Tutorial

Cara Mudah Membuat WordPress User Role

Membuat WordPress user role atau hak akses user perlu Anda lakukan jika website Anda dikelola oleh banyak orang. Langkah ini dilakukan agar setiap peran dapat mengakses dashboard website sesuai dengan tanggung jawabnya. Misalnya, peran Editor supaya orang tersebut dapat menulis dan mengedit post.

Namun, bagaimana cara membuat user role WordPress? Nah, di artikel ini, Anda akan mempelajari cara menambah user di WordPress dengan mudah. Sebelumnya, mari simak terlebih dulu apa saja WordPress user role dan masing-masing fungsinya berikut ini.

Apa Saja User Role WordPress yang Tersedia?

Anda perlu memahami kegunaan masing-masing jenis user yang ada. Anda perlu menentukan jenis dengan tepat agar terhindar dari permasalahan error akses user. Jangan sampai user yang tidak berhak malah mendapatkan akses serta mengubah bagian penting pada website.

Di bawah ini kami memiliki 6 hak akses user WordPress yang perlu Anda pahami:

1. Administrator

Administrator merupakan jenis user yang memiliki peranan paling penting. Jenis user ini dibuat ketika Anda melakukan instalasi WordPress pertama kali. Bertindak sebagai administrator memungkinkan Anda dapat mengontrol serta melakukan pengaturan semua bagian website.

Berikut ini adalah rincian akses yang bisa dilakukan Administrator:

  • Posting: Kontrol penuh (add, edit, publish, delete).
  • Halaman: Kontrol penuh (add, edit, publish, delete).
  • Moderasi komentar: Kontrol penuh.
  • Plugin: Kontrol Penuh (add, edit, delete).
  • Template: Kontrol penuh (add, edit, delete).
  • User: Kontrol penuh (add, edit, delete).
  • Pengaturan WordPress: Kontrol penuh.

Baca Juga : Panduan Membuat User Administrator WordPress

2. Editor

Editor dapat mengatur serta menerbitkan postingan, termasuk yang dibuat oleh user lain. Berikut adalah rincian akses yang dimiliki Editor:

  • Posting: Kontorl penuh (add, edit, publish, delete).
  • Halaman: Kontrol penuh (add, edit, publish, delete).
  • Moderasi komentar: Kontrol penuh.
  • Plugin: Tidak.
  • Template: Tidak.
  • User: Mengedit profile sendiri.
  • Pengaturan WordPress: Tidak.

3. Author

Author hanya dapat mengatur dan menerbitkan postingan sendiri. Berikut ini rincian akses berjenis Author:

  • Posting: Kontrol penuh hanya pada postingan sendiri (add, edit, publish, delete).
  • Halaman: Tidak.
  • Moderasi komentar: Tidak.
  • Plugin: Tidak
  • Template: Tidak.
  • User: Hanya profile sendiri (edit).
  • Pengaturan WordPress: Tidak.

4. Contributor

Contributor hanya dapat melakukan pengaturan pada postingannya sendiri tanpa dapat melakukan publish. Berikut adalah keleluasaan akses berjenis Contributor:

  • Posting: Mengatur postingan sendiri sebelum di publish (add, edit, delete).
  • Halaman: Tidak.
  • Moderasi komentar: Tidak.
  • Plugin: Tidak.
  • Template: Tidak
  • User: Hanya dapat mengedit profile sendiri.
  • Pengaturan WordPress: Tidak.

5. Subscriber

Subscriber hanya dapat mengedit profile sendiri.

Baca Juga : Cara Mengubah URL WordPress

Cara Membuat WordPress User Roles dengan Mudah

Silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat user baru serta menentukan hak akses yang Anda inginkan.

1. Login ke dashboard WordPress, kemudian pilih menu Users > Add new yang berada di bagian kiri.

2. Silakan isi kolom isian berupa data pribadi mereka seperti username, nama, dan alamat email.

3. Untuk membuat password, Anda dapat klik tombol Show password atau memasukkannya sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

4. Pilih hak akses user sesuai dengan tugasnya pada bagian Role.

5. Klik tombol Add New User.

6. Pada langkah ini, user baru WordPress telah berhasil dibuat.

Modifikasi User Role WordPress

Anda pun dapat mengatur wordpress user role tertentu secara spesifik. Misalnya Editor yang secara default dapat menghapus postingan. Pengaturan dapat Anda lakukan untuk menghilangkan ‘hak’ Editor untuk menghapus.

Silakan gunakan plugin bernama Capability Manager Enchanced. Instal plugin tersebut dan segera aktifkan. Anda dapat melakukan pengaturan hak akses untuk jenis user tertentu saja.

Buat WordPress User Role untuk Mengelola Website, Sekarang!

Itu tadi cara menambah user di WordPress yang bisa Anda terapkan. Membuat WordPress user role juga perlu dilakukan sesuai dengan fungsi setiap hak akses. Misalnya, Administrator, Editor, Author, Contributor, dan Subscriber. Sehingga website Anda dapat dikelola dengan baik.

Nah, jika Anda ingin mempelajari cara mengelola website WordPress, Anda bisa baca panduannya di ebook dari Niagahoster. Langsung saja download ebooknya sekarang, GRATIS!

Waryanto

Technical Content Writer, Menyukai dunia Technical IT, Digital Marketing & Travel Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Share
Published by
Waryanto

Recent Posts

Apa itu Exact Match Domain: Contoh & Pengaruhnya pada SEO

Sebelum Google meng-update algoritmanya, exact match domain menjadi jalan pintas untuk meraih ranking #1 di hasil pencarian. Apa itu exact…

17 hours ago

Apa Itu Inode pada Hosting? Begini Cara Ceknya!

Inode adalah salah satu aspek yang harus Anda perhatikan ketika membeli hosting. Namun, apa itu Inodes hosting? Temukan di sini!

22 hours ago

Apa itu Spyware? Berikut Cara Terampuh untuk Mengatasinya!

Tahukah Anda kalau setiap orang yang terhubung dengan internet berisiko terkena serangan spyware? Spyware adalah salah satu bahaya yang selalu…

22 hours ago

Memilih Hosting untuk Pemula [Bonus Tips dan Rekomendasi Layanannya!]

Memilih layanan hosting bisa jadi membingungkan bagi pengguna hosting pemula. Apalagi, banyak istilah-istilah asing yang seringkali ditemukan saat membandingkan paket…

2 days ago

Panduan YouTube Dashboard Monetisasi 2022 [Terupdate!]

Sebagai seseorang yang ingin meraih cuan lewat YouTube, Anda harus tahu tentang YouTube dashboard monetisasi. Ini adalah platform agar YouTuber…

2 days ago

Fungsi dan Cara Kerja DNS yang Harus Anda Ketahui

Mengakses sebuah website kini lebih mudah berkat adanya DNS (Domain Name System). Fungsi DNS adalah mencocokkan IP address website dengan…

3 days ago