Tutorial

Cara Restore WordPress Mudah melalui cPanel dan Plugin

Anda baru saja melakukan upaya backup untuk melindungi data website, tapi belum tahu cara restore WordPress? Jangan khawatir, Anda akan belajar cara mudahnya di artikel ini.

Dengan restore, Anda memulihkan website ke kondisi tertentu, seperti sebelum terjadi error tanpa khawatir kehilangan semua data website.

Nah, ada beberapa cara restore WordPress yang bisa Anda lakukan, baik cara restore database melalui cPanel atau menggunakan plugin. Yuk, pelajari kedua cara tersebut!

Cara Restore WordPress melalui cPanel

Kalau Anda sudah mem-backup database, ikuti cara restore WordPress berikut ini:

  1. Import backup database WordPress
  2. Restore WordPress
  3. Install kembali tema dan plugin
  4. Perbaiki broken link
  5. Perbaiki broken image

Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

1. Import Backup Database WordPress

Untuk memulai, Anda harus membuat database baru. Tujuannya, agar Anda bisa meng-import database lama. Langkah-langkahnya seperti berikut ini:

1. Ketikkan domain Anda di browser dengan tambahan /cpanel di belakangnya, kemudian login. Kalau sudah masuk, klik menu MySQL Databases.

2. Buat database baru.

3. Kembali ke halaman utama cPanel dan klik menu phpMyAdmin.

4. Import database Anda.

2. Buat Instalasi WordPress Baru secara Manual

Lakukanlah instalasi WordPress secara manual agar Anda bisa menghubungkan database yang Anda import dengan WordPress baru.

Saat mengisi username, password, nama, dan prefix database, berikan informasi sesuai credential database yang tadi Anda import.

Setelah semuanya terisi, klik Submit. Di halaman selanjutnya, klik Run the install.

Kemudian, isi informasi website, seperti judul website, username, dan password, dan klik Install WordPress.

3. Install Kembali Tema dan Plugin

Setelah database terhubung dengan instalasi WordPress terbaru, halaman website, postingan, user, custom CSS, dan pengaturan WordPress otomatis dipindahkan. Namun, tema dan plugin Anda bisa jadi tidak ikut dipindahkan.

Apabila itu terjadi, Anda harus menginstalnya kembali secara manual.

Untungnya, WordPress akan memberitahu Anda apa saja plugin yang tidak ikut terinstal. Caranya, klik Plugins di sidebar WordPress dan Anda akan menemukan daftar plugin yang harus diinstal ulang.

Jika link di website ada yang tidak bisa diakses, klik Settings > Permalinks di sidebar WordPress. Selanjutnya, klik Save Changes.

Baca Juga: Cara Cepat Mengatasi Broken Link di Website Anda

5. Perbaiki Broken Image

Setelah menerapkan cara restore WordPress, mungkin Anda akan mendapati gambar di website yang hilang. Nah, agar tahu tahu gambar apa saja yang hilang dengan cepat, gunakan plugin Broken Link Checker.

Setelah menginstal dan mengaktifkan plugin tersebut lakukan langkah-langkah ini:

1. Klik Tools > Broken Links di sidebar WordPress.

Di halaman selanjutnya ada daftar link rusak dan gambar yang hilang.

2. Di halaman menu Broken Links, tekan kombinasi tombol Ctrl + F dan ketikkan jpg atau png untuk mengetahui link mana saja yang merupakan gambar. Dengan melakukan itu, Anda akan mengetahui link mana saja yang menunjuk ke file JPG dan PNG.

Nah, kalau sudah selesai menggunakan Broken Link Checker, pastikan Anda nonaktifkan plugin tersebut. Sebab, jika dibiarkan aktif, plugin itu akan memberatkan kinerja website.

3. Apabila sudah tidak menyimpan gambar yang hilang, Anda bisa coba menggunakan website archive.org. Website ini menyimpan arsip konten website dalam bentuk snapshot.

Untuk menggunakan archive.org, akses websitenya dan ketikkan URL website Anda di kolom yang tersedia.

4. Archive.org akan menampilkan hasil pencarian dengan tampilan kalender seperti di bawah ini:

Klik tanggal dan jam untuk melihat snapshot website Anda. Jika gambar yang Anda cari ada di snapshot itu, download dan upload kembali.

Cara Restore WordPress melalui Plugin

Selain melalui cPanel, cara restore WordPress juga bisa menggunakan plugin. Salah satunya adalah UpdraftPlus yang bisa mem-backup berbagai data, termasuk plugin dan tema.

Caranya, install plugin UpDraft, lakukan backup, dan ikuti langkah-langkah ini:

1. Di halaman selanjutnya, klik centang pada jenis data yang ingin Anda restore. Jika sudah, klik Next.

2. Tunggu hingga file siap direstorasi, lalu klik Restore.

Jika semua file telah berhasil dipulihkan, Anda akan melihat pesan Restore successful.

Demikian cara restore WordPress menggunakan plugin UpdraftPlus. Mudah sekali, bukan?

Siap Menerapkan Cara Restore WordPress?

Di artikel ini Anda telah belajar dua cara restore WordPress, yaitu restore database melalui cPanel dan menggunakan plugin UpdraftPlus. Di antara keduanya, Anda tinggal pilih yang sesuai kebutuhan.

Ingin cara restore WordPress yang lebih praktis? Kalau Anda pengguna layanan webhosting Indonesia Niagahoster, restore bisa dilakukan dengan beberapa klik melalui menu WordPress Management di Member Area.

Selain langkahnya mudah, Anda bisa juga mengatur agar backup berjalan otomatis. Sebagai contoh, di layanan Unlimited Hosting, backup otomatis dilakukan sekali setiap minggu. Sedangkan, di layanan Cloud Hosting, backup dibuat setiap hari. Mantap, kan?

Jadi, Anda tidak perlu takut lagi kalau website error atau terkena malware. Alasannya, Anda selalu punya simpanan data terbaru website!

Semakin tertarik? Yuk, gunakan layanan hosting Niagahoster dengan kemudahan backup dan restore WordPress!

Aldwin Nayoan

Aldwin is a content writer at Niagahoster. Specializing in web hosting and WordPress, he is eager to help people uplevel their business on the internet. Apart from being a tech junkie, Aldwin likes fiction and photography.

Share
Published by
Aldwin Nayoan

Recent Posts

25 Domain Termahal di Dunia, Berapa Harganya?

Hanya dengan belasan ribu rupiah, Anda sudah bisa mendapatkan domain baru. Lalu kenapa ada orang yang membeli domain termahal sampai…

2 days ago

Apa Itu Google Domain dan Perbedaan dengan Domain Lain

Saat berselancar di internet, mungkin Anda menemukan Google Domain sebagai salah satu opsi untuk membeli domain website.  Yap, layanan yang…

2 days ago

Apa itu DOM di JavaScript? Mengenal DOM JavaScript

Jika Anda ingin mendalami JavaScript, Anda perlu tahu apa itu DOM. Yuk pelajari semua tentang JavaScript DOM di sini!

3 days ago

Perbedaan Domain dan Subdomain yang Perlu Anda Tahu

Bagi Anda yang menggunakan website pasti sering mendengar istilah domain dan subdomain. Tapi, apa ya perbedaan domain dan subdomain? Singkatnya,…

3 days ago

Apa itu Exact Match Domain: Contoh & Pengaruhnya pada SEO

Sebelum Google meng-update algoritmanya, exact match domain menjadi jalan pintas untuk meraih ranking #1 di hasil pencarian. Apa itu exact…

4 days ago

Apa Itu Inode pada Hosting? Begini Cara Ceknya!

Inode adalah salah satu aspek yang harus Anda perhatikan ketika membeli hosting. Namun, apa itu Inodes hosting? Temukan di sini!

4 days ago