Ingin Membuat Konten YouTube yang Menarik? Coba 7+ Ide Konten Ini untuk Bisnis!

“Halo, gaes! Welcome back to my channel!” 

Ingin membuat konten YouTube untuk bisnis Anda? Tapi, bingung ide konten YouTube apa yang menarik? Wah, Anda berkunjung ke artikel yang tepat nih! 

Membuat konten YouTube untuk bisnis jangan asal bikin. Kalau konsepnya tidak sesuai target audiens, bisa-bisa channel YouTube Anda bakal sepi. Apalagi ternyata kebanyakan usia pengguna YouTube adalah milenial

Makanya, ide kontennya perlu Anda pikirkan matang-matang agar menarik. 

Nah, di artikel ini, kami akan memberikan ide konten YouTube apa saja yang menarik untuk memikat calon pelanggan Anda. Namun sebelumnya, buat Anda yang pemula, kami akan membagikan tips membuat konten YouTube terlebih dahulu. 

Yuk, simak penjelasan lengkapnya! 

Langkah Mudah Membuat Konten YouTube bagi Pemula

Inilah 5 cara membuat konten YouTube bagi pemula: 

1. Tentukan Tujuannya

Langkah awal membuat konten YouTube adalah menentukan tujuannya. Apakah untuk berkomunikasi dengan audience (engagement)? Meningkatkan brand awareness atau meningkatkan penjualan?

Kalau sudah tahu tujuannya, Anda bisa lebih gampang untuk membuat konten YouTube. Mulai dari, riset, konsep, editing, hingga mempromosikannya. 

Sebagai contoh, Anda ingin meningkatkan engagement dengan audience. Anda bisa membuat konten yang lebih interaktif. Contohnya, Talks with Expert atau Meet our Team. 

Di konten tersebut, Anda bisa mengajak audiens untuk bertanya atau berinteraksi langsung pada pembicara yang ahli di bidang tertentu. 

Nah, dalam mencapai tujuan, pastikan Anda tetap memperhatikan target audiens, ya. Alasannya, target audiens akan mempengaruhi banyak hal,  seperti konsep video, bahasa yang digunakan dan lainnya.  

2. Riset dan Rencanakan Pembuatan Video

Jika ingin membuat konten YouTube yang keren, Anda wajib melakukan riset. Bisa dengan mempelajari trend konten, riset kata kunci, hingga kepoin kompetitor. 

Agar lebih mudah, gunakanlah tools untuk melakukan riset tersebut. Misalnya, gunakanlah Uber Suggest untuk riset kata kunci dan Google Trends untuk tahu topik yang populer beberapa waktu terakhir. 

Sedangkan, saat melakukan riset kompetitor, perhatikan bagaimana mereka menggunakan konten video untuk strategi marketingnya. Apakah jenis kontennya tutorial, testimonial, atau lainnya. 

Cari tahu juga ya mengapa mereka pakai konten tersebut: apakah engagementnya tinggi atau penjualan mereka meningkat?

Nah, kalau hasilnya bagus, Anda tinggal melakukan ATM (amati, tiru modifikasi) dengan hasil lebih baik. 

Selanjutnya, Anda bisa mulai garap konsep konten dengan storyboard, yaitu outline gambar dari video yang akan dibuat. Dengan storyboard, Anda jadi tahu gambaran setiap adegan dalam video sehingga proses pembuatan video bisa lebih cepat dan tepat. 

3. Edit Video

Setelah pengambilan gambar dilakukan sesuai storyboard, saatnya mengedit video. 

Lengkapi video Anda dengan berbagai elemen. Misalnya, teks berupa alamat website atau media sosial, suara moderator untuk mengantar cerita, backsound musik yang mendukung, dan lainnya.

Saat ini, sudah banyak kok aplikasi edit video yang bisa membantu proses editing video lebih mudah. Mulai dari aplikasi offline di desktop sampai yang online, baik untuk pemula atau expert. Tinggal sesuaikan dengan kebutuhan Anda. 

Ingin lebih mudah lagi? Pakai template video saja. Sudah banyak kok website yang menyediakan secara gratis. Misalnya, Biteable, Velosofy, dan Canva. Menggunakan template, Anda bisa membuat intro, outro atau audio visualizer dengan lebih praktis.  

4. Upload dan Optimasi SEO YouTube

Kalau konten sudah jadi, waktunya upload konten video. Namun sebelumnya, pastikan Anda juga melakukan upaya optimasi SEO YouTube

Salah satu optimasi yang bisa dilakukan adalah menyisipkan kata kunci yang tepat pada beberapa tempat. Misalnya, di deskripsi, pada judul, dan tag konten YouTube. 

Kalau menerapkan SEO, video bisa muncul paling atas di halaman pencarian YouTube lho. Otomatis jadi mudah ditemukan dan banyak yang menonton, kan? 

Jadi, jika tujuan konten Anda adalah meningkatkan brand awareness, akan sangat terbantu dengan optimasi itu. Untuk memastikannya, Anda bisa memanfaatkan YouTube Analytics agar tahu performa video tersebut. 

5. Promosikan Konten YouTube Anda

Konten yang sudah diupload ke YouTube jangan dicuekin, ya. Apalagi kalau jumlah viewersnya masih jalan di tempat alias tak ada perubahan. Artinya, Anda perlu promosi.

Bayangkan saja, saat ini ada lebih dari 37 juta channel YouTube yang bisa merebut hati audiens Anda. Kalau tak dipromosikan, selesai deh. Bisa-bisa konten Anda makin tenggelam di lautan konten lainnya. 

Tapi tenang. Ada banyak cara mempromosikan video YouTube kok. Mulai dari menggunakan promosi gratis dari YouTube, membuat playlist, mempromosikan ke media sosial, hingga mengiklankan video tersebut.

Dengan mempromosikannya, viewer dan subscriber channel YouTube Anda bisa makin banyak.

7+ Ide Konten YouTube yang Menarik untuk Bisnis Anda

Setelah mengetahui cara membuat konten YouTube, waktunya mencoba ide konten YouTube ini untuk bisa memikat calon pelanggan. 

1. Tutorial

Hampir semua orang tentu pernah mencari video tutorial di YouTube. Baik tutorial make-up, memasak, install aplikasi, dan masih banyak lagi. Itulah sebabnya, ide bisa Anda jadikan konten YouTube.

Niagahoster juga menggunakan ide konten ini lho. Tujuannya, membantu pelanggan mengatasi masalah dasar terkait hosting dan website dengan mudah dan cepat. 

Selain dapat mengedukasi audiens, video tutorial dapat menunjukkan bahwa Anda memang expert di bidang tertentu. Pada akhirnya, kredibilitas bisnis Anda akan semakin diakui. Ibaratnya, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlewati. 

2. Ulasan Produk

“Produk ini beneran cocok gak ya buat aku?” 

Di luar sana, tentu ada banyak orang yang memikirkan hal serupa ketika ingin membeli produk. Make-up, misalnya. Nah, untuk menemukan jawabannya, mereka pun mencari ulasan produk tersebut sebelum melakukan pembelian.

Kenyataannya, memang 73 persen orang akan mencari review secara online dan 41 persen diantaranya menontonnya di YouTube. Artinya, potensi ide ini mendatangkan viewer cukup besar. 

Salah satu contohnya adalah channel The Body Shop Indonesia yang menampilkan review produk dari banyak beauty influencer. 

Nah, video ulasan produk bisa dijadikan ide konten YouTube yang menarik. Sebab, semua kelebihan dan manfaat produk akan langsung dibahas oleh reviewer. Misalnya, terbuat dari bahan alami, mudah dibersihkan dan lainnya. Dijamin, audiens akan merasa lebih yakin untuk membeli produk tersebut. 

3. Kolaborasi

Dalam dunia bisnis, kerjasama adalah hal lumrah. Nah, kalau dalam membuat konten YouTube, Anda bisa melakukan kolaborasi. Sudah banyak channel YouTube yang melakukan hal ini agar bisa menarik perhatian dari audiens partner kolaborasinya.

Video kolaborasi pernah digarap oleh IM3 Ooredoo dan Kreatifhub. Dengan topik “Berjuang dengan Berkreasi”, mereka mengajak para pelaku UMKM dan jasa kreatif untuk saling berkolaborasi dan berjuang meningkatkan bisnis mereka. 

Anda bisa mencoba ide konten YouTube ini agar bisnis semakin terkenal. Topiknya  cukup disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan partner. 

4. Wawancara dengan Expert

Ide konten YouTube lain yang bisa Anda coba adalah sesi wawancara dengan expert. Pastikan memilih expert yang relevan dengan bisnis Anda agar bisa mendatangkan banyak viewers. 

Kenapa demikian? Pertama, seorang expert dapat membantu meyakinkan audiens bahwa Anda berpengalaman di bidang bisnis Anda. Kedua, sesi dengan expert sering menjadi ajang berkonsultasi langsung atau mendapatkan tips dari para mereka. 

Misalnya saja konten yang dibuat oleh aplikasi bimbingan belajar online Indonesia, Ruangguru. Konten bertajuk serba-serbi TPS UTBK SBMPTN ini membahas tips cara menjawab soal-soal ujian masuk universitas. Konten ini dibuat secara live sehingga audiens bisa langsung berinteraksi melalui chat YouTube dengan para expert.

Nah dengan ide konten YouTube ini, Anda tak hanya dapat meningkatkan brand awareness saja, tetapi juga meningkatkan engagement dengan audiens. 

5. Sharing Tips dan Pengetahuan

Konten sharing tips dan pengetahuan ini mirip dengan ide konten YouTube sebelumnya. Bedanya, di konten ini, bisnis Anda lah yang berbicara sebagai expert. 

Di konten inilah Anda berkesempatan menampilkan keunggulan-keunggulan dari produk Anda. Misalnya, video tips perawatan wajah dari Wardah berikut: 

Di konten ini, Wardah memberikan tips pemakaian skincare yang tepat supaya wajah lebih sehat dan make up tahan lama. Karena bertepatan dengan momen lebaran, video ini pun dibuat khusus menyesuaikan momen tersebut.

Hasilnya, konten ini ternyata memiliki banyak views hanya dalam kurun waktu beberapa bulan saja. 

Anda pun bisa sharing tips yang bermanfaat bagi audiens sekaligus memasarkan keunggulan produk Anda. Bagaimana, menarik bukan? 

6. Meet the Staff

Di balik kesuksesan bisnis, pasti ada tangan-tangan hebat dari para team member. Ini bisa jadi ide konten YouTube yang menarik! 
Cobalah perkenalkan salah satu tim bisnis Anda. Seperti yang dilakukan Adobe Creative Cloud ini.

Ajak audiens mengenal lebih dekat dengan bisnis Anda melalui pengalaman yang dibagikan karyawan. Dari sini, Anda juga bisa membagikan kisah bagaimana proses pengerjaan produk, hingga value perusahaan Anda. 

Dengan konten video Meet the Staff, brand awareness dan engagement dengan pelanggan berpeluang meningkat, lho! 

7. Special Social Campaign

Special social campaign juga bisa banget jadi ide konten YouTube yang menarik. Misalnya mengangkat isu penggunaan plastik yang sudah dilarang di pusat perbelanjaan. 

Salah satu contohnya, konten dari Unilever ini.

Di video tersebut, unilever menunjukkan kalau semua botol kemasan yang mereka gunakan merupakan hasil daur ulang. Jadi, bisa menunjukkan bagaimana kepedulian mereka terhadap isu kerusakan lingkungan.

Nah, video tersebut bisa jadi referensi konten YouTube yang menarik untuk channel YouTube Anda. Coba deh pikat hati audiens Anda dengan video kampanye seperti ini. 

8. Success Story

Kisah sukses pelanggan Anda juga bisa dijadikan ide konten yang menarik, lho. Contohnya seperti Cerita Juara dari Ruangguru.

Karena memiliki banyak video success story, mereka bisa membuat playlist sendiri dengan topik ini.

Ada banyak manfaat dari konten success story. Pertama, bisa menginspirasi orang lain untuk tetap semangat menghadapi tantangan yang ada. Kedua, dapat meningkatkan kredibilitas bisnis karena value yang telah diberikan. 

Nah, mulai sekarang, cobalah telusuri daftar data pelanggan Anda dan temukan pelanggan yang berpotensi diangkat menjadi konten yang menarik. 

9. Mini Web Series

Apakah Anda pernah menonton serial “Mengakhiri Cinta dalam 3 Episode” di YouTube? Kisah sepasang kekasih yang tiba-tiba mengakhiri hubungannya padahal akan segera menikah. Geregetan kan nontonnya? 

Siapa sangka, drama sukses ini ternyata merupakan konten web series dari brand otomotif ternama, Toyota

Drama ini sukses menarik hingga lebih dari 5 juta views. Tak hanya itu, kolom komentarnya pun dibanjiri tanggapan audiens yang mencapai hampir 2 ribu komentar. Wow, angka yang fantastis! 

Ini bisa jadi bukti bahwa MIni Web Series bisa jadi ide konten YouTube yang menarik.

Jika diperhatikan, tak ada satupun adegan yang secara gamblang mempromosikan produk. Namun, berkat cerita yang menarik, konten ini terbukti berhasil meningkatkan brand awareness produk Toyota. 

Namun, bukan hanya Toyota lho yang menggunakanya, Tropicana Slim dan Wardah juga memanfaatkan ide konten YouTube ini. 

Bagaimana, Anda tertarik membuat konten web series? 

Yuk, Membuat Konten YouTube dengan Ide Konten Terbaik!

Membuat konten YouTube memang membutuhkan proses. Mulai dari menentukan tujuan, konsep, proses editing, optimasi SEO, hingga mempromosikannya.

Namun, kalau dilakukan dengan baik, hasilnya akan memuaskan dan dapat membantu pengembangan bisnis Anda.

Nah, agar berhasil, Anda perlu menemukan ide konten YouTube yang menarik. Kami sudah membahasnya di atas. Sesuaikan dengan kebutuhan digital marketing Anda ya. Misalnya untuk meningkatkan brand awareness, engagement, ataupun meningkatkan sales. 

Sudah menemukan ide konten yang paling pas untuk bisnis Anda? Selamat mencoba dan semoga hasilnya terbaik ya!

Putri Aprilia

Putri is an SEO Content Writer at Niagahoster. She has experience in SEO writing with business and tech topic.

Share
Published by
Putri Aprilia

Recent Posts

Panduan Melakukan Force HTTPS htaccess [Terlengkap]

Anda baru saja memasang SSL di website dan berharap URL-nya akan berubah menjadi https://websiteanda. Namun, kenyataannya belum ada ikon gembok…

11 hours ago

Apakah Website Saya Responsive? Berikut 6+ Cara Cek Responsive Website!

Tahukah Anda 94% orang menilai website berdasarkan desain responsifnya? Hah? Apa itu desain responsive? Desain responsive adalah desain yang memungkinkan…

1 day ago

Mengurangi Propagasi DNS dengan DOH (DNS-over-HTTPS) di Browser Firefox [Terbaru]

Ketika Anda baru membeli domain, memang domain tersebut tidak akan langsung bisa diakses. Tapi, jangan khawatir. Itu hanya masalah propagasi…

2 days ago

Tutorial Clone Project Laravel dari GIT

Instalasi Laravel di cPanel dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan melakukan clone project Laravel dari Git. Clone project…

3 days ago

Ketahui 5 Cara Riset Produk untuk Jualan Online

Ingin produk jualan online Anda laku keras? Anda wajib untuk mengenal medan pertempuran bisnis dengan melakukan riset produk. Jadi, Anda…

4 days ago

Apa itu Dropbox? Cara Pakai, Manfaat, dan Trik Backup Website

Sedia payung sebelum hujan. Barangkali Anda ingat peribahasa tersebut. Prinsip ini juga penting untuk diterapkan dalam pengelolaan website sebelum ada…

6 days ago