Matias Sri Aditya Chief Content Officer at Niagahoster. Full time writer/editor/translator. Also a band guy.

Niagahoster x PHP Indonesia: Devcussion 1.0

4 min read

Devcussion 1.0

Seratusan orang memadati Loop Station Yogyakarta, siang hari tanggal 24 Februari 2018. Raut wajah mereka tampak serius menyimak tiap kata yang disampaikan sang pembicara, Peter Jack Kambey.

Ia ibarat sang mahaguru yang mampu membuat khalayak termanggut melalui wejangannya. Pun ketika acara berakhir, ia dirayakan bak juara. Para peserta acara saling berlomba untuk melakukan swafoto atau sekedar berjabat tangan.

Oom Peter, demikian sapaan akrabnya, bukanlah figur asing dalam dunia pengembangan website di Indonesia. Ia memiliki ratusan ribu “pengikut” yang tersebar di segala penjuru tanah air dalam wadah bernama PHP Indonesia.

2 Keys to Becoming a Great Developer menjadi tema yang diperbincangkan siang itu dalam acara bernama Devcussion 1.0.

Devcussion 1.0

Devcussion merupakan acara yang digagas oleh Niagahoster sebagai bentuk kepedulian terhadap developer di tanah air. Seperti namanya, Devcussion menggabungkan dua ide utama: developer dan discussion.

devcussion
Devcussion 1.0

Berawal dari salah satu value Niagahoster, Devcussion lahir sebagai bentuk semangat memotivasi siapa saja untuk belajar, berkembang, dan berkarya. Ini adalah ajang sharing ilmu dan isu terhangat guna pengembangan knowledge developer di semua level, baik level pemula hingga mahir.

Seperti yang Anda ketahui, selama ini Niagahoster mencoba berkontribusi dalam berbagai event IT yang ada di Indonesia. Di samping itu, kami juga menghadirkan beragam materi edukasi dalam bentuk ebook dan blog post.

Kini saatnya kami berbuat lebih.

Melalui Devcussion ini Niagahoster mencoba mengambil andil yang lebih besar dengan menentukan tema sendiri dan “turun gunung” guna mendekatkan diri dengan berbagai komunitas developer.

Penyelenggaraan Devcussion 1.0 didukung oleh PHP Indonesia, komunitas developer yang memiliki lebih dari 150 ribu member dengan 34 cabang daerah di seluruh Indonesia.

Di samping itu, Devcussion dihadiri oleh beragam member komunitas developer relasi Niagahoster seperti Himpunan Mahasiswa Informatika Yogyakarta, WordPress Indonesia, dan Facebook Developer Circle.

devcussion 1.0 group photo

Tema Devcussion 1.0 bertajuk 2 Keys to Becoming A Great Developer juga kami dapatkan berdasarkan masukan dari teman-teman komunitas di atas.

Meskipun terdengar sangat basic alias mendasar, dua aspek kunci menjadi developer hebat, baik itu teknis maupun non-teknis, merupakan hal paling krusial untuk dibahas. Bahkan dalam komunitas sekelas PHP Indonesia pun topik tersebut tidak henti-hentinya diperbincangkan.

Sejak awal, hanya ada satu nama kandidat yang kami rasa mampu benar-benar mewakili semangat Devcussion edisi pertama ini. Ia adalah Peter Jack Kambey.

Peter Jack Kambey bukanlah orang baru di dunia pemrograman Indonesia. Karir yang membentang selama lebih dari dua puluh tahun menjadikan Oom Peter “mastah” yang sarat pengalaman. Berbagai posisi dalam bidang IT di beragam perusahaan sudah pernah ia tekuni, mulai dari Technical Support, Software Engineer, hingga System Analyst.

Selain menjadi Head of Executive PHP Indonesia, saat ini ia menjabat sebagai IT Manager di Titan Baking, perusahaan retail yang menyediakan bahan baku roti. Posisi ini menjadi tantangan baru bagi Oom Peter karena di sini ia diharuskan menguasai berbagai macam hal sekaligus seperti back-end, front-end, serta digital marketing.

Nah, dalam Devcussion 1.0 ini Oom Peter membagikan insight menarik seputar menjadi developer yang baik. Pembahasannya mencakup beragam hal teknis serta non-teknis, pilihan karir bagi lulusan IT, dan masih banyak lagi.

Ask Me Anything Bersama Peter Jack Kambey

Devcussion 1.0 dibuka dengan sesi Ask Me Anything.

Dalam sesi ini para peserta boleh mengajukan pertanyaan apa saja kepada sang pembicara, Peter Jack Kambey.

Peter Jack Kambey AMA
Tanya apa saja bersama Oom Peter

Pertanyaan ini diajukan melalui halaman Splashthat Devcussion 1.0 bersamaan ketika peserta melakukan pendaftaran. Dari ratusan pertanyaan yang masuk, kami memilih sekitar lima belas pertanyaan paling esensial untuk dijawab Oom Peter di atas panggung.

Beberapa pertanyaan yang sempat dijawab antara lain:

  • Bagaimana peluang kerja sebagai developer di Indonesia?
  • Setelah berhasil memenuhi passion sebagai seorang developer, apa langkah selanjutnya?
  • Mana yang lebih baik, freelance atau kantoran?
  • Bagaimana cara mengelola tim dengan baik?
  • Bagaimana langkah menentukan keputusan secara tepat ketika terjadi bug?
  • Apakah pekerjaan sebagai developer hanya ditujukan untuk laki-laki saja? – dan lain-lain.

Melalui gaya bicara tegas berapi-api, Oom Peter menjawab satu demi satu pertanyaan terpilih dalam daftar. Ia terlihat begitu antusias terhadap segala jenis pertanyaan yang masuk. Kata-katanya mengobarkan semangat, jauh dari kesan canggung atau “berjarak”, tidak seperti ketika bertemu figur ternama lain.

Serius tapi santai rasanya menjadi ungkapan yang tepat untuk menggambarkan jalannya sesi Ask Me Anything. Sesi ini terasa semakin “hidup” karena Oom Peter berhasil mengemasnya secara interaktif. Tak jarang ia mengajak para peserta berinteraksi dengan ungkapan sapaan seperti “menurut kalian gimana?” serta sisipan candaan yang memancing gelak tawa.

Karena keterbatasan waktu, panitia tidak dapat menampilkan semua pertanyaan yang ada. Kami sepenuhnya paham bahwa banyak pertanyaan peserta yang belum terjawab. Tenang, semua usulan kami tampung, kok.

Di edisi selanjutnya kami akan berusaha supaya semua pertanyaan dapat dijawab, ya!

Dive Deep

Setelah sesi AMA selesai, acara dilanjutkan dengan sesi Dive Deep.

peter jack kambey
Kunci developer handal berpegang pada aspek teknis dan non-teknis

Istilah Dive Deep sebenarnya diambil dari salah satu company value yang dianut oleh Niagahoster. Dive Deep mengejawantahkan semangat kami untuk terus menggali & menyelami suatu topik lebih dalam.

Dalam Devcussion 1.0, sesi ini berfokus pada materi presentasi utama yang dibawakan Oom Peter.

Pertama-tama, materi yang dibahas menyoal aspek non-teknis dari seorang developer. Tak henti-hentinya Oom Peter menekankan aspek non-teknis ini, sama pentingnya dengan aspek teknis.

Ada semacam “etika” atau karakter yang wajib dimiliki terlebih dahulu. Set karakter ini disingkat menggunakan akronim ETHICS.

E – Excellence – Keunggulan

T – Trustworthy – Terpercaya

H – Honesty – Kejujuran

I – Integrity – Integritas

C – Caring – Peduli

S – Selflessness – Tidak egois

Selain karakter, “memasarkan” diri sendiri tidak kalah penting. Langkah ini sebenarnya sangat mudah dilakukan, hanya saja membutuhkan ketekunan.

Aspek yang perlu diingat (juga diasah) di sini antara lain membantu orang lain, networking (berjejaring), kemampuan menulis, keinginan berbagi pengetahuan, public speaking, dan kemampuan bernegosiasi.

Secara garis besar, pengetahuan dan kemampuan yang dibarengi dengan sikap yang baik dapat menjamin kesuksesan menjadi seorang developer handal.

Developer adalah profesi yang sangat mengandalkan kemampuan teknis. Tanpa kemampuan teknis yang baik, rasanya seseorang tidak bisa menjadi developer “betulan”.

Hanya saja, dunia pemrograman merupakan bidang yang memiliki cakupan luas. Ada banyak spesialisasi yang bisa Anda pilih, apakah itu database, server, arsitektur pemrograman tertentu, hingga framework.

devcussion 1.0
Suasana Devcussion 1.0

Dari segi server saja ada banyak bahasa yang bisa ditekuni. Tiap bahasa pemrograman ini memiliki keunggulan masing-masing. Misalnya, PHP yang bersifat open-source dan didukung komunitas berjangkauan luas, Python dengan library yang memukau, atau bahasa yang memiliki potensi baik seperti GoLang (yang didukung Google), Elixir, serta Clojure.

Itu baru server. Masih banyak teknologi lain yang bisa Anda pelajari seperti caching, search engine (Elastic Search, Solr, Sphinx), Authentication (JWT, OAuth2), data structure, dan lain-lain.

Pendeknya, seseorang bisa menjadi developer apa saja mengingat segalanya dapat dipelajari sendiri dan memiliki keterkaitan erat satu sama lain.

Anda bisa menyimak lebih jauh mengenai roadmap bagi seorang developer dalam tautan berikut ini.

Saking asiknya sesi Dive Deep, tak terasa waktu yang dialokasikan panitia selama dua setengah jam telah usai.

Di akhir acara, CEO Niagahoster, Ade Syah Lubis menyempatkan diri naik ke atas panggung untuk menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada para peserta Devcussion 1.0.

ade syah lubis devcussion
CEO Niagahoster, Ade Syah Lubis

Tak lupa, ada quiz dengan pertanyaan seputar layanan Niagahoster. Tersedia beragam merchandise eksklusif bagi siapa saja yang berhasil menjawab!

Niagahoster merchandise
Gantungan kunci cuma salah satunya. Kami punya T-shirt, blocknote, dan stiker eksklusif 🙂
merchandise Niagahoster 2
Anda mau juga?

Akhir kata, Niagahoster mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mensukseskan acara Devcussion 1.0.

Ke depannya, Niagahoster bertekad untuk terus membantu para developer berkembang lebih baik lagi.

Sampai jumpa di edisi selanjutnya. 😉

Apa yang Anda inginkan dari gelaran Devcussion edisi selanjutnya? Tulis di kolom komentar, ya!

0
Matias Sri Aditya Chief Content Officer at Niagahoster. Full time writer/editor/translator. Also a band guy.

2 Replies to “Niagahoster x PHP Indonesia: Devcussion 1.0”

  1. wait.. a minute.. kayaknya kenal nih siapa yang di photo ini… 😀
    .
    .
    . btw makasih yah., sukses untuk niaga hoster

    1. Makasih juga untuk Pak Peter, semoga bisa main-main lagi di Devcussion selanjutnya yaa, Pak! 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four − 2 =