Mau Mulai Bisnis? Simak Caranya dari Nol Hingga 100!

“Dimulai dari Nol ya…!”

Pernah dengar kalimat tersebut di pom bensin? Tagline pengisian bahan bakar itu ternyata berlaku juga untuk bisnis, loh.

Ya karena tidak ada yang benar-benar instan di dunia ini, bukan? Mie instan saja harus direbus dulu. Hehehe. 

Apalagi dalam membangun bisnis, pasti harus dimulai dari nol dan ada masa jatuh bangunnya…

Namun, mencapai performa bisnis yang 100% maksimal bukan hal yang mustahil, kok. Segala kegagalan pun dapat diantisipasi dengan persiapan yang matang. 

Pada artikel ini, kami akan menemani perjalanan Anda membangun bisnis sendiri dari nol. Tentunya dengan cara dan tips jitu yang telah kami siapkan.

Cara Memulai Bisnis Dari Nol

Nah, jika Anda memiliki ide bisnis cemerlang, diperlukan langkah dan strategi jitu agar semuanya berjalan sesuai harapan Anda.

Berikut adalah tahapan yang sebagian besar pebisnis lalui untuk memulai dan mengembangkan usahanya sendiri dari nol.

  1. Persiapkan Dasar Bisnis

  2. Matangkan Rencana

  3. Maksimalkan Branding

  4. Saatnya Produksi

  5. Lancarkan Strategi Marketing

  6. Waktunya Customer Experience

  7. Tingkatkan Penjualan

  8. Tancapkan Brand Awareness

  9. Manfaatkan Setiap Momen

  10. Saatnya Ekspansi!

  11. Ekspansi Offline dan Terus Evaluasi

Nah, mari kita mulai perjalanan membangun bisnis dari nol!

0% – Persiapkan Dasar Bisnis Anda!

Membangun bisnis bisa diibaratkan seperti bepergian. Pastinya Anda harus memiliki tujuan, alasan, kendaraan, persiapan akomodasi, jalan alternatif, serta plan a-b-c hingga z.

Jadi, bisnis Anda harus memiliki tujuan yang lebih dari sekadar cuan. Adanya visi misi juga akan menambah jelas seperti apa bisnis Anda dan termasuk dalam proses branding.

Setelah itu, buat daftar nilai-nilai bisnis. Misalnya, ‘Saya mau bisnis bergerak secara fleksibel, harus data-driven, selalu menjaga kualitas produk, bla bla bla’

Nah, itulah company value, yang akan menjadi panduan dalam menjalankan bisnis. Buat seoptimis mungkin tapi tetap serealistis mungkin ya!

Dan yang utama, tentu saja ide bisnis yang out of the box! Caranya?

Lihat permasalahan yang ada > identifikasi solusi apa yang dibutuhkan > tuangkan dalam inovasi produk Anda > jadikan produk Anda sebagai solusi bagi konsumen.

Baca juga: 30+ Peluang Usaha Paling Menjanjikan di Tahun 2021

Mari kita ambil contoh yang paling simpel yaitu, sedotan stainless. Produk tersebut menjadi solusi dari jutaan sampah sedotan plastik di dunia. 

Siapa yang sangka produk sekecil dan sederhana tersebut punya nilai problem solving yang luar biasa?.

Bagaimana? Sudah ada gambaran titik nol Anda?

Jika tiga hal dasar ini sudah terpenuhi, maka mari kita lanjut ke langkah selanjutnya.

Baca juga: Pebisnis Wajib Tahu! Begini Tips Membuat Tagline yang Menarik Pelanggan

10% – Matangkan Rencana

Nah, ide bisnis yang abstrak sebelumnya, perlu dibuat lebih konkret sebelum benar-benar dieksekusi. 

Untuk itu, Anda dapat melakukan beberapa langkah awal yang paling krusial, sebagai berikut:

  • Buat Bisnis Plan – Tulis semua tentang bisnis Anda. Meliputi tiga hal di poin sebelumnya, budget, target pemasukan, strategi pemasaran, dan segala hal yang menjadi pedoman agar bisnis Anda bisa berkembang.
  • Hitung Modal – Hitung anggaran awal untuk membangun bisnis, berapa perkiraan budget operasional yang dibutuhkan, biaya legalisasi, penghitungan pajak, serta target dan estimasi keuntungan.
  • Riset Pasar – Analisis siapa saja yang akan menjadi konsumen. Misalnya, membuat kuesioner, survey, dan lihat riset dari lembaga resmi. Dari sana, Anda bisa tahu inovasi apa yang dibutuhkan konsumen.
  • Kenali Buyer Persona – Tentukan siapa target konsumen Anda dan buat profil konsumen seolah-olah nyata.
  • Buat Customer Journey – Bangun strategi bagaimana tiap buyer persona tahu bisnis Anda, mengenal brand, melihat produk, dan akhirnya membeli produk Anda.
  • Ukur Kekuatan Kompetitor – Buat list kompetitor Anda, lalu bandingkan plus dan minus mereka dengan bisnis Anda. Lihat apa saja kekurangan yang Anda tidak punya dan perbaiki hal tersebut.
  • Cari Supplier Terpercaya – Pastikan Anda bekerja sama dengan supplier terbaik untuk menyuplai bahan baku produk atau layanan Anda. Misalnya, dari segi harga, kualitas barang, kecepatan dan ketepatan supply, dll.
  • Buat Alur Produksi – Dari bahan mentah hingga menjadi layanan atau produk siap jual, harus memiliki alur yang jelas dan ringkas.
  • Rencana Promosi – Buat marketing plan agar dapat menyusun strategi marketing dengan mudah kedepannya.
  • Tentukan Target – Baik dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Tujuannya, agar bisnis Anda punya tujuan utama dan tidak stuck ketika satu target terpenuhi.

Baca juga: 25+ Model Bisnis untuk Membangun Usaha Anda

20% – Maksimalkan Branding

Sampai di tahap ini, branding yang Anda bangun siap diluncurkan! 

Strategi awal yang paling manjur adalah go online. Karena 74% konsumen offline akan melakukan pencarian produk secara online sebelum melakukan pembelian.

Cara ini juga bertujuan agar buyer persona familiar dengan kehadiran bisnis Anda. Hal itu dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

  • Bangun Brand Identity – Buat logo yang khas dan mudah diingat, typography, warna dominan, template visual, dan desain website.
  • Buat Website – Website dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, menjadi pusat transaksi/toko online, media press release, sarana customer support, media pemasaran dan branding, dan etalase produk.
  • Optimalkan Media Sosial – Buat akun resmi bisnis di berbagai media sosial. Seperti Instagram, Facebook, Twitter, LinkedIn, Tik Tok, dll. Ini berguna ketika nanti Anda masuk ke tahap marketing.
  • Integrasikan ke Akun Ecommerce – Agar produk Anda nantinya mudah diraih konsumen, integrasikan semua akun media sosial dan website ke ecommerce. Seperti, Tokopedia, Shopee, Lazada, dan lainnya.

Baca juga: 7+ Media Sosial Populer untuk Bisnis

30% – Saatnya Produksi

Selanjutnya, Anda sudah dapat memulai tahap produksi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu: 

  • Tetapkan standar kualitas produk/layanan. Misalnya, bahan dasar, komposisi, keunggulan produk, model, dll;
  • Tentukan supplier, vendor, dan stakeholder lainnya untuk mewujudkan ide produk;
  • Mulai produksi untuk peluncuran produk dan setidaknya stok selama satu bulan pertama. Pertimbangkan juga produksi cadangan jika launching produk sukses;
  • Benahi website. Seperti setting platform toko online, payment gateway, tema website, membuat landing page, SEO, dll;
  • Lebih aktif di semua media promosi. Gencarkan promosi, brand awareness, jadwalkan launching, dll;

Baca juga: 35+ Tips Ampuh Meningkatkan Penjualan Online Melalui Website

40% – Lancarkan Strategi Marketing

Marketing adalah cara untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Harapannya, bukan hanya kenal, tetapi juga familiar dan menjadi pelanggan.

Masih ingat di tahap 10%? Terdapat poin membuat marketing plan. Nah, saatnya merealisasikannya.

Terdapat berbagai cara untuk mempromosikan bisnis Anda. Salah satunya dengan media sosial. Anda dapat menemukan selengkapnya di → Panduan Lengkap Social Media Marketing 2021.

Selain media sosial, Anda juga dapat memaksimalkan digital marketing. Seperti, Google Bisnisku, email resmi, SEO, SEM, dll. Semuanya dapat Anda pelajari dengan lengkap di → Digital Marketing: Upaya Jitu Promosi Bisnis [Panduan Terbaru].

Agar lebih maksimal, Anda juga dapat mengikuti kursus online. Misalnya, kursus online gratis digital marketing di Niagahoster Course

Baca juga: 15+ Marketing Tools yang Wajib Dimiliki Semua Pebisnis

50% – Waktunya Customer Experience

Pada tahap ini kemungkinan produk Anda sudah sedikit banyak laku. Nah, untuk semakin meningkatkan penjualan, yang perlu Anda lakukan adalah memanjakan konsumen.

Caranya, Anda dapat menambah variasi metode pembayaran, meningkatkan customer support, live chat 24 jam, memperluas pengiriman, dll.

Untuk mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen, Anda dapat membuat kuesioner atau survey. Dari sana, Anda dapat mengetahui hal yang sudah pasti berdampak signifikan bagi bisnis.

60% – Tingkatkan Penjualan

Tahap ini adalah saat yang tepat untuk lebih mengembangkan bisnis!

Misalnya, luncurkan produk atau layanan baru baik secara kualitas maupun kuantitas. Dengan memperkaya variasi produk, sama dengan bisnis Anda naik ke next level.

Hal ini juga bisa dibarengi dengan menarik konsumen dengan promosi. Contohnya, menjual paket bundling produk, promo buy 1 get 1, dan yang lainnya.

70% – Tancapkan Brand Awareness Lebih Kuat

Jangan sampai pelanggan yang sudah susah payah Anda kumpulkan malah hilang satu per satu. Terus bangun awareness dengan cara menguatkan engagement dengan konsumen

Misalnya, mengadakan giveaway, bonus produk tiap belanja dengan minimal transaksi tertentu, menyertakan thank you card, ataupun poin belanja yang bisa ditukar voucher diskon, dll.

Begitu pula saat Anda mendapatkan review atau testimoni dari konsumen. Kumpulkan semua review positif dan sebisa mungkin ekspos di website. Karena 45% konsumen membaca review sebelum membeli suatu produk.

Baca juga: 10 Tips Meningkatkan Brand Awareness Bisnis Anda

80% – Manfaatkan Setiap Momen

Ingat selalu bahwa bisnis bisa jadi booming dan redup kapan saja. Maka dari itu, penting untuk mengambil kesempatan dalam setiap momen.

Contohnya, berpartisipasi saat ada bazar, event, ataupun perayaan tertentu seperti Black Friday, Harbolnas, dll.

90% – Saatnya Ekspansi!

Mari flashback sebentar, kalau Anda tetap konsisten melakukan tahapan-tahapan sebelumnya, bukan tidak mungkin bisnis Anda sekarang telah berkembang pesat.

Jika Anda merasa keuangan sudah stabil, adanya pelanggan loyal, brand awareness sudah kuat, maka saatnya ekspansi bisnis Anda. Ada beberapa cara untuk memperluas bisnis, yaitu:

  • Reseller – Memberikan diskon 5-10% kepada reseller tidak akan membuat Anda rugi. Percaya deh, keuntungan menanti Anda lewat pesanan mereka!
  • Dropship – Hampir sama dengan reseller, Anda dapat membuka program dropship untuk menambah keran pembelian produk.
  • Offline Store – Sukses dengan online, saatnya bangun toko offline Anda. Tempatkan di lokasi strategis di mana banyak pelanggan Anda berasal.
  • Upgrade ke Cloud Hosting – Bertujuan untuk meningkatkan kapasitas server dan meningkatkan performa toko online. Server ini sangat mumpuni untuk menangani traffic tinggi tanpa kerumitan teknis.

100% – Ekspansi Offline dan Terus Evaluasi

Sudah punya toko offline sembari melakukan semua teknik marketing, maka bisnis Anda siap ke next level!

Anda bisa mulai membuka franchise dengan beberapa cabang di kota-kota besar. Karena brand awareness yang Anda miliki, sangat mungkin untuk menggaet pasar offline dengan lebih luas. 

Memang pada tahap ini bisa dikatakan bisnis Anda sudah mencapai 100%. Namun, bukan perjuangan berarti sudah berakhir. 

Perlu eksplorasi lebih jauh dan trial error untuk mencari strategi yang pas. Agar bisnis Anda bisa lebih berkembang dan maju.

Rekomendasi Bidang Usaha yang Potensial Anda Coba

Dari berbagai bidang usaha di dunia ini, Anda tidak lagi perlu bingung ingin memilih bisnis bidang apa. Karena kami telah menyortir enam bidang paling potensial di 2021 yang dapat Anda coba dari nol.

Apa saja? Mari kita bahas.

1. Jasa Pembuatan Toko Online

Tahu gak apa kesamaan setiap bisnis? Ya, butuh toko online!

Seiring bertumbuhnya bisnis, kebutuhan jasa pembuatan website toko online tidak akan pernah mati. Ya, itu karena tidak semua orang punya kemampuan membangun toko online.

Terutama untuk bisnis dengan produk siap jual, maka kemungkinan membutuhkan ecommerce atau toko online makin besar. Cara ini sangat efektif untuk memasarkan dan mendisplay apapun produknya.

Dari sisi kenyamanan konsumen pun juga tentunya menambah nilai plus pada bisnis. Karena, website toko online dapat Anda kustomisasi sesuai kebutuhan, misalnya:

  • Memilih tema yang sesuai karakter bisnis.
  • Menerapkan brand identity.
  • Menjadi nomor 1 di pencarian Google.
  • Integrasi dengan tools marketing seperti, Google Ads, Google Analytics, dll.
  • Menambahkan opsi pembayaran dan pengiriman produk.
  • Pengelolaan yang mudah dengan platform toko online seperti, WooCommerce, Prestashop, dll.

Pembuatannya pun tidak memerlukan keahlian coding khusus, Anda dapat menemukan panduan lengkapnya di → Cara Membuat Website Toko Online Mudah Untuk Pemula.

2. Makanan/Minuman

Karena merupakan kebutuhan primer, bidang usaha makanan dan minuman dinilai masih akan terus meningkat potensinya. 

Apalagi jika dibarengi dengan go online dan strategi digital marketing. Terbukti, 57% orang melihat website restoran sebelum memutuskan ingin makan apa dan di mana.

Baca juga: Tips Digital Marketing Paling Moncer untuk Bisnis Kuliner!

Membangun bisnis kuliner juga harus dibarengi dengan adanya website sebagai sarana go online. Karena terdapat beragam manfaat yang akan Anda dapatkan, seperti:

  • Lebih terpercaya;
  • Memudahkan calon konsumen menemukan restoran Anda;
  • Mudah menjaring partner. Misalnya, supplier bahan baku, franchise, dll;
  • Meningkatkan penjualan;
  • Menjangkau banyak konsumen dengan modal promosi yang minim;
  • Meningkatkan peluang pembelian dalam jumlah besar;
  • Menghadirkan kenyamanan pelanggan dengan berbagai fitur. Misalnya, preview menu, harga dan layanan pesan antar melalui website, dll.

Eits, bisnis kuliner bukan sebatas menjual makanan/minuman saja loh. 

Anda bisa berbisnis dengan memanfaatkan content marketing. Caranya dengan membuat konten website dengan berbagai ide. Hal itu dapat membantu website nangkring di posisi teratas Google. 

Misalnya, sharing pengetahuan lebih tentang kuliner, review makanan, atau bahkan memasak resep-resep menarik.

3. E-Learning

Punya keahlian di bidang tertentu? Jual saja ilmunya!

Sektor e-learning bisa menjadi bisnis menjanjikan, loh. E-learning menjadi industri paling melesat hingga 900% sejak tahun 2000.

Terutama masa pandemi seperti ini, pembelajaran online makin meningkat dibandingkan offline. Nah, Anda bisa memanfaatkan trend ini untuk membangun sistem e-learning sesuai bidang ilmu Anda.

Misalnya, Anda memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang saham. Maka produk yang dapat dijual adalah kursus online, video tutorial, ebook, bahkan layanan konsultasi.

Cara memasarkan dan operasionalnya pun terbilang mudah. Semua bisa teratasi dengan menggunakan template sekolah pada website Anda ditambah integrasi dengan sistem LMS (learning management system)

4. Teknologi

Berkembangnya zaman pastinya dibarengi dengan kemajuan teknologi. Maka dari itu, bidang usaha ini sangat besar potensinya untuk digali.

Mengutip dari Jurnal.id, revolusi industri 4.0 akan menitikberatkan pada bidang teknologi, artificial intelligence, dan digital atau bidang internet. Di mana semua bidang bisnis yang ada akan membutuhkan teknologi.

Selain elektronik atau gadget, contoh ide usaha di bidang ini sangat bervariasi. Misalnya, jasa penyedia software, menjual template website, dan yang lainnya.

5. Kesehatan, Kebugaran, dan Kecantikan

Mengapa ide bisnis yang ini kami jelaskan jadi satu? Karena semuanya saling berhubungan. Namun tentu saja Anda bisa fokus pada salah satunya terlebih dahulu.

Contoh yang paling sederhana ya memanfaatkan awareness terhadap kesehatan. Produk vitamin, masker non medis, atau bahkan memberikan edukasi dengan artikel-artikel kesehatan pasti akan sangat laku di masa pandemi sekarang ini.

Begitu pula dengan kebugaran dan kecantikan, Anda bisa menjual video premium tutorial yoga, atau fitness untuk menaikkan/menurunkan berat badan, review makeup atau skincare, dll.

6. Jasa Profesional

Satu lagi bisnis menjanjikan tanpa modal yang besar yaitu, menjadi jasa profesional. Terutama jika Anda memiliki suatu spesialisasi atau keahlian.

Banyak klien baik individual maupun perusahaan yang pastinya lebih mempercayakan suatu urusan ke ahlinya.

Klien pun bisa berdatangan dari berbagai bidang. Pastinya seiring waktu dapat mengasah kemampuan Anda lebih dalam dan memperluas koneksi. 

Misalnya, Anda dapat membuka jasa web designer, web developer, penulis artikel, digital marketing consultant, dll, sesuai keahlian Anda.

Keuntungan lainnya menjadi jasa profesional adalah fleksibilitas dalam bekerja. Anda bisa bekerja dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun.

Sudah Siap Membangun Bisnis Dari Nol?

Dari semua pembahasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa proses bertumbuhnya bisnis harus bertahap. Dari titik nol, Anda bisa memiliki bisnis yang sukses. Namun, tentu saja semua tergantung strategi dan konsistensi Anda ya.

Dan untuk membangun bisnis sendiri dari nol di bidang usaha apapun, ada satu hal yang paling penting dilakukan yaitu go online

Eits, tenang saja…

Niagahoster sebagai penyedia layanan hosting terbaik di Indonesia siap mendampingi bisnis Anda dalam skala apapun.

Baik tahap awal go online dengan Unlimited Hosting, tahap berkembang dan menunjang traffic tinggi website Anda dengan VPS atau Cloud Hosting.

Seperti tagline #BuildSuccessOnline kami, Anda pasti dapat membangun bisnis dimulai dari nol. 

Naning Nur Wijayanti

A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

Share
Published by
Naning Nur Wijayanti

Recent Posts

MVC: Pengertian Dasar, Manfaat, dan Contohnya dalam Pengembangan Website

Jika Anda sedang belajar coding, Anda pasti sudah tak asing dengan yang namanya framework. Saat ini hampir semua framework populer,…

23 hours ago

Cara Setting CDN QUIC.cloud di WordPress

Ingin punya pengunjung website dari seluruh dunia tapi tidak tahu caranya? Coba dulu setting CDN QUIC.cloud di WordPress dan gaet…

2 days ago

Cara Instal SSL di Hosting | Gratis dan Berbayar

Apa kabar website Anda? Sudah aman? Pastikan keamanan website dengan cara instal SSL di hosting. Di artikel ini, Anda akan…

3 days ago

SIT Al Fatih: Punya Pelayanan Pendidikan Jempolan Berbekal Website E-Learning

Membangun website e-learning tak hanya akan mempermudah proses belajar mengajar. Bahkan, bisa meningkatkan profesionalitas instansi pendidikan dan kepercayaan orang tua…

4 days ago

7+ Tempat Jual Foto Online: Ubah Stok Foto Jadi Cuan!

Foto bisa jadi uang? Jawabannya bisa! Caranya, Anda bisa menjual stok foto secara online. Berikut rekomendasi tempat jual foto online…

4 days ago

8+ Rekomendasi WooCommerce Payment Gateway Terbaik

Bagaimana cara memilih payment gateway? Bagi Anda pemilik toko online, berikut rekomendasi woocommerce payment gateway terbaik untuk Anda!

5 days ago