Imas Indra A detail-oriented and innovative writer. She developed her creative talent and expertise after years of practice in journalism, academic research, essay writing, and blogging. Currently in Niagahoster, she boosted more people to #BuildSuccessOnline using SEO and content marketing strategies. When it comes to writing, her goal is to make complex topics enjoyable.

Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda

2 min read

cara mengaktifkan dark mode di wordpress

Bekerja lembur hingga malam sering kali tak terhindarkan. Kalau sudah begitu, mata biasanya gampang lelah dan terasa pedih. Padahal tenggat kerja tetap harus dipenuhi.

Untungnya, banyak aplikasi, media sosial, dan web service yang dilengkapi dengan dark mode. Termasuk di dalamnya adalah WordPress. Fitur ini sedikitnya akan membantu Anda bekerja dengan nyaman, tanpa rasa pedih dan lelah di mata.

Artikel ini akan menunjukkan cara mengaktifkan dark mode di website berbasis WordPress. Sebelum itu, artikel ini juga akan menyinggung sedikit soal apa itu dark mode beserta manfaatnya.

Apa itu Dark Mode dan Apa Manfaatnya?

Dark mode atau night mode adalah sebutan untuk tampilan front-end dengan latar belakang berwarna gelap. Penggunaan fitur ini menyebabkan teks dan komponen visual berukuran kecil lainnya berubah warna menjadi lebih terang.

Fitur tersebut sebetulnya merupakan kebalikan dari apa yang umumnya dipakai, latar terang dan teks berwarna gelap. Meski begitu, fitur ini cukup populer selama tiga sampai lima tahun belakangan. Berbagai aplikasi populer ─ YouTube, Twitter, Facebook, hingga Gmail ─ menawarkan tampilan dark mode atau night mode.

Popularitas dark mode tersebut bukan tanpa alasan. Konon, fitur dark mode memang memiliki sejumlah manfaat dibandingkan tampilan pada umumnya. Riset University of Cambridge menyebutkan beberapa manfaat penggunaan dark mode, yaitu:

  • Mengurangi kemungkinan mata lelah. Tampilan layar yang terlalu terang sering kali menyilaukan mata. Tak jarang, untuk menyesuaikannya, mata harus terpicing memandangi layar. Lama-kelamaan, otot mata terlalu tegang dan menjadikan mata lelah.
  • Mengurangi kemungkinan layar berkedip (flickering display). Flickering display dalam bentuk garis sering kali mendistraksi Anda. Dengan dark mode, tampilan yang mengganggu ini bisa dikurangi.
  • Memudahkan proses pemrograman (coding). Dark mode membuat perbedaan warna setiap syntax akan terlihat lebih kentara. Dengan kata lain, dark mode membantu mengurangi kesalahan pemrograman.
  • Mengurangi kemungkinan perubahan jam biologis. Sinar biru dari layar sering menyebabkan perubahan jam tidur. Dalam jangka panjang, menatap layar tanpa dark mode bisa mengubah pola tidur dan jam biologis.
  • Menghemat baterai laptop dan aliran listrik. Dark mode membantu Anda menghemat daya laptop. Untuk bisa berjalan dengan baik, dark mode juga harus dibarengi dengan lingkugan yang temaram. Di sinilah Anda juga bisa menghemat listrik.
  • Mempermudah proses desain. Tampilan gelap membantu Anda fokus ke komponen desain utama. Ketika margin desain nampak lebih gelap, Anda bisa lebih awas dan menghindari komponen utama menabrak batas area desain.

Walaupun night mode memiliki banyak manfaat, penggunaanya tetap perlu diperhatikan. Beberapa kondisi justru membuat penggunaan night mode kontraproduktif. Misalnya, ketika layar justru merefleksikan Anda atau dalam kata lain seperti cermin. Karena dengan begini, Anda justru tak bisa melihat dengan jelas apa yang ditampilkan di layar.

Lingkungan kerja yang terlalu terang juga membuat dark mode tidak efektif. Di samping itu, font yang terlalu tipis dan berukuran kecil sering kali membat teks tidak terbaca ketika dark mode digunakan.

Cara Mengaktifkan Dark Mode pada WordPress

Cara termudah untuk mengaktifkan dark mode di WordPress adalah dengan plugin. Maka dari itu, Anda perlu menginstal plugin Dark Mode.

cara mengaktifkan dark mode di wordpress

Di bagian Dashboard, pilih menu Plugins dan klik pilihan Add New. Setelah itu Anda akan dibawa ke halaman yang memuat banyak pilihan plugin.

cara mengaktifkan dark mode di wordpress

Masukkan kata kunci “Dark Mode” ke kolom yang tersedia dan klik Install Now di plugin yang diinginkan. Tunggu sebentar dan klik Activate di lokasi tombol yang sama.

Setelah plugin aktif, Anda perlu kembali ke Dashboard dan mencari menu Users dan klik di bagian submenu Your Profile.

cara mengaktifkan dark mode di wordpress

Lalu, cari pilihan Dark Mode dan centang Enable Dark Mode in the dashboard. Jangan lupa untuk klik Update Profile di bagian paling bawah halaman. Dengan begitu, dark mode pada bagian back-end website WordPress Anda sudah aktif.

Tampilan night mode cukup konsisten di berbagai menu Dashboard, kecuali di bagian Post dan Page yang memiliki text editor.

Ketika Gutenberg editor di WordPress diaktifkan, maka tampilan terang mendominasi halaman WordPress. Terutama di bagian tulisan dan pilihan kustomisasi di bagian kanan.

Baca Juga: Panduan Menggunakan Editor Gutenberg Terbaru

Bagi sebagian orang, tampilan semacam ini mungkin tidak efektif. Tujuan awal untuk mendapat tampilan gelap yang nyaman di mata, tidak bisa tercapai.

Untuk itu kami coba menginstal plugin Classic Editor untuk mencari tahu perbedaannya dengan Gutenberg editor.

Setelah mengaktifkan Classic Editor, kami menemukan bagian terang hanya ada di bagian text editor saja. Pilihan publikasi dan format konten di bagian kanan tetap ada dalam keadaan dark mode.

Dibandingkan dengan Gutenberg editor, tampilan satu ini mungkin lebih nyaman bagi mata. Hanya saja, tampilan seperti ini kurang mampu memberikan tombol pilihan yang user-friendly seperti laiknya di Gutenberg.

cara mengaktifkan dark mode di wordpress

Lalu mana yang lebih baik? Itu kembali ke pilihan Anda.

Kesimpulan

Jika Anda seorang blogger, web developer, atau pengurus web agency yang sering lembur malam hari, dark mode sudah pasti jadi kebutuhan. Untung saja WordPress memiliki plugin untuk menambahkan fitur dark mode ke Dashboard.

Selain cara menginstal plugin dan pengaturan dark mode, artikel di atas juga menjabarkan perbedaan tampilan dark mode di Gutenberg dan Classic Editor. Dengan begitu, Anda juga bisa sekaligus memilih text editor yang tepat untuk website WordPress Anda.

Sekarang, katakan selamat tinggal untuk mata lelah. Terima kasih, dark mode!

Anda ingin tahu lebih banyak serba-serbi perkontenan? Subscribe Blog Niagahoster untuk dapatkan tips content marketing, ulasan plugin, dan tutorial pengaturan website.

0
Imas Indra A detail-oriented and innovative writer. She developed her creative talent and expertise after years of practice in journalism, academic research, essay writing, and blogging. Currently in Niagahoster, she boosted more people to #BuildSuccessOnline using SEO and content marketing strategies. When it comes to writing, her goal is to make complex topics enjoyable.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 13 =