Tutorial

Cara Migrasi dari cPanel ke CyberPanel

Meskipun cPanel cukup mumpuni untuk mengelola hosting, Anda ternyata ingin menjajal kemampuan CyberPanel. Sayangnya, Anda masih bingung cara migrasi dari cPanel ke CyberPanel. 

Tak perlu khawatir, CyberPanel menawarkan Anda kemudahan untuk migrasi otomatis menggunakan Auto Import cPanel, kok. Langkah migrasi bisa dilakukan hanya dengan satu baris perintah saja lho. 

Bagaimana caranya? Yuk, simak lebih lanjut tutorial migrasi dari cPanel ke CyberPanel di bawah ini!

Baca Juga : Cara Install WordPress di CyberPanel

Migrasi cPanel ke CyberPanel

Anda dapat melakukan migrasi cPanel ke CyberPanel dengan 4 langkah, yaitu :

  1. Melakukan Backup Data di cPanel
  2. Memindahkan File Backup ke public_html
  3. Download File Backup di CyberPanel
  4. Restore File Backup di CyberPanel

Sebelum memulai tutorial migrasi dari cPanel ke CyberPanel, Anda perlu login ke halaman cPanel terlebih dahulu. Bagi pengguna Niagahoster, kami sarankan untuk login ke cPanel melalui Member Area Niagahoster karena lebih mudah. 

Jika sudah, yuk langsung saja simak panduan lengkapnya!

1. Melakukan Backup Data

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk migrasi ke CyberPanel adalah membuat file full backup pada cPanel. 

Untuk melakukan backup, Anda perlu mengakses menu Backup pada halaman dashboard cPanel seperti pada gambar berikut ini:

Setelah masuk ke halaman Backup, klik tombol Download a Full Account Backup untuk membuat file backup.

Anda akan diarahkan ke halaman untuk menentukan tujuan tempat penyimpanan file backup. Pada kolom Backup Destination, silahkan pilih Home Directory untuk menyimpan file backup pada folder home di hosting Anda. 

Pada kolom Email Address, masukkan email agar Anda mendapatkan pemberitahuan jika proses backup telah selesai. Namun, jika Anda tidak ingin mendapatkan email pemberitahuan, Anda dapat memilih Do not send email notification of backup completion.

Jangan lupa klik tombol Generate Backup untuk memulai proses pembuatan file backup. Tunggu beberapa saat hingga file backup berhasil dibuat.

Jika proses backup telah selesai, informasi backup akan dikirimkan ke email yang Anda masukkan pada langkah sebelumnya. Tapi, Anda juga bisa mengeceknya langsung di halaman ini, kok. 

Jika sudah selesai, file backup yang berekstensi .tar.gz akan terlihat di bagian Backups Available for Download.

Baca Juga : Cara Backup Data di CyberPanel

2. Memindahkan File Backup ke public_html

Agar file backup dapat di download oleh server CyberPanel, Anda harus memindahkan file tersebut ke folder public_html. 

Pertama, masuklah ke menu File Manager pada dashboard cPanel Anda.

Kedua, temukan file backup yang baru saja Anda buat pada direktori home. Klik kanan pada file tersebut, lalu pilih Move. Masukkan path /public_html pada kolom yang tersedia seperti pada gambar di bawah. Kemudian, klik tombol Move File(s) untuk memindahkan file.

Ketiga, Anda perlu mengubah permissions file backup agar file bisa didownload oleh CyberPanel. Caranya, masuklah ke folder public_html dan temukan file backup yang baru saja dipindahkan. Kemudian, klik kanan pada file dan pilih Change Permissions.

Ubah permissions menjadi 644 seperti pada gambar di bawah ini. Lalu, klik tombol Change Permissions untuk menyimpan perubahan.

Nah, langkah di cPanel sudah selesai, sekarang waktunya untuk melakukan migrasi ke CyberPanel.


Yuk, coba layanan VPS KVM Indonesia Murah dari Niagahoster!


3. Download File Backup

Pada langkah ini, Anda perlu login ke root server CyberPanel untuk mendownload file backup dari cPanel. Setelah berhasil login, buatlah folder /home/backup dengan menjalankan perintah berikut ini :

mkdir -p /home/backup

Setelah itu, jalankan perintah berikut untuk masuk ke folder /home/backup dan download file backup dari cPanel :

cd /home/backup
wget https://namadomainanda.com/namafilebackup

Tunggu hingga proses download selesai dan file backup tersimpan pada folder /home/backup di CyberPanel.

4. Restore File Backup

Jika proses download file backup sudah selesai, Anda dapat menjalankan perintah di bawah ini untuk langsung melakukan restore backup :

/usr/local/CyberCP/bin/python /usr/local/CyberCP/plogical/cPanelImporter.py –path /home/backup

Setelah proses restore backup selesai, Anda dapat melakukan pengecekan pada panel admin CyberPanel dengan mengakses https://ipserveranda:8090. Lalu, masuk ke menu List Websites seperti pada gambar. 

Selanjutnya, Anda bisa cek apakah website Anda sudah ada di CyberPanel.

Oiya, Anda juga dapat mengecek folder public_html untuk memastikan apakah semua file sudah berhasil migrasi ke CyberPanel atau belum.

Bagaimana, file Anda sudah lengkap ada di folder tersebut? Selamat, itu artinya Anda sudah berhasil melakukan migrasi dari cPanel ke CyberPanel!

Catatan : Jika ada masalah dalam proses restore, Anda dapat menjalankan perintah cat /log/file | grep Failed untuk melakukan pengecekan error.

Kesimpulan

Sudah berhasil mengikuti cara migrasi dari cPanel ke CyberPanel? Pada dasarnya, ada dua tahap yang dilakukan untuk melakukan migrasi. Pertama, melakukan backup data di cPanel. Kedua, melakukan restore file backup di CyberPanel. 

Fitur Auto Import cPanel yang disediakan oleh CyberPanel memudahkan pengguna cPanel untuk beralih menggunakan layanannya tanpa ada kesulitan berarti. Nah, akan lebih optimal lagi jika kemudahan yang ditawarkan CyberPanel melalui fitur-fiturnya ini didukung juga oleh VPS hosting yang andal.

CyberPanel VPS Hosting Niagahoster bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan fitur Auto Installer yang ditawarkan, Anda dapat mengatur website Anda secara mudah dengan satu kali klik saja.

Tidak hanya itu, ada jaminan uptime hingga 99,98% yang akan membuat website Anda bisa online selama 24 jam penuh dengan performa terbaik. 

Jadi, tunggu apa lagi? Ingin menggunakan layanan CyberPanel hosting sekarang?

Nida Regita F

SEO Technical Writer at Niagahoster. An aquarius girl who loves music, watching movies and of course writing.

Share
Published by
Nida Regita F

Recent Posts

Cloud Computing: Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsinya

Cloud computing adalah teknologi komputasi yang harus mulai Anda manfaatkan, baik sebagai individu ataupun bisnis. Kenapa begitu? Bayangkan, Anda bisa…

5 hours ago

Apa itu Ping? Berikut Ini Penjelasan dan Fungsinya!

Bayangkan kalau Anda ingin mengakses sebuah website, tapi halamannya tak kunjung muncul. Tentu kesal, bukan? Namun, jangan panik, coba lakukan…

20 hours ago

PHP 8.1 Telah Dirilis! Simak Fitur Baru, Perubahan, dan Lainnya

PHP telah merilis versi terbarunya, PHP 8.1, pada 25 November 2021 kemarin.  Dilansir laman resmi PHP, versi ini disebut membawa…

3 days ago

Apa Itu Error 404 Not Found dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Error 404: Not Found adalah salah satu error yang paling sering dikeluhkan oleh para pemilik website. Munculnya error ini tentu…

3 days ago

Valuasi: Pengertian, Cara Menghitung, dan Berbagai Levelnya

Ketika bicara valuasi, yang terlintas pertama di pikiran Anda mungkin sebuah startup. Padahal, valuasi adalah faktor yang menjadi penanda kesuksesan…

4 days ago

Apa itu Cloudflare? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Keamanan dan kecepatan merupakan faktor utama dalam mengelola website. Untungnya, ada beberapa langkah mudah untuk memastikan website cepat dan aman.…

5 days ago