Ariffud Muhammad Ariffud is a Technical Content Writer and On-page SEO Specialist who has produced over 200 pieces of content. In his spare time, he serves as a speaker and mentor for several events.

Cara Upload Website ke Hosting dengan 6 Langkah Mudah

5 min read

cara upload website ke hosting

Website bisa menjadi sarana serbaguna untuk berbagai keperluan Anda, mulai dari personal branding, proyek kreatif, maupun bisnis. Namun, tahu langkah membuat website saja belum cukup, lho. Anda perlu tahu cara upload website ke hosting agar dapat mengelolanya dengan optimal.

Nah, di artikel ini, kami akan memandu Anda tentang cara upload file website ke hosting hanya dalam 6 langkah sederhana.

Anda akan belajar memilih layanan hosting terpercaya, mempersiapkan file untuk diunggah, mengupload file website ke server hosting, dan memastikan website sudah dapat diakses secara online. Sudah siap go online dengan website? Yuk langsung ikuti tutorial lengkapnya!

Tonton videonya juga, ya!

Cara Upload Website ke Hosting secara Mudah

Agar situs web Anda dapat dikunjungi oleh pengguna dari seluruh dunia, Anda perlu mengupload website ke hosting terlebih dahulu. Tenang, cara upload file website ke hosting tidak serumit yang Anda bayangkan, kok.

Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mengonlinekan website Anda:

  1. Pilih web hosting yang berkualitas.
  2. Persiapkan file website sebelum upload.
  3. Tentukan cara upload website.
  4. Upload file website ke hosting.
  5. Impor database ke hosting (jika ada).
  6. Periksa hasil upload website.

Mari awali cara hosting web dari langkah yang pertama!

Langkah 1: Pilih Web Hosting yang Berkualitas

Sebelum mengupload file website ke hosting, langkah pertama yang penting adalah memilih layanan hosting web yang tepat. Pertimbangkan kriteria hosting berikut untuk memastikan performa website Anda selalu optimal:

  • Fitur yang lengkap – Pastikan hosting menyediakan fitur yang sesuai dengan kebutuhan Anda, seperti manajemen multi-domain dan email dengan nama domain sendiri.
  • Dukungan teknologi terbaik – Pilih layanan dengan server premium dan uptime 99.99% untuk website cepat dan stabil. Pastikan juga ada fitur keamanan yang berlapis.
  • Bantuan pelanggan 24/7 – Memilih hosting dengan bantuan pelanggan sepanjang waktu membantu mengatasi masalah yang mungkin timbul pada website Anda.
  • Gratis domain dan SSL – Gunakan hosting yang menyediakan domain dan SSL gratis untuk menghemat biaya Anda.

Untungnya, layanan Web Hosting dari Niagahoster telah memenuhi semua persyaratan di atas. Jika tertarik berlangganan, Anda dapat mengunjungi panduan cara beli hosting yang telah kami siapkan.

CTA banner web hosting

Langkah 2: Persiapkan File Website Sebelum Upload

Setelah berlangganan hosting, tahap selanjutnya sebelum upload file website ke hosting adalah mengumpulkan semua file yang akan diunggah. Tahap persiapan ini penting agar proses upload berjalan lancar dan situs web Anda dapat diakses tanpa error.

Berikut adalah langkah-langkah dalam mempersiapkan file website:

  1. Pastikan struktur folder dan file website sudah rapi dan terorganisir dengan baik. Jangan sampai ada file yang terlewat atau folder yang kosong.
  1. Setelah itu, arsipkan semua file website dalam format .zip atau .tar.gz.
menyiapkan file website sebelum mengikuti cara upload website ke hosting

  1. Jika website Anda juga menggunakan database, ekspor database tersebut ke penyimpanan lokal. Simpan file database dengan ekstensi .sql atau sesuai dengan sistem pengelolaan database yang Anda gunakan.
mengekspor file database sebelum mempraktikkan cara hosting web

Langkah 3: Tentukan Cara Upload Website

Langkah berikutnya dalam cara mengonlinekan website adalah menentukan metode upload file website ke hosting yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan Anda. Di bawah ini kami jelaskan 3 opsi yang dapat Anda pilih:

1. File Manager hPanel

Jika baru berlangganan hosting Niagahoster, Anda akan mendapatkan akses ke File Manager hPanel, panel pengelolaan hosting dan website yang mudah digunakan. Dengannya, Anda dapat mengupload file website ke hosting tanpa ribet.

cara upload file website ke hosting dengan file manager hpanel

Namun jika file Anda berukuran lebih dari 256 MB, mungkin opsi ini kurang cocok bagi Anda. Kami sarankan untuk memanfaatkan metode yang kedua, yakni FTP.

2. File Transfer Protocol (FTP)

FTP adalah metode yang populer untuk upload website ke hosting. Anda dapat menggunakan aplikasi FTP client seperti FileZilla untuk menghubungkan komputer Anda dengan server hosting. Setelah terhubung, Anda dapat mengunggah file website semudah drag and drop file antar folder.

cara hosting web dengan ftp

Jika tertarik menggunakan opsi ini, Anda dapat mempelajari cara menggunakan FileZilla untuk mengupload file ke server.

3. File Manager cPanel

Opsi yang ketiga ini sesuai untuk Anda yang masih menggunakan layanan cPanel Hosting dari Niagahoster. Jangan khawatir, Anda masih dapat mengakses File Manager di cPanel jika Anda telah login ke akun Niagahoster.

cara mengonlinekan website dengan file manager cpanel

Hal yang perlu diingat adalah metode ini juga memiliki batasan file yang dapat diupload, yakni 256 MB.

Langkah 4: Upload File Website ke Hosting

Karena file website kami berukuran kurang dari 256 MB, kami akan menggunakan metode yang pertama dalam cara upload file website ke hosting, yaitu melalui menu File Manager pada hPanel.

Cara upload script ke hosting menggunakan hPanel adalah sebagai berikut:

  1. Login ke hPanel Niagahoster, lalu klik tombol Kelola pada paket hosting Anda.
akses hpanel niagahoster dan klik manage pada paket hosting

  1. Pada halaman berikutnya, pilih menu File Manager.
  1. Klik ikon Upload pada bagian kanan atas, lalu pilih opsi File.
tampilan file manager hpanel untuk cara upload script ke hosting

  1. Unggah arsip file website ke hosting. Jika proses upload selesai, klik tombol Buka arsip.
mengekstrak file website

  1. Isi nama folder pada kolom Pilih nama folder, lalu pilih public_html sebagai isian Pilih folder tujuan. Kemudian, klik BUKA ARSIP.
menentukan lokasi ekstrak file ke folder public html

  1. Akses direktori public_html, lalu buka folder website Anda. Setelah itu, tekan tombol Ctrl + A untuk menyeleksi semua file.
memindahkan file website ke direktori public html dalam cara upload website ke niagahoster

  1. Klik ikon Pindahkan file dan pilih folder seperti gambar di bawah. Jika sudah, klik PINDAHKAN. Opsi ini akan memindahkan semua file website Anda langsung ke dalam direktori public_html.
menentukan folder tujuan dalam cara upload website ke hosting

Jika website Anda dibuat menggunakan WordPress, maka terdapat sedikit perbedaan dalam cara hosting website. Selengkapnya dapat Anda pelajari dalam panduan cara upload WordPress ke hosting.

Langkah 5: Impor Database ke Hosting (jika ada)

Langkah kelima dalam cara upload web ke hosting ini sebenarnya opsional. Jika website Anda tidak memakai database, silakan lewati tahap yang satu ini. Namun jika sebaliknya, Anda juga perlu mengupload database ke layanan hosting.

Ini dia cara import database ke hosting selengkapnya:

  1. Akses kembali halaman dashboard pengelolaan akun hosting pada hPanel, lalu pilih menu Database.
mengakses menu databases di hpanel

  1. Isi nama database, username, dan password pada kolom yang tersedia. Jika sudah, klik Buat. Catat ketiga informasi ini karena akan digunakan nanti.
membuat database baru di hpanel dalam cara hosting web

  1. Setelah database dibuat, klik tombol Masuk phpMyAdmin di samping kanan database tersebut.
mengakses menu phpmyadmin di hpanel

  1. Pada halaman phpMyAdmin, pilih menu Import yang terletak pada toolbar bagian atas.
  1. Klik Choose File untuk mengunggah database MySQL Anda. Setelah itu, scroll ke bawah dan klik Import.
mengimpor file database ke hosting dalam cara mengonlinekan website

Setelah database berhasil diimpor ke hosting, Anda masih perlu menyesuaikan pengaturan database pada file website. Hal ini berkaitan dengan perbedaan konfigurasi database di komputer lokal dan di server hosting.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Akses kembali menu File Manager dari hPanel, kemudian temukan file konfigurasi database pada website Anda. Pada website kami, file tersebut bernama koneksi.php.
  1. Klik kanan pada file tersebut, lalu pilih Edit.
mengedit file koneksi php untuk mengonfigurasi ulang database

  1. Anda akan dibawa ke halaman code editor. Di sini, silakan edit isian baris $user, $password, dan $db sesuai dengan informasi database yang telah Anda catat.
hasil konfigurasi ulang database dalam cara upload file website ke hosting

  1. Jika sudah selesai mengedit, klik tombol Save di pojok kanan atas untuk menyimpan perubahan.

Langkah 6: Periksa Hasil Upload Website

Sampai di tahap ini, Anda telah mengupload database dan file website ke hosting. Hal terakhir yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa apakah seluruh halaman website telah dapat diakses dengan lancar di hosting.

Untuk mengecek hasil akhir website dalam cara upload file website ke hosting, ikuti tahap-tahap berikut:

  1. Buka sebuah tab baru di browser, lalu akses alamat website Anda.
  1. Jika tampilan website di hosting serupa dengan di komputer, maka situs web Anda telah diupload dengan benar.
hasil akhir cara upload website ke hosting telah berhasil

  1. Akses semua halaman, dan lakukan pemeriksaan pada tombol, menu navigasi, formulir, dan elemen lain untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Selamat! Anda berhasil menyelesaikan cara upload website ke Niagahoster. Bagaimana, sama sekali tidak sulit, kan?

Yuk Upload File Website Anda ke Niagahoster!

Dalam artikel ini, Anda telah belajar cara upload website ke hosting dengan layanan Niagahoster. Untuk membantu Anda mengingat, berikut kami rangkum kembali langkah-langkah mengunggah file website ke hosting:

  1. Pilih web hosting yang berkualitas.
  2. Persiapkan file website sebelum upload.
  3. Tentukan cara upload website.
  4. Upload file website ke hosting.
  5. Impor database ke hosting (jika ada).
  6. Periksa hasil upload file website.

Dengan mengonlinekan website ke hosting, Anda dapat membuka potensi yang ada di dunia maya untuk membangun kesuksesan online. Namun ingat, selalu gunakan layanan hosting yang berkualitas agar kinerja website selalu optimal.

Tak perlu jauh-jauh, karena layanan Web Hosting dari Niagahoster mampu mengakomodasi kebutuhan Anda. Layanan ini dibekali LiteSpeed Enterprise untuk mempercepat loading website, Data Center Tier IV untuk menjaga website tetap online 24/7, dan Imunify360 untuk melindungi website dari ancaman berbahaya.

Web Hosting Niagahoster juga menyediakan hPanel, sebuah panel pengelolaan hosting dan website yang simpel, modern, dan mudah digunakan untuk pemula. Sehingga, Anda dapat mempraktikkan cara upload file website ke Niagahoster tanpa kesulitan berarti.

Menariknya, dengan berbagai keunggulan di atas, layanan ini dibanderol dengan harga terjangkau, mulai Rp24.900/bulan. Anda juga berkesempatan mendapatkan SSL dan domain gratis senilai Rp119.000. Jadi tunggu apa lagi, yuk berlangganan Web Hosting Niagahoster sekarang!

Onlinekan website Anda dengan web hosting terbaik!

Klik untuk Beli Hosting

Pertanyaan (FAQ) Cara Upload Website ke Hosting

1. Mengapa website perlu di hosting?

Dengan hosting, website dapat diakses oleh pengguna dari seluruh dunia melalui internet. Itu karena, hosting adalah layanan yang menyediakan tempat penyimpanan dan akses online bagi website Anda.

2. Bagaimana cara melakukan hosting web?

Cara hosting web adalah sebagai berikut:
Langkah 1: Berlangganan layanan web hosting.
Langkah 2: Mempersiapkan file website.
Langkah 3: Memilih cara upload website.
Langkah 4: Mengupload file website ke hosting.
Langkah 5: Mengimpor database ke hosting (jika ada).
Langkah 6: Memeriksa hasil upload situs web.

3. Bagaimana langkah-langkah mengupload file website ke dalam cPanel?

Cara upload file website ke hosting yang menggunakan cPanel adalah:
1. Persiapkan file website yang akan diupload.
2. Login ke cPanel dan akses File Manager.
3. Upload dan ekstrak file website di File Manager.
4. Akses MySQL Databases dan buat database baru.
5. Buka phpMyAdmin dan upload file database.
6. Sesuaikan konfigurasi database.
7. Kunjungi alamat website dan cek hasil akhirnya.

4. Apakah mungkin membuat website tanpa menggunakan hosting?

Ya, Anda tetap dapat membuat website tanpa berlangganan hosting. Namun konsekuensinya, website tersebut hanya akan berada di komputer lokal Anda dan tidak dapat dikunjungi oleh orang lain melalui internet.

Ariffud Muhammad Ariffud is a Technical Content Writer and On-page SEO Specialist who has produced over 200 pieces of content. In his spare time, he serves as a speaker and mentor for several events.

8 Replies to “Cara Upload Website ke Hosting dengan 6 Langkah Mudah”

  1. min, saya pindahin hosting sendiri dengan bantuan googling aja, trus yang muncul cuma layar putih. akhirnya saya coba perbaiki dari tips di website ini. membantu banget. cuma ini kl mau upload website ke hosting baru, tapi sebelumnya udah pernah upload wp content nya aja, itu perlu dihapus dulu ga sih file lamanya?

    1. File lama yang Anda maksud file apa? Sebelum Anda menghapus file lama, pastikan terlebih dahulu Anda sudah memahami fungsi dari file tersebut. Jika dihapus dan tidak akan mempengaruhi website Anda, silakan dihapus.

  2. Mas waryato, minta list harga paket hosting+domain bisa?
    Kalo ada proposal untuk pengajuan hosting+domainnya.
    Saya mau buat website tapi harus pake itu untuk pengajuan. Mohon bantuannya di emailkan ke ridhobudi08@gmail.com

    1. Untuk harga paket hosting bisa Anda cek melalui tautan berikut: https://www.niagahoster.co.id/hosting-indonesia
      Catatan: Untuk hosting paket pelajar ke atas sudah gratis pendaftaran dan perpanjangan satu domain .com, .net, .org, .info, .web.id, .co.id, .sch.id, .or.id, .ac.id dan .xyz.

      Untuk proposal penawaran sudah kami kirimkan via email, semoga membantu. 🙂

  3. Admin mohon bantuannya,saya sudah mencoba beberapa kali upload file PHP ke Hosting Niagahouter tapi gagal terus… Padahal Hostingnya setatusnya sudah Aktif, mohon bantuannya min…
    Saya menggunakan bostrap juga sama gagal terus…

    1. Hai, apakah sudah dicoba mengupload file yang sederhana dulu? mungkin semacam tampilan hello world. jika ternyata berhasil dan tidak error, kemungkinan besar errornya pada file PHP yang gagal diupload. bisa dicek kembali apakah ada konfigurasi yang harus disesuaikan dengan hosting. misal script database dan sejenisnya.

  4. apakah bisa backend dan frontend bisa dipisah di niagahoster kalau memakai hostingan dan domain biasa?

    1. Hai, kak. Jika website menggunakan PHP, misalnya Laravel maka hal tersebut bisa dilakukan, ya.
      Karena Niagahoster mendukung penuh bahasa pemrograman PHP>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *