Hosting

Cara Menambahkan Domain (Addon Domain) di cPanel

Dalam satu hosting, Anda bisa menambahkan beberapa domain. Cara menambahkan domain di cPane bisa Anda lakukan menggunakan fitur Addon Domain. Dengan langkah ini, Anda bisa memiliki halaman website tambahan tanpa perlu membeli domain lagi.

Nah, pada tutorial ini kami akan mengulas cara menambahkan domain baru di cPanel. Namun, sebelumnya mari berkenalan terlebih dulu dengan fitur Addon Domains di cPanel.

Apa itu Addon Domain?

Addon Domain adalah fitur cPanel yang memungkinkan Anda dapat menambahkan domain pada satu akun hosting yang sama. Semisal Anda memiliki domain warunghosting.com. Lalu, Anda ingin membuat halaman website misalnya jualdomain.com. Maka, dengan Addon domain, Anda bisa memiliki halaman website baru yaitu, warunghosting.com/jualdomain dalam satu hosting.

Selain membuat domain tambahan, Anda juga bisa membuat akun tambahan seperti email hosting untuk addon domain Anda.

Addon domain ini jadi alternatif terbaik bagi Anda yang ingin memiliki beberapa domain, tetapi tak perlu membeli hosting dan domain lagi. Jadi, Anda bisa lebih hemat biaya dan praktis mengelola beberapa domain dalam satu akun cPanel.

Cara Menambahkan Domain Baru di Cpanel

Berikut ini cara menambahkan domain di cPanel menggunakan Addon Domain dengan mudah, baik itu di hosting biasa maupun vps cpanel.

1. Login ke cPanel

Langkah pertama, login terlebih dulu ke cPanel akun hosting Anda. Jika Anda pengguna hosting Niagahoster, Anda bisa login melalui member area Niagahoster. Dalam halaman Niagahoster, scroll ke bawah, lalu klik tombol Kelola Hosting.

Setelah itu, Anda akan melihat tampilan menu di cPanel, kemudian klik All Features.

2. Cari Fitur Addon Domains

Pilih menu search yang ada pada bagian atas halaman cPanel seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Masukkan kata kunci Addon pada kolom pencarian dan klik menu Addon Domains yang tampil pada kolom Domains.

3. Tambahkan Domain di Fitur Addon Domains

Setelah membuka fitur Addon Domains, Anda akan melihat tampil halaman utama Addon Domains. Silakan perhatikan penjelasan serta gambar di bawah ini berkenaan dengan data yang harus Anda masukkan.

  1. Create Domain Name – masukkan nama domain yang ingin Anda tambahkan. Dalam contoh ini kami memasukkan domainanda.com.
  2. Subdomain – Pada kolom kedua, cPanel akan otomatis menambahkan Subdomain. Akan tetapi, jika Anda memiliki lebih dari satu domain utama yang namanya sama namun berekstensi berbeda misalnya domainanda.com dan domainanda.net, disarankan untuk mengganti nama berbeda pada kolom Subdomain tersebut, misal domainandadua.
  3. Document Root – akan terisi otomatis. Pada contoh ini akan terlihat seperti: public_html/domainanda.com. Ini berarti file dari domain yang ditambahkan tersimpan pada folder public_html > domainanda.com. Anda dapat mengubah path jika diinginkan, tapi kami sarankan untuk membiarknnya seperti itu.
  4. Create an FTP account associated – Centang menu ini jika Anda membuat ingin akun FTP baru untuk orang lain, sehingga mereka bisa mengakses file terpisah dengan domain utama Anda.

Penting – Jika Anda mencentang pilihan Create an FTP account associated with this Addon Domain, akan tampil kolom yang perlu Anda isi.

Pada kolom tersebut Anda dapat memasukkan username dan password dari akun FTP yang ingin Anda buat. Untuk mendapatkan password Anda bisa menggunakan fitur Password Generator dengan menekan tombol Generate Password.

Fitur ini akan membuat password yang cukup aman untuk akun FTP dari addon domain. Anda juga dapat menggunakan Advanced Options untuk pilihan lanjutan.

Silakan simpan password di tempat yang aman. Setelah itu, silakan centang I have copied this password in a safe place dan klik tombol Use Password.

Melalui cara ini, sistem akan secara otomatis membuat password baru pada kolom FTP password.

4. Atur Addon domain

Apabila sudah memasukkan semua informasi yang Anda perlukan, silakan klik tombol Add Domain. Anda perlu menunggu beberapa menit sampai semua folder yang diperlukan berhasil dibuat dan proses pengaturan lain telah selesai. Jika berhasil, Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.

Pada langkah ini Anda telah berhasil cara menambahkan domain di cPanel. Sehingga saat ini Anda sudah dapat mengupload file website ke dalam subfolder baru dari addon domain (pada contoh ini ke dalam public_html/domainanda.com).

5. Memodifikasi Addon Domain

Sekarang Anda sudah berhasil membuat sebuah addon domain, Anda dapat melihatnya pada bagian Modify Addon Domain di bawah Addon Domains.

Terdapat beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan:

  • Addon Domains – Semua addon domain yang telah Anda tambahkan dapat dilihat pada kolom ini.
  • Document Root – Subfolder dari addon domain. Jika Anda klik link subfolder, Anda akan diarahkan ke File Manager dari cPanel.
  • Subdomain – Subdomain yang dibuat otomatis ketika menambahkan domain.
  • Redirects to – Di sini Anda dapat melihat kemana addon domain diarahkan. Jika Anda tidak meredirectnya maka akan terlihat not redirected. Anda dapat mengatur redirect dari addon domain tersebut dengan menekan Manage Redirection yang ada di sebelah kanan. Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman baru yang memungkinkan Anda untuk mengatur tujuan redirect untuk addon domain:
  • Actions – Pilihan untuk menghapus addon domain.

Terapkan Cara Menambahkan Domain di cPanel, Sekarang!

Pada tutorial ini Anda telah belajar cara menambahkan domain di cPanel menggunakan fitur Addon Domains. Ini berguna untuk Anda yang memiliki domain lebih dari satu. Anda bisa mengunggah file website ke dalam subfolder dari addon domain. Supaya addon domain dapat berjalan dengan baik, pastikan pengaturan nameserver dari hosting Anda sudah dilakukan pada domain panel.

Apabila Anda menggunakan domain dari Niagahoster, Anda bisa membaca beberapa panduan setting domain di cPaenl berikut ini:

Domain Murah Mulai dari 14rb

Waryanto

Technical Content Writer, Menyukai dunia Technical IT, Digital Marketing & Travel Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Share
Published by
Waryanto

Recent Posts

Hosting IIX: Pengertian dan Manfaatnya

Kalau target pengunjung website Anda dari Indonesia, menggunakan hosting IIX adalah langkah jitu untuk memberikan akses ke website lebih mudah.…

37 mins ago

Pengertian Bandwidth pada Hosting, Fungsi, dan Cara Menghitungnya!

Bandwidth pada hosting adalah faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan ketika membeli paket web hosting. Dengan bandwidth yang cukup, performa…

1 day ago

Apa itu Supplier: Tugas, Jenis, & Pentingnya dalam Dunia Bisnis

Bagi bisnis apapun, arti supplier itu cukup penting. Supplier adalah penggerak roda bisnis. Tanpa supplier yang tepat, produktivitas dan pendapatan…

2 days ago

Perbedaan Shared Hosting dan Dedicated Hosting yang Harus Anda Tahu

Ketika membangun sebuah website, Anda akan dihadapkan pada pilihan untuk menggunakan shared hosting atau dedicated hosting. Nah, karena berpengaruh pada…

2 days ago

Perbedaan LiteSpeed dan Apache, Siapa yang Lebih Unggul?

Berbicara server hosting, nama LiteSpeed dan Apache tentu akan disebut. Keduanya memang memiliki reputasi baik berkat performa yang dimiliki. Namun,…

3 days ago

Apa itu XAMPP? Sejarah, Fungsi, dan Fitur-fitur XAMPP

XAMPP adalah software wajib jika Anda ingin belajar website development. Yuk ketahui apa itu XAMPP, fungsi, dan fiturnya di sini!

3 days ago