Categories: Dev

Cara Membuat Toko Online Mudah Untuk Pemula

Membuat website toko online adalah strategi bisnis yang wajib Anda lakukan saat ini. Sebab, masyarakat Indonesia sudah banyak beralih ke belanja online daripada belanja di toko offline. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), volume transaksi online meningkat 1.5% lebih banyak dari transaksi konvensional. Karenanya, mau tak mau Anda harus mengertahui cara membuat toko online.

Tak seperti yang mungkin Anda kira, cara membuat toko online sebetulnya tidaklah sulit. Berkat adanya content management system (CMS), cara membuat toko online bisa dilakukan dalam hitungan menit saja. Tak cuma soal membuatnya saja yang mudah, pengaturan dan pengoperasian toko online juga sama mudahnya.

Pada tutorial ini Anda akan belajar bagaimana cara membuat website toko online. Berikut adalah tahapan cara membuat toko online yang akan dibahas di artikel ini:

  1. Pesan hosting dan domain.
  2. Menginstall CMS WordPress.
  3. Menginstall plugin WooCommerce.
  4. Mengganti template WordPress agar user-friendly.
  5. Melakukan setting website.
  6. Melakukan setting toko online (mengatur WooCommerce, tambah produk, tambah gambar produk, dan mengatur halaman utama).
  7. Mengembangkan toko online.

Dengan tahapan-tahapan di atas, kami harap membuat website toko online takkan lagi jadi hal yang sulit. Pastikan saja Anda menyimak artikel cara membuat toko online ini sampai tuntas.

Apa Saja Yang Diperlukan Untuk Membuat Toko Online:

Sebelum berlanjut ke bahasan cara membuat toko online, Anda perlu menyiapkan kedua hal berikut:

  • Domain – yaitu sebuah alamat website toko online Anda di internet, seperti namatokoanda.com
  • Hosting – yaitu sebuah tempat dimana semua file website toko online Anda di simpan.

Terdapat banyak jenis layanan hosting terbaik yang dapat Anda gunakan, salah satunya adalah Niagahoster yang memberikan domain gratis untuk setiap hosting yang Anda gunakan.

Baca juga: Shared Hosting vs Cloud Hosting: Mana yang Lebih Bagus?

Bagaimana Cara Membuat Toko Online?

Anda bisa membuat toko online sendiri tanpa perlu tahu coding sama sekali. Bagaimana caranya? Simak penjelasan lengkap di bawah ini ya!

Langkah 1: Pesan Hosting dan Domain

Langkah pertama dari cara membuat toko online ialah memesan hosting dan domain.

Pada tutorial ini kami melakukan pemesanan melalui layanan hosting Niagahoster. Apabila Anda sudah memiliki hosting dan domain, silakan lanjutkan ke langkah berikutnya.

1. Untuk melakukan pemesanan hosting, silakan kunjungi tautan berikut https://www.niagahoster.co.id/hosting-indonesia

2. Terdapat empat paket hosting yang dapat Anda gunakan, pada tutorial ini kami memilih paket Personal dengan domain gratis. Silakan tekan tombol Pilih Sekarang.

3. Tentukan durasi hosting untuk website Anda, setelah itu klik tombol Selanjutnya.

4. Ketikkan nama domain yang ingin Anda gunakan untuk membuat toko online, kemudian tekan tombol Cari Domain. Pastikan Anda menggunakan nama domain yang unik dan mudah diingat.

5. Jika domain Anda tersedia silakan tekan tombol Tambah Ke Cart, tapi jika sudah tidak tersedia silakan cari nama domain lainnya.

6. Halaman selanjutnya akan tampil mengenai detail pesanan hosting dan domain Anda beserta total biayanya. Silakan klik tautan Lanjut Ke Checkout.

7. Akan tampil halaman untuk login, tapi jika Anda belum memiliki akun Niagahoster, silakan tekan tombol Selanjutnya.

8. Untuk Anda yang belum memiliki akun Niagahoster, silakan isi detail yang diminta pada kolom yang tersedia.

9. Selanjutnya silakan pilih metode pembayaran yang ingin Anda gunakan, pada tutorial ini kami memilih transfer Bank.

10. Untuk menyelesaikan pesanan Anda, silakan tekan tombol Checkout Sekarang.

11. Kemudian silakan tekan tombol Klik disini untuk cara dan konfirmasi pembayaran.

12. Selanjutkan Anda akan melihat detail mengenai total harga untuk pesanan Anda. Silakan lakukan pembayaran sesuai dengan nominal tagihan.

13. Setelah Anda melakukan pembayaran dan melakukan konfirmasi, silakan detail login ke cPanel akan dikirimkan ke email Anda. Silakan ditunggu beberapa saat sampai Anda mendapatkan detail login tersebut.

Hosting Terbaik untuk Toko Online


Langkah 2: Instalasi Website

Langkah kedua dari cara membuat toko online ialah melakukan instalasi program yang dibutuhkan. Berturut-turut Anda akan ditunjukkan cara membuat toko online dengan menginstall WordPress, plugin Woocommerce, dan install tema.

a. Instal WordPress

Supaya website Anda dapat diakses melalui internet, Anda harus melakukan instalasi WordPress. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Silakan login ke cPanel hosting Anda, dengan menggunakan username dan password yang dikirimkan ke email Anda setelah Anda melakukan pembayaran dan hosting Anda aktif. Untuk URL login cPanel berupa namadomain.com/cpanel. Setelah berhasil login ke cPanel silakan klik menu WordPress seperti gambar di bawah ini.

2. Selanjutnya silakan tekan tombol Install Now

3. Pada bagian Software Setup silakan pilih nama domain Anda pada kolom Choose Domain, untuk kolom In Directory silakan untuk dikosongkan.

4. Jangan lupa untuk mengisi nama toko online Anda beserta deskripsinya.

5. Silakan tentukan username dan password yang akan Anda gunakan untuk login ke dashboard WordPress.

6. Terakhir silakan klik tombol Install.

Apabila proses instalasi berhasil, akan tampil detail mengenai URL website Anda beserta URL untuk login ke dashboard WordPress.

c. Instal plugin WooCommerce

Selanjutnya supaya website Anda memiliki fitur yang lengkap untuk website toko online, silakan lakukan instalasi plugin WooCommerce.

1. Silakan klik menu Plugins > Add New

2. Pada kolom pencarian silakan ketikkan WooCommerce.

3. Aktifkan plugin WooCommerce dengan menekan tombol Activate

c. Ganti Template WordPress

Setelah instalasi WooCommerce sudah selesai dilakukan, cara membuat toko online selanjutnya adalah menginstal tema khusus toko online. Ada banyak template toko online gratis yang bisa Anda gunakan.

1. Untuk mengganti template WordPress, silakan akses halaman admin WordPress Anda. Untuk URL login yang digunakan berupa https://domainanda.com/wp-admin/

2. Kemudian pilih menu Appearance > Themes > Add New

3. Pada kolom pencarian silakan ketikkan nama template yang ingin digunakan, pada tutorial ini kami menggunakan Storefront. Kemudian klik instal pada tema yang dipilih.

4. Aktifkan tema dengan menekan tombol Activate.

Langkah 3: Lakukan Pengaturan Website

Meskipun sebelumnya ketika melakukan instalasi WordPress Anda sudah menentukan nama dan deskripsi mengenai website Anda, terkadang untuk nama dan deskripsi toko belum sempurna. Bagian ini akan membahas cara membuat toko online khusus di bagian pengaturan website.

Untuk mengubahnya, silakan pilih menu Settings > General, pada bagian Site Title silakan masukkan nama toko online Anda, dan pada bagian Tagline silakan masukkan dekripsi singkat mengenai toko online Anda seperti pada contoh di bawah ini. Terakhir silakan tekan tombol Save Settings.

Baca Juga: Payment Gateway: Metode Pembayaran untuk Bisnis Online

Langkah 4: Setting Toko Online

Cara membuat toko online yang keempat adalah melakukan setting WooCommerce. Dengan melakukan setting, Anda dapat menambahkan produk pada toko online.

a. Lakukan Pengaturan WooCommerce

1. Silakan klik tombol Run the Setup Wizard untuk melakukan pengaturan pada toko online Anda

2. Silakan isi detail mengenai alamat lengkap toko Anda, mata uang, dan jenis produk yang Anda jual, kemudian klik tombol Let’s go!.

3. Tentukan jenis pembayaran yang bisa Anda terima, jika hanya metode transfer Bank silakan langsung tekan tombol Continue.

4. Jika Anda ingin menentukan tarif ongkos kirim yang sama untuk semua wilayah, silakan masukkan biaya ongkos kirim pada kolom Shipping Method. Pada contoh ini kami tidak mengaktifkannya. Kemudian tekan tombol Continue.

5. Jika Anda ingin menggabungkan WooCommerce dengan Jetpack silakan tekan tombol Connect with Jetpack, pada tutorial ini kami tidak menggunakan Jetpack, sehingga langsung menekan tautan Skip this step.

6. Pada langkah ini proses melakukan pengaturan WooCommerce sudah selesai. Silakan klik tautan Return to Your Dashboard.

b. Tambahkan Produk

Setelah Anda berhasil melakukan pengaturan pada plugin WooCommerce, Anda bisa lanjutkan cara membuat toko online dengan menampilkan produk yang Anda jual.  Silakan tambahkan produk sesuai langkah di bawah ini.

1. Silakan pilih menu Products > Add New

2. Masukkan judul dan deksripsi mengenai produk yang Anda jual

3. Di sebelah kanan terdapat menu Product Categories, silakan klik tautan +Add New Category dan tambahkan nama untuk kategori produk Anda. Ini akan berguna ketika pembeli mencari produk Anda berdasarkan kategori.

4. Tambahkan harga pada bagian Product data yang berada di bawah editor.

5. Klik menu Inventory, pada kolom SKU silakan tambahkan kode barang yang akan memudahkan Anda atau pembeli menemukannya. Jika Anda ingin menampilkan jumlah stok produk silakan centang pada bagian Enable stock management at product level, kemudian isi jumlah stok pada Stock quantity.

6. Pada bagian Shipping Anda dapat menambahkan berat dan ukuran produk.

7. Masukkan deskripsi singkat mengenai produk Anda pada bagian Product short description, ini akan tampil pada halaman yang berisi beberapa daftar produk Anda.

8. Terakhir, salah satu bagian paling penting silakan masukkan gambar produk Anda. Untuk gambar utama klik tautan Set product image dan untuk produk galeri Anda dapat menambahkannya melalui tautan Add product gallery images.

9. Hasilnya, produk Anda akan terlihat seperti gambar di bawah ini.

10. Jika sudah selesai menambahkan produk, silakan tekan Publish

11. Berikut adalah hasil akhir dari tampilan produk Anda ketika diakses. Silakan tambahkan produk-produk Anda dengan cara yang sama.

c. Tambah Gambar Kategori

Supaya setiap kategori produk yang Anda tampilkan memiliki gambar, Anda perlu menambahkan gambar seperti langkah berikut ini.

1. Silakan pilih menu Products > Categories

2. Klik Edit pada salah satu kategori produk Anda

3. Upload gambar sesuai kategori Anda melalui tombol Upload/Add image kemudian tekan Update untuk menyimpan perubahan. Silakan lakukan hal yang untuk kategori produk lainnya.

d. Lakukan Pengaturan Halaman Utama

Halaman utama adalah bagian yang pertama kali dilihat oleh pengunjung ketika domain Anda diakses. Oleh karena itu, cara membuat toko online juga termasuk membuat halaman depan lebih menarik. Untuk itu, silakan ikuti langkah di bawah ini.

1. Silakan pilih menu Pages > Add New

2. Isi judul halaman, pada bagian Page Attributes silakan pilih Homepage, kemudian tekan tombol Publish

3. Pilih menu Settings > Reading, pada bagian Front page displays silakan pilih A static Page,kemudian pilih halaman yang sudah Anda buat, pada contoh ini adalah Selamat Datang. Untuk menyimpan perubahan, silakan tekan tombol Save Changes.

4. Berikut ini adalah hasilnya ketika website toko online Anda diakses

Langkah 5: Kembangkan Toko Online

Pada langkah ini Anda sudah mempraktikkan cara membuat toko online sampai dapat menampilkan produk. Selanjutnya Anda perlu menambahkan beberapa fitur penting pada sebuah website toko online, seperti menambahkan halaman kontak atau halaman cara melakukan pemesanan.

Supaya produk Anda dapat dengan mudah masuk daftar index mesin pencari, silakan untuk melakukan verifikasi website ke Google Webmaster dan Bing Webmaster. Pastikan Anda juga melakukan optimasi keamanan dan kecepatan untuk website Anda.

Sudah Siap Membuat Toko Online Sendiri?

Kami berharap tutorial ini dapat memudahkan Anda memahami cara membuat toko online. Dengan begitu, Anda dapat memiliki toko online  dan dapat memasarkan produk sendiri. Pesan Kami, selalu pilih hosting yang berkualitas sebagai rumah untuk toko online Anda. Pastikan hosting yang Anda pilih memiliki fitur keamanan, kecepatan dan server yang selalu uptime.

Annisa Fauziyyah

Customer Support Group Niagahoster. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Share
Published by
Annisa Fauziyyah
Tags: toko online

Recent Posts

2 Cara Membuat Halaman Disclaimer untuk Blog

Jika Anda memiliki blog yang ingin dimonetisasi, disclaimer adalah salah satu halaman penting yang harus dimiliki. Isinya menjelaskan semua ketentuan…

22 hours ago

Panduan Lengkap Google Tag Manager untuk Bisnis

Ada banyak layanan dari Google yang bisa membantu Anda menentukan strategi bisnis yang baik. Selain Google Analytics, Google Tag Manager…

2 days ago

Apa Itu Experiential Marketing? Kenapa Penting Bagi Bisnis di 2020?

Sebelum scroll ke bawah, coba Anda jawab pertanyaan ini terlebih dahulu. Menurut Anda, apa yang membuat orang rela mengeluarkan uang…

3 days ago

Panduan Lengkap Cara Konfigurasi Nginx Reverse Proxy di VPS!

Peran sebuah reverse proxy cukup penting dalam aktivitas internet. Proxy server ini menghubungkan client dengan web server dalam kegiatan pertukaran…

3 days ago

7 Tips PHP Security yang Wajib Anda Simak!

PHP adalah salah satu bahasa pemrograman backend yang sangat populer di kalangan developer. Karena PHP merupakan bahasa pemrograman yang open…

4 days ago

Apa itu Deface Website? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kejahatan online bisa menimpa sebuah website tanpa diduga. Salah satunya, website mendadak berubah tampilannya. Jika itu terjadi pada website Anda,…

4 days ago