Ingin Punya Website dengan Hosting WordPress Gratis? Ini Caranya!

Anda ingin punya website tanpa mengeluarkan biaya? Anda bisa mewujudkannya dengan hosting WordPress gratis. 

Nah, karena ada beberapa pilihan cara hosting WordPress gratis, pastikan Anda memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keahlian Anda, ya.

Di artikel ini, kami akan menjelaskan dua cara membangun website dengan hosting gratis WordPress. Plus, cara menggunakan nama domain yang unik untuk membuatnya lebih profesional. 

Penasaran? Yuk, simak penjelasan lengkapnya.. 

2 Cara Hosting WordPress Gratis yang Bisa Anda Gunakan

Untuk mendapatkan hosting gratis WordPress, ada dua cara yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan Hosting Gratis WordPress.com

Layanan WordPress.com memungkinkan Anda mendapatkan hosting dan domain secara gratis untuk membangun website. Inilah cara melakukannya:

1.1. Membuat Akun WordPress.com

Pertama, Anda bisa langsung menuju ke WordPress.com dan klik Start your website.

Anda perlu membuat akun terlebih dahulu dengan mengisi data e-mail, username, dan password. Atau, Anda bisa membuat akun dengan menggunakan akun Google, seperti yang kami lakukan di panduan ini.

1.2. Memilih Domain untuk Website WordPress Anda

Setelah berhasil membuat akun, Anda akan masuk ke halaman pemilihan domain. Tentukan nama domain yang diinginkan dan pilih yang jenis layanan Free.

Karena tujuan Anda adalah mendapatkan hosting WordPress gratis, bisa abaikan penawaran untuk memilih paket, dan klik Start with a free site.

1.3. Melakukan Pengaturan Tambahan

Setelah mengikuti langkah-langkah tersebut, ada beberapa pengaturan yang perlu dilakukan. Nah, dari dashboard website Anda, klik Get Started untuk panduan langkah berikutnya.

Langkah berikutnya adalah mengisi informasi nama website, membuat menu website, memilih tema dan lainnya. Pastikan semua langkah di sebelah kanan Anda lakukan dengan benar. 

1.4. Melakukan Konfirmasi Email

Setelah langkah di atas, Anda akan mendapatkan email verifikasi, jadi jangan lupa untuk melakukan konfirmasi email di akun Google Anda terlebih dahulu.

1.5. Website Siap Digunakan

Selamat! Website dengan hosting gratis WordPress siap digunakan.

1.6. Gunakan Custom Domain Agar Lebih Profesional

Website Anda sudah siap diakses secara online. Sayangnya, website Anda memiliki nama domain yang terlalu panjang (www.namawebsiteanda.wordpress.com). 

Nah, kalau Anda ingin nama domain yang unik dan singkat, Anda bisa menggunakan custom domain. 

Bagaimana caranya? Pertama, Anda harus membeli domain terlebih dahulu. Salah satunya di Niagahoster yang menawarkan banyak pilihan domain mulai dari Rp14000

Setelah memiliki domain,Anda bisa melakukan upgrade ke akun Premium melalui dashboard. Pilih paket sesuai kebutuhan Anda. 

Setelah itu, Anda bisa menghubungkan domain yang telah Anda beli ke hosting wordpress.com. Silakan lihat panduannya di dalam artikel ini -> Cara Custom Domain WordPress.com dalam 4 Langkah.

1.7.  Migrasi ke WordPress.org untuk Fitur Lebih Lengkap

Menggunakan hosting gratis WordPress memang sudah cukup membuat website Anda berfungsi normal. Hanya saja masih ada beberapa batasan.

Pertama, pilihan tema hosting gratis WordPress terbatas. Jadi kalau Anda ingin menggunakan tema yang sesuai dengan branding bisnis Anda, tentu akan menyulitkan. Kedua, Anda tidak bisa menginstall plugin. Kecuali, jika Anda menggunakan versi Business dengan biaya Rp298.000/bulan

Nah, untuk mendapatkan lebih banyak variasi tema dan plugin, Anda cukup membuat website Anda menjadi self-hosted. Caranya, dengan melakukan migrasi ke WordPress.org dengan menggunakan hosting sendiri. 

Supaya makin yakin, inilah berbagai keunggulan membangun website self-hosted dengan WordPress:

WordPress.comWordPress.org
HargaGratisPerlu biaya sewa hosting dan domain
DomainHarus menggunakan subdomain .wordpress.com untuk versi gratis.Bebas memilih domain yang disukai
HostingVersi gratis memberikan batasan storage 3GB sajaBebas memilih paket hosting sesuai kebutuhan, dan tambahan fitur kecepatan dan keamanan
TemaPilihan tema default terbatasPilihan tema lebih banyak baik dari direktori WordPress maupun pihak ketiga
PluginHanya bisa menggunakan plugin jika berlanggan paket BisnisBebas memasang plugin yang dibutuhkan, baik gratis dan berbayar
BrandingHarus menyematkan logo “Powered by wordpress”Bebas menggunakan brand sendiri
SEOOptimasi standar tergantung layanan WordPress.comBebas melakukan optimasi SEO sesuai tujuan
AnalyticsHanya bisa menggunakan analytics dari wordpress.com.Dapat memasang analytics dari pihak ketiga seperti Google Analytics.
Toko OnlineTidak bisa digunakan untuk toko onlineBisa langsung membuat toko online menggunakan WooCommerce
IklanBisa memasang iklan dengan Adwords sajaBebas memasang iklan pada website

Nah, kalau sudah yakin, Anda bisa melakukan migrasi ke hosting sendiri.

Pertama, Anda bisa mencari layanan hosting terbaik dengan harga murah. Di Niagahoster, kami menyediakan diskon 75% untuk pembelian hosting. Selain itu, Anda bisa mendapatkan domain gratis sesuai paket yang dipilih.

Kedua, Anda tinggal melakukan instalasi WordPress untuk website Anda dan melakukan export-import konten di website sebelumnya. 

Panduan lengkap langkah di atas bisa Anda lihat di artikel ini -> Migrasi Hosting dari WordPress.com ke Hosting Sendiri.

2. Menggunakan Local Host

Menggunakan local host bisa merupakan salah satu cara hosting gratis WordPress. Bedanya, cara ini membutuhkan pengaturan yang mungkin tidak mudah bagi pemula. 

Pada dasarnya, dengan cara ini Anda akan menginstall WordPress pada komputer yang akan bertindak sebagai server. Nantinya, server inilah yang akan menyimpan data untuk website WordPress Anda. 

Nah, ini dia langkah-langkahnya:

2.1. Melakukan Instalasi XAMPP

Pertama, Anda bisa mendownload XAMPP sebagai aplikasi untuk server Anda. Aplikasi ini multiplatform, jadi pilihlah sesuai sistem operasi yang Anda gunakan. 

Setelah berhasil, lakukan instalasi XAMPP sesuai dengan panduan yang diberikan hingga selesai. 

2.2 Melakukan Instalasi WordPress

Setelah instalasi XAMPP selesai. Saatnya mendownload WordPress dari WordPress.org. Klik Get WordPress dan tunggu proses unduhan selesai.

Proses berikutnya adalah memasukkan file WordPress ke dalam XAMPP. Caranya, ekstrak file ZIP WordPress untuk mendapatkan folder bernama WordPress.

Kemudian, buka folder XAMPP di komputer Anda, lalu bukalah folder htdocs dan copy-kan file WordPress ke dalam folder tersebut. 

Buka aplikasi XAMPP, klik Start pada Apache dan My SQL di Control Panel XAMPP. 

2.3. Melakukan Pengaturan Menggunakan phpMyAdmin

Setelah proses di atas, buka kembali browser Anda dan akses URL http:/localhost/phpmyadmin. Kemudian, klik Database di phpMyAdmin

Selanjutnya, tuliskan nama file WordPress di form database tersebut dan klik Create.

Setelah itu, klik menu WordPress di sebelah kiri phpMyAdmin, kemudian klik menu Privileges > Add User Account.

 Klik Grant all privileges on database WordPress seperti terlihat pada gambar:

Scroll ke bawah, temukan opsi Global privileges kemudian klik Check all

2.4. Melakukan Instalasi WordPress di Local Host

Langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi WordPress dengan cara masuk ke URL localhost/wordpress pada browser:

Kemudian, masukkan data-data yang diminta:

  • Database name: wordpress
  • Username: username anda yang Anda input di php My Admin
  • Password: password Anda di php My Admin

Setelah itu, klik Submit.

Selanjutnya, isi data untuk website WordPress  dan klik Install WordPress.

 

Tunggu prosesnya terlebih dahulu dan setelah berhasil, coba akses website WordPress Anda. Namun, karena menggunakan local host, maka tentu Anda hanya bisa mengaksesnya secara offline, ya!

2.5. Upgrade Hosting

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, website Anda mungkin memiliki tampilan yang kece dengan fitur lengkap. Tapi tentu kurang pas jika website Anda hanya bisa diakses secara offline, bukan? 

Nah, agar bisa diakses online, Anda bisa melakukan langkah-langkah ini:

  1. Melakukan pembelian layanan hosting
  2. Membuat File Duplicator
  3. Melakukan upload File Duplicator ke server hosting
  4. Melakukan restore File Duplicator

Tak perlu bingung, kami sudah memberikan panduan lengkapnya di artikel -> Cara Upload Website dari Localhost ke Hosting 

Sudah Tahu Cara Hosting WordPress Gratis, kan?

Anda sudah belajar cara mendapatkan hosting WordPress gratis. Pastikan Anda memilih cara yang sesuai dengan keahlian Anda: bisa menggunakan WordPress.com atau local host.

Pun demikian, membangun website dengan hosting gratis WordPress memiliki kelemahan. Mulai dari nama domain yang panjang, pilihan tema terbatas, serta keharusan membayar lebih untuk bisa menggunakan plugin. 

Nah, di artikel ini kami sudah memberikan solusi untuk kendala tersebut. Anda bisa menggunakan custom domain untuk identitas online lebih unik atau membangun website menggunakan hosting sendiri. 

Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu Anda untuk #buildsuccessonline.  Selamat mencoba!

Salsabila Annisa

SEO Content Writer at Niagahoster. She developed her writing skill after years of experience in journalism.

Share
Published by
Salsabila Annisa

Recent Posts

Panduan Lengkap Cara Kirim Email dengan Laravel

Laravel merupakan framework dengan fitur terlengkap. Salah satunya adalah adanya fitur Laravel Mail yang dapat memudahkan Anda mengirim email langsung…

2 hours ago

Port 443: Bagian Keamanan Website yang Tak Bisa Diremehkan!

Ancaman kejahatan online terus meningkat. Maka dari itu, jangan bosan untuk terus melindungi website Anda. Salah satunya, dengan selalu mengutamakan…

1 day ago

Cara Menghilangkan Index.php di CodeIgniter

Pada codeigniter, secara default Anda harus menambahkan index.php untuk mengakses url. Contohnya untuk mengakses halaman artikel harus ditulis seperti ini:…

2 days ago

Cara Mengatasi Error phpMyAdmin Access Denied [Terlengkap]

Anda kaget karena tiba-tiba mendapatkan error phpMyAdmin access denied? Padahal sebelumnya tidak pernah muncul error dengan tampilan kotak merah tersebut…

3 days ago

Cara Mengatasi Error Port 443 di XAMPP [Tercepat]

Ketika menggunakan XAMPP, bisa saja muncul error yang tidak diharapkan. Salah satunya adalah error port 443.  Nah, karena port 443…

4 days ago

Apa Itu Chown Linux dan Bagaimana Cara Menggunakannya

Pada artikel ini kita akan membahas mengenai perbedaan CHMOD dan CHOWN dan bagaimana cara menggunakannya. Selain itu juga beberapa hal…

5 days ago