12+ Cara Menjadi Youtuber Sukses untuk Pemula (Terlengkap)

Banyak orang meraih kesuksesan berkat YouTube, baik berupa ketenaran maupun pendapatan yang melimpah. Sebut saja, Raditya Dika dan Jess No Limit. Dua orang ini seolah paham betul cara menjadi YouTuber dengan jutaan subscriber.

Apa ya rahasianya? Adakah cara menjadi YouTuber sukses?

Tak perlu khawatir, di artikel ini, kami akan mengulas secara lengkap cara menjadi YouTuber untuk pemula. Bahkan, kami juga akan menyingkap trik yang telah digunakan para YouTuber sukses favorit Anda.

Cara Menjadi YouTuber Sukses untuk Pemula

Berikut adalah cara menjadi YouTuber sukses untuk pemula:

  1. Tentukan Jenis Sukses yang Ingin Diraih
  2. Pasang Goal yang Terukur
  3. Pilih Niche Sesuai Minat dan Kemampuan
  4. Tentukan Tipe Konten
  5. Temukan Ciri Khas Anda
  6. Rancang Konten yang Menarik
  7. Siapkan Peralatan Yang Diperlukan
  8. Fokus Saat Pembuatan Video
  9. Bangun Channel YouTube Anda
  10. Bangun Engagement dengan Audiens
  11. Promosikan Video Melalui Media Sosial
  12. Perkuat dengan Upaya SEO
  13. Lakukan Analisis

Nah, mari simak penjelasan lebih lengkap untuk tiap langkah di atas.

1. Tentukan Jenis Sukses yang Ingin Anda Raih

Langkah pertama cara menjadi YouTuber adalah menentukan jenis sukses yang ingin Anda raih. Hal ini penting karena akan membuat Anda fokus dengan apa yang ingin dicapai. Dengan begitu, hal-hal yang mengganggu prioritas langkah Anda bisa diabaikan.

Ada tiga jenis kesuksesan sebagai YouTuber, yaitu:

  • Jumlah subscriber. Anda memiliki banyak orang yang menjadi subscriber karena konten menarik yang dimiliki.
  • Engagement. Channel YouTube Anda selalu mendapatkan like, comment dan share dalam jumlah banyak.
  • Monetisasi. Anda berhasil mendapatkan uang dari YouTube berkat kualitas dan keunikan konten Anda.

Bisa saja Anda hanya fokus pada salah satu tujuan di atas. Namun, Anda bisa juga lho memilih ketiganya sesuai prioritas dan perkembangan channel Anda.

2. Pasang Target Yang Terukur

Setelah memiliki tujuan, jangan lupa tentukan goal yang terukur. Kenapa hal ini penting?

Alasan utamanya, memastikan tingkat kesuksesan dapat diukur. Oleh karena itu, Anda harus memasang target supaya keinginan Anda tercapai dengan tepat waktu.

Katakanlah, tujuan Anda mendapatkan banyak subscriber. Tentukanlah targetnya: berapa banyak orang, dan dalam waktu berapa lama? Contoh, 1000 orang dalam 6 bulan.

Jika target belum tercapai, Anda bisa mengukur apakah upaya Anda belum berhasil atau target Anda terlalu tinggi. Setelah itu, baru tentukan strategi lanjutan. Misalnya, mengadakan giveaway, berkolaborasi dengan YouTuber lain untuk mencapai target tersebut.

Dengan memiliki target, Anda jadi lebih disiplin dan lebih mudah dalam menyusun rencana ke depan. Bagaimana cara mengecek pencapaian target Anda? Tenang, penjelasannya akan kami bahas pada bagian Analisis dalam artikel ini.

3. Pilih Niche yang Sesuai Minat dan Kemampuan

Cara menjadi YouTuber sukses berikutnya yaitu memilih niche yang sesuai minat dan kemampuan. Niche adalah topik khusus sesuai dengan target viewer Anda. Contohnya, music, gaming, dan beberapa niche lain.

Memilih niche akan membantu Anda produktif. Sebab, Anda akan menikmati pekerjaan tersebut sehingga bisa terus menghasilkan konten kreatif. Apa sebaiknya niche yang Anda pilih?

Sebagai referensi, berikut kami berikan beberapa contoh niche YouTube.

  • Culinary. Membahas topik seputar makanan. Konten bisa berupa review, cara memasak, dan lainnya. Contohnya, channel Ria SW.
  • Fashion. Membahas gaya busana dan kecantikan. Konten bisa berupa tutorial, review produk, dan banyak lagi. Misalnya, channel Wellisna Merduani.
  • Lifestyle. Mengulas tentang gaya hidup, seperti cara menabung, tips menata rumah, dan lain-lain. Contohnya, Maurilla Sophianti Imron.
  • Travelling. Biasanya berisi dokumentasi perjalanan dan ulasan suatu tempat. Selain itu juga bisa berupa rekomendasi tempat yang menarik. Travel YouTuber Indonesia misalnya Wira Nurmansyah.
  • Technology.  Mengulas tren teknologi, review device, dan topik seputar IT lainnya. YouTuber yang bergerak di bidang ini misalnya GadgetIn.
  • Gaming. Umumnya berisikan record live streaming bermain game. Contohnya, Jess No Limit.
  • Music. Biasanya, konten berisi cover lagu, music video, dan lain-lain. Hanin Dhiya adalah salah satu contoh YouTuber di niche ini.

4. Tentukan Tipe Konten

Setelah memilih niche, akan lebih mudah bagi Anda menentukan tipe konten. Apa saja tipe konten yang bisa Anda buat?

  • Educate. Viewer mendapatkan suatu pengetahuan yang bisa meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka akan sesuatu.
  • Entertain. Viewer terhibur dengan konten yang Anda buat. Biasanya, konten dengan jenis ini adalah yang paling banyak di-share sehingga cocok untuk meningkatkan engagement.
  • Envince. Viewer menjadi terdorong untuk melakukan sesuatu. Entah itu pembelian, berlangganan, dan banyak lagi.

Sebaiknya Anda tetap fokus pada satu tipe konten. Selain mudah dalam mengembangkan channel, juga membantu membentuk niche yang kuat. Hal ini penting sebab akan membuat audiens melihat Anda sebagai spesialis atas niche tersebut.

Contohnya, saat orang-orang ingin mengetahui review gadget keluaran terbaru, channel YouTube GadgetIn mungkin yang pertama mereka cari. Sebab, reputasi GadgetIn dalam melakukan review produk sudah diakui.

5. Temukan Ciri Khas Anda

Saat Anda memutuskan menjadi YouTuber, itu artinya Anda harus siap untuk bersaing dengan 31 juta akun YouTube lainnya. Tanpa memiliki ciri khas yang kuat, sulit untuk dikenal dan menjadi channel YouTuber yang besar.

Artinya menentukan niche dan tipe konten spesifik saja belum cukup. Menemukan ciri khas Anda adalah langkah wajib dalam cara menjadi YouTuber. Ciri khas bisa berupa setting ruangan, atribut yang Anda pakai, gaya bahasa, dan lainnya. Lalu, bagaimana cara menjadi YouTuber sukses dengan ciri khas kuat? Berikut tipsnya.

  • Jadilah diri sendiri

Setiap orang memiliki karakter berbeda. Maka, jadilah diri Anda sendiri. Baik dari cara berkomunikasi, bertindak maupun berinteraksi dengan orang lain.

Contohnya Deddy Corbuzier. YouTuber ini memang memiliki karakter yang kuat. Cara bicara yang blak-blakan dan didukung kemampuan berargumen yang baik membuat konten-nya Me Against The World cukup fenomenal.

Dengan menjadi diri sendiri dan menunjukkan karakter yang kuat, Deddy mampu mengulas masalah kontroversial dengan sangat baik.

  • Jangan ragu gunakan logat

Logat berbicara masing-masing daerah berbeda. Bukan sebagai penghalang, logat justru mampu membentuk ciri khas yang kuat

Contohnya, YouTuber bernama Bayu Skak yang kini sudah memiliki 2,9 juta follower. Channel YouTubenya memiliki banyak konten menarik, mulai daily life hingga interview. Namun, daya tarik utama sebenarnya adalah cara penyampaiannya dengan logat Jawa yang khas.

  • Ciptakan tagline yang menarik

Tagline adalah kalimat singkat yang menjadi ciri khas seseorang. Pasti, Anda sudah tak asing dengan kata ‘Ashiaap’ yang sering dilontarkan Atta Halilintar. Dengan memiliki tagline, akan lebih mudah bagi orang mengingat Anda.

Tagline memang sebuah upaya membangun personal branding. Tujuannya, menjadikan Anda cepat dikenal, serta membangun konsistensi dan kredibilitas.

Baca Juga: Apa itu Branding?

  • Personal style

Personal style merupakan pemilihan fashion yang Anda gunakan saat membawakan konten. Ini penting, sebab personal style akan bisa menjadi ciri khas Anda

Anda bisa belajar dari YouTuber Alif Rizky. Membangun channel musik yang mengcover lagu lokal, kurang pas jika tanpa mengenakan baju adat Jawa. Itulah yang dilakukan Alif sebagai ciri khasnya. Artinya, ciri khas Anda harus sesuai dengan channel ingin Anda kembangkan

  • Gunakan setting yang tepat

Setting tempat pengambilan video bisa menjadi ciri khas Anda. Sebab, pengaturan lighting hingga properti masih bisa dikembangkan dengan kreatif. Dan tentunya sesuai dengan niche yang Anda pilih.

Anda bisa menengok YouTuber Ewing HD yang menggunakan ruangan bernuansa suram untuk memperkuat konten horornya.

  • Buat konten yang unik

Salah satu kunci cara menjadi YouTuber sukses adalah membuat konten yang unik. Salah satu tipsnya, temukan keahlian Anda yang tidak dimiliki orang lain.

Contohnya seperti YouTuber Louis Rossmann yang mereparasi Macbook secara live. Selain bisa mengedukasi audiens, Louis Rossmann juga berhasil membuat konten yang unik dan jarang dibuat oleh YouTuber lainnya.

6. Rancang Konten yang Menarik

Materi konten yang menarik adalah salah satu alasan mengapa sebuah video YouTube mampu menjaring banyak penonton. Bahkan, menduduki tangga trending. Karena itu, Anda perlu merancang konten yang menarik khususnya bagi segmen pasar yang Anda tuju.

Untuk mendapatkan inspirasi materi konten yang menarik, Anda bisa mencoba cara berikut:

6.1. Cek Kompetitor

YouTuber kompetitor akan membahas materi-materi yang sesuai dengan niche Anda. Dengan mencari referensi dari kompetitor, Anda akan mendapat ide-ide konten yang relevan dan bisa dikembangkan sendiri.

Gunakan platform semacam Social Blade untuk menemukan YouTuber kompetitor dengan mudah. Kemudian, pelajari konten menarik yang mereka miliki dan temukan ide untuk konten Anda yang lebih baik.

6.2. Riset topik dan kata kunci

Google Trends bisa membantu Anda mengetahui topik yang diperbincangkan di YouTube. Tentu akan bisa menjadi sumber inspirasi dalam membuat konten. Anda bahkan bisa melakukan filter berdasarkan lokasi, waktu, hingga kategori sesuai niche Anda

Baca Juga: 7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Konten Marketing

6.3. Tentukan ide konten

Pilih ide konten yang sesuai agar video YouTube Anda menarik. Dengan menentukan jenis video yang tepat, maka value konten akan lebih mudah tersampaikan kepada audiens.

Sebagai referensi, berikut kami berikan beberapa jenis konten sebagai cara menjadi YouTuber untuk pemula.

  • Vlog menampilkan dokumentasi perjalanan atau kegiatan seseorang. Menggila di AEON adalah salah satu contohnya.
  • Gaming biasanya berisi rekaman live streaming saat sedang bermain game. Konten dikemas dalam bentuk recording dengan gambar pemain muncul di pojok bawah. Sehingga, audiens bisa menonton game yang dimainkan dan reaksi sang gamer. Misalnya, Sultan Free Fire Ngabisin 100.000 Diamond Tanpa Ragu!

6.4. Tulis script

Script adalah teks dialog yang akan Anda ucapkan pada video. Dengan menyiapkan script, akan meminimalkan kebingungan saat berbicara di depan kamera.

Pastikan Anda membuat dialog yang sederhana, mudah diucapkan, dan mudah dipahami. Anda bisa mengujinya dengan mencoba berlatih melafalkannya sambil direkam.

7. Siapkan Peralatan yang Diperlukan

Peralatan adalah salah satu investasi utama cara menjadi YouTuber sukses. Dengan menggunakan peralatan yang memadai, rancangan konten Anda dapat dijalankan dengan keren dan ciamik.

Apa saja sih peralatan yang diperlukan untuk cara memulai menjadi YouTuber?

  • Teleprompter

Teleprompter merupakan layar untuk menampilkan skrip konten. Dengan alat ini, Anda tidak perlu menghafal seluruh isi skrip. Namun, tetap jaga eye contact dan gestur Anda supaya tidak terlalu terlihat membaca, ya.

Oh iya, tak perlu khawatir harus mengeluarkan banyak kocek. Anda bisa kok mendapatkan teleprompter mulai ratusan ribu rupiah saja.

  • Mikrofon eksternal

Supaya audio terdengar jernih, gunakanlah mikrofon eksternal. Tujuannya, untuk mengurangi noise yang biasanya masih ditangkap mikrofon bawaan.

Ada beberapa tipe mikrofon eksternal, tapi yang cocok untuk YouTuber pemula adalah mikrofon lavalier. Sebuah mikrofon berukuran kecil yang biasanya dijepitkan di kerah baju. Selain harganya terjangkau, mikrofon ini juga mudah dioperasikan.

  • Lighting

Pencahayaan yang bagus akan membuat gambar video Anda terlihat lebih jelas. Karena itu, Anda membutuhkan lighting yang sesuai dengan kebutuhan konten Anda.

Misalnya, beauty YouTuber membutuhkan ring lights untuk memperjelas detail riasan di wajah. Sementara travel YouTuber akan lebih cocok menggunakan LED on-camera lights supaya mudah dibawa ke mana-mana.

Selain itu, Anda bisa memanfaatkan cahaya matahari untuk lighting natural. Namun, perhatikan juga kapan Anda dapat menggunakan lighting natural ini.

  • Kamera

Selain cahaya, Anda membutuhkan kamera yang tepat supaya hasil gambar yang diambil memiliki resolusi yang bagus.

Untuk YouTuber pemula, sangat disarankan untuk menggunakan kamera point-and-shoot. Sebab, lebih praktis, mudah dibawa dan harganya terjangkau.

Kamera ponsel bisa juga digunakan. Namun, hasilnya mungkin kurang maksimal dibanding kamera profesional.

  • Aplikasi Video Editing

Aplikasi video editing wajib digunakan oleh setiap YouTuber. Selain untuk menggabungkan hasil gambar, aplikasi video editing juga bisa memberi visual effect yang menarik. Terutama jika, hasil gambar berasal dari kamera ponsel yang sederhana.

Untungnya, sekarang sudah banyak aplikasi video editing yang membuat gambar dari kamera ponsel terlihat seperti diambil dengan kamera profesional.

8. Fokus Saat Pembuatan Video

Setelah peralatan produksi siap, cara menjadi YouTuber berikutnya yaitu fokus saat pembuatan video. Tujuannya, supaya proses produksi video lebih lancar dan efisien. Dengan proses produksi yang baik, video YouTube Anda akan semakin berkualitas.

Bagaimana tips untuk fokus pada proses pengambilan gambar?

  • Sesuaikan kebutuhan gambar dengan script. Ambil gambar sesuai dengan perencanaan yang sudah Anda buat pada script.
  • Tempatkan kamera sesuai angle. Pastikan kamera berada pada posisi yang tepat sehingga gambar yang diambil sesuai.
  • Gunakan tripod untuk hasil gambar stabil. Dengan gambar yang stabil, video Anda akan terlihat profesional dan enak ditonton.
  • Pastikan mikrofon dalam keadaan ON. Jangan sampai Anda harus mengulangi merekam suara hanya karena mikrofon belum diaktifkan.
  • Atur teleprompter. Pastikan teleprompter berada di posisi yang tepat, sehingga Anda bisa membaca tulisan pada layar dengan jelas.
  • Sesuaikan cahaya. Jika Anda menggunakan cahaya matahari, tentukan waktu terbaik untuk mengambil gambar. Bisa saat blue hour atau saat langit berwarna biru (pukul 05.55 – 06.08 dan 20.15 – 20.29), golden hour atau saat langit berwarna keemasan (pukul 06.08 – 07.13 dan 19.11 – 20.15), dan waktu khusus lainnya.

9. Bangun Channel Youtube Anda

Selain memastikan kualitas video yang dihasilkan baik, melakukan personalisasi channel YouTube Anda juga tak kalah penting. Anda bisa membuat channel tersebut unik dan terlihat profesional sekaligus menarik bagi pengunjung.

Ini dia berbagai tipsnya:

  • Pasang foto profil

YouTube Avatar berfungsi untuk menampilkan foto profil sebagai identitas akun. Pilihlah foto terbaik dengan ukuran 800×800 pixels.

  • Gunakan banner yang sesuai

Banner berfungsi untuk memperkuat identitas channel YouTube. Buatlah banner dengan ukuran ideal yaitu 2560×1440 pixels. Anda juga bisa memanfaatkan template gratis dari Canva untuk membuat banner lebih cepat.

  • Isi bagian deskripsi dengan informatif

Deskripsi adalah ibarat halaman About Us di website Anda. Pada deskripsi, Anda bisa menjelaskan tentang gambaran umum mengenai topik dan konten yang Anda angkat.

Isi bagian deskripsi dengan kalimat yang informatif. Anda bisa menuliskan hingga 5000 karakter di dalamnya. Jadi, pastikan kata kunci yang relevan tak lupa Anda masukan.

  • Miliki visual style

Visual style merupakan gaya presentasi video. Komponen dalam visual style pada video YouTube mencakup color tone, font, dan banyak lagi. Gunakanlah komponen tersebut dengan baik, seperti contoh berikut:

Seperti yang Anda lihat, visual style YouTube Niagahoster menggunakan palet warna biru dan putih dalam setiap thumbnail videonya. Langkah ini selain membuat tampilan menjadi lebih menarik juga untuk upaya memperkuat branding.

  • Buat playlist yang sesuai dengan isi konten

Playlist berguna untuk mengelompokkan konten berdasarkan topik atau kategori. Hal ini akan lebih memudahkan pengunjung channel mengakses topik yang disukai. Contohnya sebagai berikut:

Berbagai konten dikelompokkan dalam playlist seperti Cara Membuat Blog, Strategi Marketing, dan lain-lain. Dengan demikian, pengunjung bisa memilih video dengan topik sesuai kebutuhan mereka. Anda juga bisa menerapkannya untuk channel Anda. Contohnya, Tips dan Trik, Interview, dan lainnya.

10. Bangun Engagement dengan Audiens

Viewer dan subscriber memiliki arti lebih dari sekadar angka. Mereka adalah salah satu kunci kesuksesan channel YouTube Anda. Karena itu, Anda harus membangun engagement dengan audiens.

Bagaimanakah cara menjadi YouTuber sukses dengan engagement tinggi? Simak beberapa tips berikut:

  • Menjaga konsistensi

Konsistensi dibutuhkan untuk membuat channel YouTube Anda mudah diingat. Ada dua jenis konsistensi: tema dan waktu unggah. Anda harus mengunggah video yang sesuai dengan niche dan ciri khas Anda. Selain itu, tentukan jadwal unggah yang tetap.

Konsistensi berpengaruh bagi engagement seorang YouTuber. Fadil Jaidi, misalnya. Dari data Social Blade, channel YouTube Fadil Jaidi terus mengalami peningkatan semenjak rutin mengunggah konten. Viewer videonya tak pernah kurang dari 500.000 dalam waktu kurang dari 24 jam setelah diunggah. Bahkan, Fadil juga berhasil menjaring sejuta lebih subscriber dalam tiga bulan.

  • Melibatkan audiens dalam pembuatan konten

Audiens sangat berperan dalam perkembangan channel YouTube. Karena itu, maksimalkanlah fitur-fitur semacam polling untuk mengetahui masukan audiens terhadap konten Anda. Selain itu, Anda juga bisa berkolaborasi bersama audiens untuk membuat konten bersama.

  • Melakukan live streaming

Melakukan siaran langsung pada channel YouTube akan meningkatkan interaksi dengan audiens. Sebab, audiens bisa memberikan komentar langsung. Tak heran, 80% orang menyukai tayangan live streaming dari channel kesukaan mereka

Jadi, jika channel YouTube Anda dirasa kurang mendapatkan engagement, lakukan live streaming sesekali. Bahkan, Anda bisa juga melakukannya secara rutin.

  • Menanggapi respons audiens

Menanggapi respon audiens cukup efektif untuk membangun engagement. Misalnya, memberi tanda like pada komentar.

Dengan cara ini, audiens akan merasa dihargai. Hal ini akan mendorong mereka untuk semakin bersemangat memberikan komentar serta berinteraksi di video lain.

11. Promosikan Video Melalui Media Sosial

Meski sudah memiliki engagement tinggi, Anda tetap harus mempromosikan video Anda. Terutama, promosi melalui media sosial. Sebab, pengguna media sosial di Indonesia cukup banyak. Bahkan, jumlah penggunanya mencapai 56% dari total populasi warga Indonesia.

Dengan social media marketing, Anda bisa memaksimalkan media sosial sebagai tempat promosi. Baik di Facebook, Twitter, Instagram, dan platform lainnya. Dengan strategi ini, pengikut Anda di media sosial berpeluang menjadi subscriber YouTube Anda.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan berbagai tools untuk promosi media sosial. Misalnya, Anda bisa menggunakan tools analytics untuk menganalisis performa promosi dan engagement-nya. Dengan begitu, Anda bisa memastikan apakah sudah memposting pada waktu yang tepat, target audiens yang diincar sesuai, dan lain-lain.

Jadi, memanfaatkan strategi social media marketing akan memudahkan Anda mencapai tujuan promosi channel YouTube Anda.

Baca Juga: Panduan Lengkap Memulai Video Marketing

12. Perkuat dengan Upaya SEO

Anda mungkin bertanya kenapa upaya SEO masuk dalam cara menjadi YouTuber sukses? Bukankah itu hanya untuk blog dan website?

YouTube juga membutuhkan SEO untuk dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang berkualitas. Dengan upaya SEO tersebut, konten Anda akan lebih mudah ditemukan di mesin pencari.

Lalu, apa saja yang perlu Anda lakukan?

  • Riset keyword

Riset keyword akan membuat Anda mengetahui apa yang sedang disukai viewer. Sehingga, kita bisa menjadikan keyword tersebut sebagai ide konten. Bahkan, bukan mustahil konten Anda mampu meraih peringkat teratas dalam hasil pencarian YouTube karena relevan dengan kebutuhan viewer.

  • Buat video dengan kualitas terbaik

Jika Anda membuat video dengan kualitas konten yang bagus, penonton akan semakin menyukainya. Dengan begitu, peringkat video Anda bisa terus meningkat. Nah, salah satu tanda video berkualitas yaitu menjawab kebutuhan audiens dan memiliki konten yang unik.

  • Optimasi metadata

Metadata yaitu informasi tentang video yang digunakan oleh algoritma YouTube untuk menentukan kategori video. Singkatnya, dari metadata inilah YouTube memberikan rekomendasi ke viewers video yang sesuai dengan topik yang sering dilihat.

Dengan demikian, optimasi metadata yang tepat secara SEO akan membantu peringkat di halaman pencarian YouTube atau Search Engine Result Page (SERP) Google.

Untuk menguji apakah performa SEO YouTube Anda sudah baik, cobalah ketikkan kata kunci yang Anda targetkan. Kemudian, periksa apakah video Anda muncul pada list teratas. Jika belum, maka saatnya untuk melakukan strategi SEO YouTube yang optimal.

13. Lakukan Analisis

Bagaimana Anda tahu bahwa channel YouTube Anda sesuai tujuan yang Anda harapkan? Tentunya dengan melakukan analisa.

Untungnya, YouTube menyediakan YouTube Analytics untuk mengetahui performa video Anda. Jadi, akan lebih mudah bagi Anda melakukan evaluasi.

Apa saja yang bisa Anda ketahui dari YouTube Analytics?

  • Overview. Anda akan mendapat informasi mengenai berapa lama waktu yang dihabiskan audiens untuk menonton video Anda. Bahkan, Anda juga bisa memantau proses naik turunnya jumlah viewer dan membandingkannya dari waktu ke waktu.
  • Reach. Anda bisa mengetahui berapa kali video Anda muncul di hadapan calon audiens, berapa orang yang mengklik video Anda, hingga jumlah orang yang menonton video YouTube Anda pada selang waktu tertentu.
  • Engagement. Anda akan mendapatkan informasi tentang berapa banyak orang yang tertarik dengan video Anda.
  • Audience. Anda bisa mengetahui apakah video YouTube Anda tepat sasaran atau tidak. Anda juga akan mendapatkan informasi demografi dari penonton Anda.
  • Revenue. Fitur ini memungkinkan Anda untuk memeriksa total penghasilan dari video YouTube Anda.
  • Dan masih banyak lagi fitur lainnya.

Setelah mengetahui performa video Anda, akan lebih mudah untuk menentukan strategi mana yang perlu tetap dijalankan dan mana yang harus dievaluasi. Inilah kunci sebagai cara menjadi seorang YouTuber sukses.

Baca Juga: Ingin Mengukur Performa Video Anda? Gunakan YouTube Analytics!

Giliran Anda Menjadi YouTuber Sukses Berikutnya!

Anda sudah belajar cara menjadi YouTuber untuk pemula. Saatnya mempraktikan langkah yang kami jelaskan di atas. Jangan lupa untuk melakukannya bertahap dengan benar, ya?

Jika channel YouTube Anda sudah tumbuh, lakukan upaya monetisasi. Sebab YouTube memungkinkan Anda mendapatkan penghasilan secara online. Anda bisa belajar cara mendapatkan uang dari YouTube di artikel kami lainnya.

Selamat mencoba dan semoga informasi kami ini bermanfaat ya.

Benefita

Benefita is a Pisces girl. She dreams of living in the world of Harvest Moon.

Share
Published by
Benefita

Recent Posts

9+ Tips Brand Marketing dari Pakar Brand untuk Bisnis Anda

Anda butuh tips branding untuk bisnis? Membangun identitas brand merupakan strategi bisnis yang wajib dilakukan. Pasalnya, branding yang kuat akan…

2 hours ago

Ingin Punya Email Bisnis Profesional? Email Hosting Solusinya!

Bagi sebagian orang, email dianggap sebagai teknologi kuno. Di saat hampir semua orang berkomunikasi via chat, apakah penggunaan email masih…

14 hours ago

9+ Inpirasi Desain Header Website Terbaik 2020

Header merupakan salah satu bagian terpenting dalam website. Sebab, header adalah hal pertama yang pengunjung lihat saat membuka sebuah website.…

2 days ago

Modal Promosi Dapat Komisi 70%? Cuma di Program Afiliasi Niagahoster! Ini Buktinya..

Apakah Anda sedang mencari cara mencari uang di internet yang paling mudah dan menguntungkan? Jika iya, gabung di program afiliasi…

3 days ago

Jelang Black Friday 2020, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

Black Friday 2020 akan segera tiba. Event belanja tahunan ini, selalu menawarkan diskon menarik. Anda tentu tak ingin ketinggalan, kan?…

4 days ago

Harbolnas: Momen Bisnismu Menutup 2020 dengan Mengesankan!

Tidak disangka ternyata Desember sebentar lagi. Dan waktunya Harbolnas tiba! Angin segar bagi bisnis online Anda, karena event belanja online…

5 days ago