WordPress

Cara Setting All In One SEO Pack untuk Mengoptimalkan Website Anda

Ingin website WordPress Anda muncul di hasil pencarian Google agar pengunjungnya banyak? Memanfaatkan plugin SEO seperti All in One SEO Pack bisa menjadi salah satu cara termudah.

Plugin All In One SEO memiliki cukup banyak fitur yang akan membantu upaya SEO Anda dengan lebih praktis. Lalu, bagaimana cara setting All in One SEO Pack?

Nah, di artikel ini, Anda akan belajar cara setting All In One SEO Pack yang benar. Selain itu, kami akan menjelaskan langkah-langkah cara menggunakan All In One SEO Pack.

Mari simak bersama-sama! 

Apa Itu All In One SEO Pack?

All In One SEO (AIOSEO) adalah plugin WordPress yang cukup efektif untuk membantu upaya SEO di website Anda. Plugin ini tak kalah dengan plugin SEO lain seperti Yoast SEO atau Rank Math yang sama-sama populer di kalangan pengguna WordPress.

Dengan pengguna lebih dari 3 juta pengguna, AIOSEO memiliki berbagai fitur unggulan, seperti:

  • TruSEO On Page Analysis
  • Checklist audit SEO
  • Smart XML sitemaps
  • Social Media Integrations
  • Editor robots.txt

 Menggunakan berbagai fitur tersebut, Anda bisa lebih mudah dalam:

  • Menghubungkan website dengan tools webmaster seperti Google Search Console
  • Membuat sitemap agar Google mudah memahami struktur website Anda
  • Mengetahui cukup atau tidaknya penggunaan kata kunci di halaman website
  • Mengedit file robots.txt agar halaman tertentu tidak diindeks Google

Yang menarik, semua fitur di atas bisa Anda gunakan secara gratis, dan sudah cukup mumpuni untuk penerapan SEO dasar di website Anda. 

Namun, kalau ingin mendapatkan fungsi yang lebih canggih, Anda bisa upgrade ke versi pro All In One SEO yang harganya mulai dari $49.50/tahun. Di dalamnya ada fitur-fitur yang lebih canggih, termasuk:

  • Schema yang penting untuk membuat konten website menempati peringkat atas Google
  • Image SEO yang akan membuat optimasi SEO pada gambar di website Anda lebih mudah
  • Local SEO yang akan membantu upaya SEO untuk target pengguna lokal lebih optimal

Lalu, bagaimana cara menggunakan plugin ini? Mari simak dulu cara setting All In One SEO Pack yang benar.

Cara Setting All In One SEO Pack dalam 8 Langkah Mudah

Inilah langkah setting All In SEO Pack yang benar dan bisa Anda lakukan dengan cepat:

1. Install dan Aktifkan Plugin

Di sidebar WordPress, klik Plugins > Add New. Selanjutnya, ketikkan All In One SEO di kotak pencarian. 

Klik Install Now untuk menginstal All In One SEO dan tunggu hingga prosesnya selesai. Jangan lupa klik Activate setelah instalasi selesai agar plugin tersebut aktif.

2. Mulai Setup Wizard

Setelah plugin AIOSEO aktif, halaman setup wizard akan muncul. Klik Let’s Get Started untuk memulai setup wizard tersebut. Penggunaan setup wizard akan memudahkan setting All In One SEO Pack dibandingkan cara manual.

3. Tentukan Kategori Website, Title, dan Meta Description

Selanjutnya, Anda perlu menentukan tiga hal di pengaturan utama, yaitu kategori website, page title, dan meta description. 

Pada kategori website, Anda bisa memilih di antara enam sesuai website Anda, yaitu:

  • Blog
  • Toko online
  • Website perusahaan
  • Portal berita
  • Bisnis offline
  • Portofolio

Jika website Anda tidak tergolong di antara keenam kategori tersebut, klik Other dan ketikkan kategorinya.

Selanjutnya, scroll ke bawah dan tentukan home page title dan meta description. Title dan meta description adalah judul dan deskripsi website yang ditampilkan di hasil pencarian Google. 

Secara default, judul website berisi site title, separator, dan tagline. Namun, Anda tak perlu menggunakan semuanya jika dengan site title dan tagline saja sudah cukup menampilkan informasi yang baik. 

Kalau untuk meta description, Anda cukup pilih tagline atau bisa menuliskan deskripsi singkat website.
Setelah mengisikan informasi meta title dan meta description, klik Save and Continue.

4. Tambahkan Informasi Website

Cara setting All In One SEO Pack yang benar selanjutnya adalah menambahkan informasi website. Di langkah ini, tentukan dulu apakah website Anda untuk digunakan oleh pribadi atau perusahaan/organisasi.

Jika untuk pribadi, Anda tinggal mengisi nama pemilik website, upload gambar pemilik, dan menambahkan link akun media sosial.

Kalau website digunakan untuk perusahaan atau organisasi, isi nama perusahaan, nomor telepon, logo, dan gambar instansi.

Setelah semua kolom diisi, klik Save and Continue.

5. Pilih Fitur yang Ingin Diaktifkan

Pada langkah setting All in One SEO Pack selanjutnya, Anda bisa mengaktifkan fitur yang ingin Anda gunakan. Caranya, Anda tinggal beri tanda centang di sebelah kanan fitur-fitur tersebut.

Fitur dengan tanda centang warna hijau adalah fitur default yang selalu aktif. Sedangkan pilihan fitur warna biru sifatnya opsional. Untuk fitur Pro, tidak bisa Anda klik jika Anda menggunakan versi yang gratis. 

Setelah memilih fitur yang akan digunakan, klik Save and Continue untuk lanjut ke langkah berikutnya.

6. Cek Tampilan Title dan Meta Description

Bagaimana Anda tahu kalau title dan meta description yang dipilih sudah tepat? Untungnya, AIOSEO dapat membantu Anda memberikan tampilan simulasi (preview). 

Idealnya, panjang title harus kurang dari 60 karakter, sedangkan meta description sebaiknya kurang dari 160 karakter. Contohnya berikut ini:

Title dan meta description penting karena dapat membantu pengguna Google menentukan apakah website Anda yang mereka cari. Untuk itu, Anda perlu menyesuaikan keduanya.

Caranya, klik di preview tampilan. Kolom title dan meta description akan muncul di bawahnya.

Judul yang menarik dan deskripsi yang relevan membuat kemungkinan website diklik oleh pengguna Google semakin besar. Dengan begitu, dapat membantu membuat peringkat website semakin tinggi.

Itulah kenapa menggunakan title dan meta description yang mengandung kata kunci utama sangat penting. Jadi, Anda bisa menghapus tag-tag yang sudah ada dalam kolom dan menuliskan judul dan deskripsi secara manual.

Setelah menentukan title dan meta description, scroll ke bawah. Ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab, yaitu:

  • Is the site under construction or live (ready to be indexed)?
    Pilih Under Construction jika website masih dalam pembuatan. Jika sudah siap online, pilih Live Site. Setting ini penting agar Google bisa mengindeks dan menampilkan website Anda di hasil pencarian.
  • Include All Post Types
    Tentukan apakah Google diperbolehkan mengindeks semua post type di website Anda (posts, pages, attachments). Jika tidak, Anda bisa memilih post type tertentu saja. Setting ini otomatis membuat sitemap berisi jenis post yang Anda pilih.
  • Do you have multiple authors?
    Tentukan apakah website Anda dikelola beberapa orang atau sendirian.
  • Redirect attachment pages?
    Tentukan apakah halaman attachment ingin di-redirect.

Setelah menentukan pengaturan yang diinginkan, klik Save and Continue.

Baca Juga: 9+ Cara Mudah Agar Website Cepat Diindeks Google

7. Setting Site Analyzer dan Rekomendasi SEO

Ingin mendapatkan tips cara optimasi SEO sesuai dengan kebutuhan website Anda? Isikan alamat email Anda di halaman Setup Site Analyzer dan Smart Recommendation. Kemudian klik Save and Continue.

Namun, kalau tidak berkenan, klik Skip this step.

8. Masukkan License Key

Kalau menggunakan versi pro All In One SEO, Anda harus memasukkan license key yang didapatkan saat pembelian di halaman setting ini. Tapi, jika Anda pengguna versi gratis, cukup klik Skip this step

Nah, cara setting All In One SEO Pack yang benar sudah selesai. 

Di halaman berikutnya, Anda cukup klik Finish Setup and Go to The Dashboard untuk mengakses dashboard AIOSEO.

Cara Menggunakan All In One SEO Pack untuk Optimasi Website WordPress

Sekarang saatnya Anda belajar cara menggunakan All In One SEO Pack dan fitur-fiturnya. Yuk, bahas satu per satu!

1. Menghubungkan Website dengan Google Search Console

Google Search Console adalah tools untuk memantau performa website di pencarian Google. Dengan begitu, Anda bisa mengoptimalkan website agar bisa mendapat rangking baik di hasil pencarian.

Nah, untuk menghubungkan website dengan Google Search Console dengan bantuan plugin ini, ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Akses halaman Google Search Console untuk mendapatkan tampilan seperti ini:

Di bawah URL prefix, ketikkan URL website Anda dan klik Continue.

2. Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi kepemilikan website. Pilih HTML tag sebagai metodenya dan salin kode yang muncul. Ingat, jangan tutup halaman ini dulu, ya.

3. Kembali ke WordPress Anda, lalu klik All In One SEO > General Settings di sidebar. Selanjutnya, klik tab Webmaster Tools dan pilih Google Search Console.

Masukkan kode yang tadi Anda salin ke kolom yang tersedia, dan klik Save Changes.

4. Kembali ke halaman verifikasi Google Search Console dan klik Verify.

Dengan ini, website Anda sudah terhubung dengan Google Search Console.

2. Mengatur Sitemap

Meski setting sitemap sudah aktif saat Anda mengikuti setup wizard AIOSEO, Anda masih perlu mendaftarkannya ke Google Search Console. Untuk itu, ikuti cara menggunakan All In One SEO Pack untuk mengatur sitemap berikut ini:

1. Di sidebar WordPress, klik All In One SEO > Sitemaps. Klik Open Sitemap pada halaman selanjutnya.

2. Salin URL halaman sitemap yang muncul.

3. Akses Google Search Console dan klik menu Sitemaps di sidebar. Selanjutnya, ikuti panduan submit sitemap di Google Search Console.

3. Menentukan Page Title dan Meta Description Setiap Halaman

Tak hanya untuk halaman utama (homepage), Anda juga perlu mengisi meta title dan meta description di masing-masing halaman dan posting.

AIOSEO sudah mengintegrasikan pengaturan tersebut di editor WordPress. Caranya, buka halaman atau posting Anda di editor WordPress dan scroll ke bawah konten Anda. 

Tampilan seperti di setup wizard akan muncul untuk menentukan title dan meta description halaman atau posting tersebut. Anda tinggal mengubah judul dan deskripsi dengan menggunakan tag atau menuliskan keduanya secara manual.

4. Menambahkan Focus Keyphrase dan Additional Keyphrase

Apakah konten Anda sudah teroptimasi dengan kata kunci utama dengan baik? Untuk memastikannya, scroll ke untuk menemukan kolom Focus Keyphrase.

Ketikkan kata kunci di kolom tersebut, lalu klik Add Focus Keyphrase.

Setelah itu, akan muncul indikator penerapan SEO di konten tersebut.

Kalau sebuah indikator berwarna hijau, artinya sudah cukup baik Sedangkan indikator berwarna merah menunjukkan adanya optimasi yang perlu dilakukan.

Menggunakan kata kunci utama, sudah cukup efektif untuk optimasi konten. Namun, dengan versi pro All In One SEO, Anda bisa menambahkan kata kunci turunan di kolom Additional Keyphrase.

Dengan menambahkan kata kunci turunan ke konten, Anda bisa melakukan optimasi konten agar relevan dengan lebih banyak kata kunci sekaligus. Jadi, potensi jumlah traffic yang bisa didapatkan akan jauh lebih banyak.

Baca Juga: Apa Itu LSI Keyword dan Manfaatnya untuk SEO?

5. Cek Page Analysis

Pada bagian ini ada tiga tab, yaitu Basic SEO, Title, dan Readability.

Tab Basic SEO Berisi daftar tindakan yang harus Anda lakukan untuk mengoptimalkan penggunaan kata kunci. Beberapa di antaranya mungkin sudah muncul di bawah Focus Keyphrase, seperti ada atau tidaknya kata kunci di meta description dan pembuka posting.

Namun, ada juga beberapa poin lain, seperti ada atau tidaknya internal dan external link dan panjang konten.

Baca Juga: Hindari Keyword Stuffing dalam Menulis Artikel SEO!

Kalau tab Title, isinya adalah rekomendasi terkait page title Anda. Misalnya, apakah judul Anda mengandung kata kunci dan apakah letaknya di depan.

Tab Readability menilai isi konten. Di sini, Anda bisa tahu apakah konten tersebut sudah menggunakan cukup kalimat aktif dan disertai media visual. Namun, sebagai catatan, fitur ini hanya bisa berfungsi secara optimal jika halaman atau posting Anda ditulis dalam bahasa Inggris.

Jika sudah berupaya memenuhi semua rekomendasi tadi, Anda bisa cek skor di pojok kanan atas editor WordPress. Usahakan agar warna skornya hijau untuk memastikan bahwa konten Anda sudah menerapkan SEO dengan baik.

Baca Juga: Belajar SEO Terbaru untuk Pemula

6. Mengedit Robots.txt

Robots.txt adalah file website yang mengatur halaman apa saja yang boleh diindeks Google. Umumnya, Google akan diperbolehkan untuk mengindeks semua halaman website. Nah, jika ada halaman yang ingin dikecualikan, Anda perlu menambahkan URL-nya ke file robots.txt.

Meskipun terdengar teknis, langkah tersebut bisa dengan mudah dilakukan lewat AIOSEO. Berikut ini adalah cara menggunakan All In One SEO Pack untuk mengakses robots.txt. Klik All In One SEO > Tools di sidebar WordPress. Di halaman selanjutnya, scroll ke bawah dan klik Enable Custom Robots.txt.

Kemudian, klik Disallow dan isi kolom sebelah kanannya dengan URL atau path URL yang tidak ingin diindeks. Di panduan ini path /wp-admin/ yang digunakan untuk halaman login WordPress adalah contohnya.

Setelah mengisi kolom tersebut, klik Add Rule.

Baca Juga: Anda Pengguna Plugin All in One SEO? Update Plugin Tersebut Sekarang!

Siap Menggunakan All In One SEO Pack?

Itulah tadi panduan cara setting All In One SEO Pack yang benar. Anda sudah mempelajari langkah paling mudah dengan mengikuti setup wizard-nya untuk melakukan semua pengaturan utama.

Apabila ingin mengatur konfigurasinya lebih lanjut, Anda bisa mempraktikkan cara menggunakan All In One SEO Pack yang tadi sudah dijelaskan.

Dengan bantuan AIOSEO, Anda bisa:

  • Menghubungkan website dengan Google Search Console dengan mudah
  • Mendapatkan sitemap untuk didaftarkan ke Google agar strukturnya mudah dipahami
  • Melakukan optimasi on-page seperti focus keyphrase agar peringkat halaman dan posting meningkat
  • Mengedit file robots.txt agar Google hanya mengindeks halaman yang tepat
  • Dan masih banyak optimasi SEO lainnya

Tentunya, fitur-fitur yang dimiliki All in One SEO Pack akan memudahkan Anda menerapkan SEO dengan baik. Akan tetapi, Anda tak bisa sepenuhnya mengandalkan plugin tersebut saja. Sebab, ada banyak teknik lain untuk meningkatkan peringkat website di Google yang perlu Anda pelajari. 

Untuk memudahkan Anda belajar, kami sudah menyediakan checklist berisi beragam tips SEO yang bisa Anda download gratis! Siap membuat website Anda berada di peringkat pertama hasil pencarian Google?

Aldwin Nayoan

Aldwin is a content writer at Niagahoster. Specializing in web hosting and WordPress, he is eager to help people uplevel their business on the internet. Apart from being a tech junkie, Aldwin likes fiction and photography.

Share
Published by
Aldwin Nayoan

Recent Posts

Kelebihan dan Kekurangan Shared Hosting yang Perlu Anda Ketahui

Bagi Anda yang sedang memilih layanan hosting, shared hosting mungkin menjadi pilihan. Akan tetapi, sudah tahukah Anda apa saja kelebihan…

2 days ago

SpamAssassin: Solusi Jitu untuk Mencegah Email Spam

Sebelumnya, Anda sudah belajar mengelola email spam dengan SpamExperts. Nah, ternyata ada tool lain yang tak kalah mumpuni untuk menghalau…

2 days ago

10 Contoh Nama Domain Bisnis Inspiratif [Lengkap dengan Tips Memilihnya!]

Salah satu langkah awal untuk memulai usaha bisnis adalah dengan memilih nama domain website bisnis.  Namun, menentukan nama domain bisnis…

3 days ago

Cara Membuat Link Download Menggunakan Hosting Sendiri di Website

Bingung mencari cara membuat link download menggunakan hosting sendiri? Tenang, yuk simak cara membuat link download di website sekarang!

3 days ago

Cara Mengembalikan IP Address yang Diblokir Server Hosting

Ketika IP address Anda diblokir server hosting, Anda akan kehilangan akses login ke cPanel dan admin website. Ini tentu menjadi…

4 days ago

Apa Itu ZMOT? Lihat Contoh Penerapannya di Niagahoster!

Pernahkah Anda cek review di internet sebelum memutuskan membeli sesuatu? Kalau iya, itu berarti Anda pernah mengalami Zero Moment of…

4 days ago