashTag Challenge di Indonesia

1 min read

Setiap tahunnya, dunia memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April. Peringatan Hari Bumi ini dimulai pada tahun 1970 di Amerika Serikat saat Senator Graylord Nelson dari Wisconsin prihatin dengan kondisi pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik yang masif di sana.

Nelson bersama dengan seorang aktivis muda, Dennis Hayes, kemudian memulai gerakan edukasi kesadaran lingkungan berskala nasional ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus. Gerakan yang dimulai pada 22 April ini berkembang menjadi Earth Week (Minggu Bumi).

Hari Bumi yang mulanya diperingati di Amerika Serikat saat ini sudah menjadi gerakan global. Di Indonesia, masyarakat pun sudah mulai sadar akan dampak pencemaran lingkungan yang harus ditanggulangi.

Tren Gerakan #TrashTag Challenge

Beberapa organisasi, komunitas, perusahaan, dan pemerintah melakukan kampanye dan penyuluhan dengan tujuan untuk menyebarkan semangat peduli lingkungan pada masyarakat luas. Salah satunya dilakukan oleh Niagahoster.

Pada Minggu, 28 April 2019, Niagahoster mengadakan #TrashTag Challenge di Pantai Parangkusumo Yogyakarta. #TrashTag Challenge adalah gerakan ajakan mengumpulkan sampah yang berserakan di tempat-tempat umum dan alam liar. Sampah ini kemudian dikumpulkan dalam kantong sampah (trashbag) dan hasilnya difoto dan diunggah ke media sosial. Tujuannya adalah untuk membandingkan kondisi alam pra dan pasca dilakukannya #TrashTag Challenge. Dalam foto ini, diimbuhkan tagar #TrashTag agar menarik perhatian orang dan mendorong semakin banyak orang melakukan gerakan serupa.

Dikutip dari situs National Geographic Indonesia, tagar #TrashTag pertama kali dipopulerkan pada tahun 2015 oleh UCO, sebuah perusahaan produsen alat pendakian dan aktivitas outdoor. Gerakan positif ini viral di media sosial dan akhirnya menjadi kebiasaan yang sudah dilakukan di berbagai negara.

“#TrashTag Challenge ini mungkin tanpa sadar sudah kita lakukan sehari-hari. Media sosial semakin membantu kita untuk menyebarkan tantangan positif ini. Apabila semakin banyak orang mempromosikannya (lewat media sosial), semakin banyak pula orang mengikuti. Dengan begitu, akan ada lebih banyak tempat yang bebas dari sampah.”

Elisabeth Winda Alfanisa, Public Relations Officer Niagahoster.

Mengajak Serta Pegiat IT

Sebagai perusahaan yang bergelut di dunia IT dan teknologi, Niagahoster menjadikan #TrashTag Challenge ini sebagai seruan untuk komunitas maupun perusahaan IT lainnya agar turun tangan mengatasi isu pencemaran lingkungan. Dalam #TrashTag Challenge ini, Niagahoster bekerja sama dengan komunitas mahasiswa Amikom Computer Club (AMCC) Yogyakarta. Diketahui bahwa AMCC Yogyakarta adalah pemenang IT FEST 3.0 USU 2019 dengan membuat aplikasi pengelolaan sampah.

“Kami sangat senang turut terjun untuk ikut #TrashTag Challenge. Ini pertama kalinya buat kami (mengikuti kegiatan ini) dan tidak akan berhenti di sini saja. Kami akan membawa #TrashTag Challenge ini juga ke wilayah kampus kami.”

Fandu, ketua AMCC

Niagahoster juga mengajak klien untuk berpartisipasi dalam kampanye bertajuk Program Niagahoster #PeduliBumi. Setiap pembelian produk shared hosting oleh pelanggan Niagahoster selama bulan April, turut menyumbangkan trashbag yang digunakan untuk kegiatan #TrashTag Challenge. Sampai tanggal 26 April 2019, pelanggan Niagahoster sudah menyumbangkan 1,957 trashbag untuk kegiatan #TrashTag Challenge.

Tidak hanya berwujud trashbag, sumbangan dari para pelanggan Niagahoster ini akan dikonversi dalam bentuk dana untuk diteruskan menjadi tong sampah untuk Pantai Parangkusumo hingga pemberian hosting gratis bagi organisasi pegiat lingkungan hidup.

“Melihat kondisi bumi yang semakin memprihatinkan, kita tidak bisa tinggal diam. Ini adalah langkah awal. Hari Bumi memang hanya satu tahun sekali, namun melalui tantangan sederhana seperti #TrashTag Challenge, kami berharap aksi membersihkan sampah bisa dilakukan setiap hari dan dimana saja.”

Ade Syah Lubis, CEO Niagahoster
0
Elisabeth W. Alfanisa A public relations enthusiast who loves to write and read. A girl behind Niagahoster's good news on media. A cool kid you'll find spacing out in the backyard.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =