Insight Bisnis

7+ Manfaat dan Kelebihan WooCommerce untuk Bisnis Online Anda

Mau bikin website toko online sendiri tapi bingung gimana caranya? Banyak yang bilang sih pakai WooCommerce saja… tapi, apa sih manfaat WooCommerce?

WooCommerce adalah plugin toko online yang istimewa. Bahkan di antara layanan pembuat website toko online lainnya, WooCommerce cukup unggul.

Pasti Anda bertanya-tanya, memangnya beneran bikin toko online pakai WooCommerce jadi lebih gampang?

Kalau tidak percaya, mari pastikan sendiri dengan membaca artikel ini sampai akhir!

Apa itu WooCommerce?

WooCommerce adalah plugin toko online gratis dari WordPress. Memakainya, Anda dapat menyulap website menjadi tempat dagang. Lengkap dengan fitur belanja seperti keranjang, payment gateway, pilihan kurir, dll.

Oleh sebab itu, banyak pebisnis memilih menggunakan WooCommerce. Faktanya, ada sekitar 3,8juta toko online yang memasang WooCommerce (Barn2, 2021). Mulai dari toko buku, majalah, hingga lembaga donasi. 

Itu artinya, WooCommerce memang bisa dipakai oleh siapa saja. Termasuk Anda yang ada di kriteria ini:

1. Pengguna WordPress yang ingin mengembangkan website toko online dengan mudah dan profesional;

2. Perusahaan yang mau membangun e-commerce secara cepat dan bebas custom sendiri;

3. Pengusaha yang membutuhkan kontrol lengkap seputar transaksi pada website toko online-nya.

Hmmm… Pastinya, Anda makin penasaran kan kenapa WooCommerce adalah plugin yang dicintai banyak pebisnis? Mari temukan jawabannya pada bagian selanjutnya.

7+ Manfaat WooCommerce

Ini dia manfaat WooCommerce:

1. Cocok Untuk Produk Apa Saja

Apapun produk Anda, WooCommerce dapat memfasilitasinya. Mulai dari produk fisik seperti baju, jam, sepatu… Hingga layanan jasa/produk digital seperti restoran online, ebook, booking hotel, freelance, dan banyak lagi.

Saat menginstal plugin ini, pada tahap awal Anda akan ditanya bidang bisnis dan tipe produk apa yang dijual. Nantinya, WooCommerce akan menyesuaikan pengaturannya untuk Anda.

2. Menyediakan Fitur Lengkap dan Profesional

Malas bikin website toko online dari nol? Kalau iya, biarkan WooCommerce mengurusnya.

Pasalnya, plugin ini menyediakan beragam opsi fitur yang bermanfaat. Baik untuk memudahkan visitor berbelanja, maupun membantu merchant mengelola transaksi.

Beberapa fitur yang WooCommerce sediakan misalnya:

  • Katalog produk;
  • Payment gateway;
  • Keranjang belanja;
  • Pilihan kurir;
  • Order management;
  • Kupon diskon;
  • Laporan penjualan;
  • dll.

Tanpa pemahaman coding sama sekali, Anda tetap bisa mewujudkan toko online yang profesional.

Baca Juga: WooCommerce Shortcodes: Buat Toko Online Jadi Lebih Menarik

3. Mobile Friendly

Manfaat WooCommerce berikutnya, memberikan desain situs yang mobile-friendly.

Sehingga, visitor yang mengakses web lewat smartphone merasa nyaman dan mudah saat menggunakan fitur-fitur toko online.

Tentunya, website yang mobile-friendly itu sekarang wajib hukumnya. Apalagi bagi toko online.

Alasannya, kini mobile commerce sudah marak. Bukan lagi tren, tapi menjadi kebutuhan. Bahkan Statista memprediksi di tahun 2021 penjualan m-commerce akan mencapai $3,56triliun.

Baca Juga: 5+ Tema WooCommerce Terbaik untuk Toko Online

4. Keamanan Ketat

Pasti bagi Anda yang ingin menjalankan toko online, beberapa pertanyaan ini cukup mengganjal:

Seberapa amankan WooComerce? Apakah data dan transaksi customer saya terjamin?

Penting Anda tahu, WooCommerce selalu berkomitmen meningkatkan proteksinya. Plugin ini rajin merilis versi terbaru dengan sistem keamanan yang lebih rapat.

Dan mengenai data pelanggan, WooCommerce mengamankan data customer Anda pada database tersendiri. Sehingga, potensi kebocoran data lebih kecil.

Meski begitu, serangan cyber dari luar masih menjadi ancaman. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda tetap memperketat keamanan dengan memilih hosting berkualitas dan memasang SSL.

Sebagai rekomendasi, hosting Indonesia Niagahoster bisa menjadi pilihan tepat. Dibekali dengan DDos & Malware Protection, SSL gratis, serta protokol keamanan lainnya, website Anda akan lebih terjamin.

Baca Juga: 26+ Cara Mengamankan WordPress Terbaik untuk Website Anda [Edisi 2021]

5. Bisa Mengukur Performa Toko

Tak hanya berjualan, manfaat WooCommerce lainnya yaitu memudahkan bisnis berkembang. Sebab, Anda akan mendapat Analytics untuk memantau performa toko.

Tool ini memungkinkan Anda menengok data penjualan seperti omzet, item terjual, barang yang terjual lewat promo, dan banyak lagi.

Pastinya, data tersebut adalah kunci untuk mengevaluasi performa hingga membuat strategi bisnis ke depannya. Jadi, bisnis Anda tidak hanya jalan di tempat.

6. Didesain untuk WordPress

WooCommerce adalah plugin yang khusus dibuat untuk pengguna WordPress. Artinya, Content Management System (CMS) lainnya tidak bisa memakai fungsi ini.

Karena didesain untuk WordPress, cara kerjanya pun sama dan bisa langsung diterapkan ke website. Begitu juga dengan pilihan desain temanya.

Dan berhubung WordPress adalah CMS dengan pengguna terbanyak, kemungkinan besar siapapun yang punya basic WordPress sudah familiar dengan cara pengembangannya.

Selain itu, Anda akan lebih tenang karena banyaknya pengguna WordPress menandakan CMS ini memang terpercaya dan handal. Sehingga, masalah keamanan atau error lainnya pasti ada solusinya.

7. Mudah Dikustomisasi

Kelebihan WooCommerce berikutnya, Anda bebas custom situs sendiri.

Setidaknya, ada sekitar 400 ekstensi untuk toko online. Anda pun bebas memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan website. Misalnya LiveChat, Free Gift, Paypal, Shipping, dll.

Tak hanya itu, WooCommerce juga membebaskan Anda meng-custom AJAX website.

AJAX atau Asynchronous JavaScript and XML adalah teknik untuk membuat website dinamis. Artinya website mampu mengupdate dan menampilkan data baru dari server tanpa perlu melakukan reload. 

Jadi, hak mengatur web development ada dalam genggaman Anda.

Kalaupun bingung, WooCommerce sudah menyiapkan dokumentasi yang lengkap untuk setiap versinya. Sehingga, informasinya pun lebih kaya.

Dengan kemudahan ini, toko online Anda pun jadi unik. Sebab, website punya fitur yang berbeda dengan merchant lainnya.

8. Komunitas Besar

Meski belum punya customer support, WooCommerce memiliki komunitas tersendiri. Hingga saat ini, sekitar 32ribu member tergabung di dalamnya. Dan, semuanya tersebar di berbagai belahan dunia.

Serunya lagi, ada banyak acara diskusi seperti WooCommerce Live. Yang mana, Anda dapat saling berinteraksi dengan pengguna lainnya serta berbagi informasi.

Jadi dengan adanya komunitas yang aktif seperti ini, Anda bisa mendapat solusi sekaligus koneksi untuk mengembangkan toko online Anda.

Kelebihan dan Kekurangan WooCommerce

Di samping manfaat yang melimpah, pastinya WooCommerce juga memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan plugin lainnya. Penasaran? Mari kita lihat satu per satu.

Kelebihan WooCommerce

Di sini, kami akan membandingkan kelebihan WooCommerce dengan keunggulan dua plugin toko online lainnya yang cukup populer.

Kelebihan WooCommerce Dibandingkan Plugin Toko Online Lainnya (+)

IndikatorWooCommerceWP ShopifyBig Commerce
Fitur UnggulanFitur bisnis lengkap dan beragam, bisa lepas pasang sesuai kebutuhanPenyimpanan data cloudSistem cukup canggih (sinkronisasi data otomatis, manajemen multi-channel, dll)
Metode PembayaranMenyediakan  100+ opsi payment gateway
KustomisasiTersedia berbagai tema, serta kustom design lewat Product Blocks Tersedia shortcode untuk kustomisasi, serta efek dan filterBisa digunakan oleh berbagai CMS
Integrasi Tools LainIntegrasi dengan Google Ads, Mailchimp, Facebook, dllTersedia 1000 ekstensi gratis dan berbayarAmazon, Google Shopping, Aplikasi pengiriman, dan pembayaran.
Harga ($)0-100-29

Melihat data di atas, Anda boleh menarik kesimpulan bahwa WooCommerce memang cukup unggul. Mulai dari fitur unggulan yang fungsional, metode pembayaran komplit, kustomisasi mudah, dan banyak lagi.

Kekurangan WooCommerce

Walau kelebihannya banyak, kekurangan WooCommerce juga tetap ada. Mari kita cek.

Kekurangan WooCommerce Dibandingkan Plugin Toko Online Lainnya (-)

IndikatorWooCommerceWP ShopifyBig Commerce
Batasan PenggunaKhusus untuk pengguna WordPressHanya bisa digunakan pengguna CMS Shopify
Metode PembayaranOpsi pembayaran lebih terbatas
Integrasi Tools Lain
HargaHarga per bulan cukup mahal ($29,95-$299,95)

WooCommerce memang hanya dikhususkan bagi pengguna WordPress aja. Jadi jika Anda memakai CMS lain, plugin ini tidak bisa Anda pasang.

Nah setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan WooCommerce, pastinya Anda penasaran contoh website yang memakai plugin ini. Yuk tengok di bawah ini!

Baca Juga: Prestashop vs WooCommerce: Perbandingan Dua Jagoan Platform Toko Online

Contoh Website WooCommerce

Anda masih belum yakin perusahaan mana saja yang mempercayakan web toko online-nya ke WooCommerce? Mari tengok segelintir di antaranya.

1. DRYFT

Bidang Industri: Perlengkapan Memancing

Contoh website WooCommerce yang pertama, DRYFT. Toko online ini menjual berbagai perlengkapan memancing. Mulai dari tas, jaket, topi, dan sebagainya.

Pada website-nya, Anda akan menjumpai katalog produk. Dan saat dibuka, informasi detail serta tombol berbelanja pun terlihat. Pilihan ukuran, tampilan produk berbagai sisi, hingga rekomendasi produk lainnya.

Nah untuk membangun website toko online seperti ini, DRYFT memasang ekstensi berikut:

  • Amazon Pay;
  • HubSpot for WooCommerce;
  • Mailchimp for WooCommerce;
  • Product Bundles;
  • ShippingEasy;
  • Smart Coupons;
  • Storefront;
  • Variation Swatches and Photos;
  • WooCommerce Payments.

2. Discovery Cube Connect

Bidang Industri: Edukasi

Berikutnya, Discovery Cube Connect. Platform belajar online ini bertujuan membuat sains terasa menyenangkan. Selain itu, Anda juga bisa belanja dan berdonasi untuk mendukung aktivitas organisasi ini.

Uniknya lagi, Discovery Cube Connect juga menyediakan gift card. Gift card ini memungkinkan penerimanya mendapat diskon khusus saat berbelanja.

Tentunya, fitur-fitur ini tak lepas dari peran WooCommerce. Ini dia ekstensi yang Discovery Cube Connect pasang:

  • Facebook for WooCommerce
  • Gift Cards
  • Gravity Forms Product Add-ons
  • Mailchimp for WooCommerce
  • Stripe
  • USPS Shipping Method
  • WooCommerce Google Analytics

3. Civapark: Geneva Airport Parking

Bidang Industri: Fasilitas Parkir

Tak hanya toko online, WooCommerce juga bisa untuk website penyedia akomodasi. Civapark, misalnya. Fasilitas milik Bandara Jenewa ini membuka layanan parkir dalam ruangan serta jasa antar-jemput.

Menggunakan WooCommerce, Civapark mampu membuat sistem reservasi hingga pembayaran secara online. Sehingga, pengunjung bisa mengecek ketersediaan tempat serta estimasi biayanya.

Terlihat begitu canggih, rupanya Civapark memakai ekstensi WooCommerce ini lho:

  • Custom User Registration Fields for WooCommerce;
  • WooCommerce Bookings Availability;
  • Admin Custom Order Fields;
  • Checkout Field Editor.

Ternyata, untuk membuat website bisnis profesional, tidak harus jago ngoding. Dengan WooCommerce, Anda bisa memiliki situs belanja yang hebat dan tentunya menjawab segala kebutuhan bisnis.

Baca Juga: Cek 9 Prediksi Trend Bisnis Online di Tahun 2022!

Yuk Pasang WooCommerce untuk Permudah Bisnis!

Sekarang, Anda sudah lebih memahami apa itu WooCommerce. WooCommerce adalah plugin WordPress untuk membuat toko online dengan mudah dan gratis.

Manfaat WooCommerce pun cukup kaya. Mulai dari kemampuannya memenuhi segala kebutuhan bisnis. Baik itu memudahkan customer berbelanja, sampai membantu seller mengembangkan bisnis.

Itu artinya, WooCommerce cocok bagi individu yang ingin buka usaha, hingga perusahaan kecil, menengah, hingga besar.

Pertanyaannya, gimana sih cara pakai WooCommerce?

Tenang, kami akan membantu Anda memasang plugin ini dari awal. Tidak sabar? Yuk download ke ebook ini! Jangan lupa juga dapatkan info promo dan kunjungi halaman kupon hosting Niagahoster untuk mendapatkan penawaran spesial.

Benefita

Benefita is a Pisces girl. She dreams of living in the world of Harvest Moon.

Share
Published by
Benefita

Recent Posts

Perbedaan Cloud Hosting dengan Cloud Computing, Jangan Salah Pilih!

Cloud Hosting dan Cloud Computing adalah dua istilah yang serupa tapi tak sama. Yuk ketahui perbedaan Cloud Hosting dan Cloud…

16 hours ago

Cara Mengganti Nama Domain Dengan Cepat dan Mudah

Anda ingin tahu cara mengganti nama domain? Tapi, sebenarnya bisakah mengganti nama domain website dengan nama lain? Tenang, Anda sudah…

19 hours ago

Cara Backup dan Restore Database MySQL dengan Mysqldump

SQL Dump adalah tools CI untuk membackup database MySQL. Yuk ketahui cara backup MySQL dengan Mysqldump di sini!

5 days ago

Hosting Murahan vs Niagahoster: Teliti Sebelum Beli Hosting!

Ingin membeli hosting? Awas, jangan terkecoh hosting abal-abal! Yuk ketahui dulu perbedaan hosting murahan vs Niagahoster di sini!

7 days ago

Jejak Digital Adalah: Pengertian, Bahaya, Cara Menghapus, dan Tips Mengelolanya

Jejak digital adalah informasi yang ditinggalkan seseorang saat menggunakan internet. Informasi ini sulit dihilangkan dan bisa saja disalahgunakan oleh orang…

1 week ago

Apa Itu Dropshipper? Bagaimana Cara Menjadi Dropshipper?

Anda ingin memulai bisnis online dengan modal kecil? Menjadi dropshipper adalah salah satu cara yang bisa Anda coba, apalagi bagi…

1 week ago