Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage

WordPress secara default menampilkan halaman utama dengan artikel atau post terakhir yang diterbitkan. Anda bisa mengubah pengaturan ini dengan cara membuat halaman statis di WordPress sebagai homepage dengan mudah.

JIka Anda ingin menampilkan halaman utama yang statis di samping post yang diterbitkan, diperlukan mengaktifkan opsi halaman depan statis yang dapat diakses melalui panel dashboard WordPress.

Artikel ini akan membantu Anda mempelajari cara membuat halaman utama WordPress menggunakan halaman statis. Diharapkan setelah membaca artikel ini, Anda dapat membuat halaman depan statis sendiri. Namun sebelum itu, kenapa Anda perlu membuat halaman depan statis di WordPress?

Kenapa Anda Perlu Menampilkan Halaman Statis di Homepage?

Membuat halaman statis di WordPress yang dijadikan halaman utama akan membantu Anda untuk menampilkan informasi penting di website.

Misalnya saja ketika website yang Anda gunakan bertujuan untuk mengenalkan produk. Anda pasti ingin produk yang dijual berada di halaman depan WordPress. Tentu saja jika menggunakan halaman depan default WordPress, produk Anda akan tertimpa post terbaru. Itulah salah satu alasan kenapa Anda perlu menggunakan pengaturan halaman statis untuk WordPress Anda.

Selain itu, halaman depan statis juga dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi harga, diskon terbaru, hot promo, testimoni pelanggan, dan informasi lain yang dapat menarik perhatian pelanggan saat pertama kali membuka website. Inilah yang menjadi alasan kenapa di beberapa website company profile menggunakan halaman depan statis untuk menyapa pengunjungnya.

Jika diringkas, berikut ini adalah alasan kenapa Anda perlu membuat halaman statis di homepage.

  • Anda ingin menampilkan informasi yang cukup penting untuk diberikan kepada pengunjung website.
  • Anda ingin menampilkan informasi yang mungkin saja pengunjung menyukainya.
  • Menampilkan konten yang mungkin saja menghasilkan konversi yang baik.

Baca juga: 10+ Halaman Penting yang Harus Ada di Website Anda

Kumpulan Struktur WordPress Untuk Membuat Halaman Depan

Saat Anda ingin membuat halaman statis di WordPress, ada beberapa opsi yang dapat digunakan.

Pilih opsi tampilan yang menurut Anda cocok untuk digunakan. Ini tergantung dari konten yang ingin Anda tampilkan atau informasi apa saja yang ingin disampaikan.

  • Halaman Depan Dinamis: Ini merupakan opsi yang terintegrasi antara halaman depan statis dan dinamis. Halaman dinamis mengatur fitur yang tetap tampil di halaman utama dengan tambahan tampilan blog di antara bagiannya. Jadi ini merupakan opsi yang menampilkan kombinasi dari halaman konten statis dan dinamis.
  • Halaman Depan Statis: Opsi ini menggunakan model homepage statis menggunakan HTML dengan halam depan yang tetap. Tampilannya nanti akan seperti konten yang diletakkan di halaman pages.
  • Halaman Depan Statis & Blog: Jika Anda ingin menampilkan halaman blog yang tidak berubah-ubah, gunakan opsi ini. Tampilkan konten terbaik Anda, apalah konten yang tidak memiliki batasan umur atau akan dipakai terus dalam waktu yang lama. Anda mungkin juga dapat mengisinya dengan halaman kontak, layanan, informasi layanan, dan lain sebagainya.

Setiap opsi mempunyai tampilan dan tujuan yang berbeda-beda. Pilih opsi yang sesuai dengan kebutuhan dari layanan atau informasi yang ingin Anda bagikan.

Baca juga: 10+ Plugin Ini untuk Membuat Halaman Under Construction

Cara Membuat Halaman Statis di WordPress

Saya asumsikan Anda sudah mempunyai layanan hosting dan domain yang sudah aktif. Tentu saja dengan WordPress yang sudah terinstall di dalamnya.

Bagi Anda yang belum mempunyai layanan hosting dan domain sendiri, silakah untuk mengunjungi penyedia layanan hosting murah untuk memasang website WordPress.

Oya, di website harus sudah ada beberapa artikel atau post yang sudah diterbitkan. Langkah ini dilakukan supaya Anda bisa melihat langsung bagaimana  tampilan konten Anda tampil di halaman depan website.

Lalu bagaimana cara edit halaman depan wordpress? Baiklah, mari coba untuk membahasnya dari awal.

Pada bagian ini Anda akan belajar bagaimana cara untuk mengarahkan WordPress supaya menampilkan halaman statis di homepage. Sedangkan pada bagian selanjutnya akan membahas bagaimana cara mengatur konten supaya lebih menarik.

Baca juga: Cara Membuat Slider di WordPress

Lakukan Dua Hal Ini Untuk Membuat Halaman Statis di WordPress Sebagai Homepage

  1. Membuat halaman (pages) baru yang digunakan sebagai homepage di website.
  2. Mengubah pengaturan WordPress supaya menampilkan halaman statis di homepage.

Anda perlu menambahkan halaman baru untuk membuat halaman depan statis di WordPress. Langkah yang perlu dilakukan yaitu akses dashboard WordPress kemudian buka “Pages » Add New”.

Supaya lebih mudah mencari halaman ini, gunakan nama yang mudah untuk dikenali. Pada contoh ini saya menggunakan nama ‘Homepage’. Pastikan klik “Publish” untuk menerbitkan pages Anda.

Anda juga bisa menambahkan pages lain. Misalnya saja ingin membuat pages yang nantinya menampilkan blog post. Cukup ulangi langkah di atas kemudian ganti nama menjadi Blog –atau nama lain yang sesuai dengan keinginan Anda.

Setelah membuat kedua pages di atas, atur WordPress supaya menampilkan halaman website statis yang awalnya  menampilkan post terbaru. Buka “Settings » Reading”, pada bagian ini ubah bagian ‘Your homepage displays’ menjadi ‘static page’.

Kemudian pilih ‘Homepage’ dan ‘Post pages’:

  • Homepage: Pilih pages yang ingin dijadikan sebagai homepage. Pada contoh di artikel ini menggunakan nama ‘Homepage’.
  • Posts page: Pilih pages yang ingin dijadikan sebagai halaman untuk kumpulan post. Pada contoh di artikel ini menggunakan nama ‘Blog’

Jangan lupa klik “Save Changes” setelah selesai!

Sampai di sini, Anda sudah membuat halaman depan statis di WordPress. Mudah kan? Anda bisa melakukan pengecekan dengan mengakses halaman homepage. Tampilannya kurang lebih seperti di bawah ini:

Anda tidak melihat konten apa-apa di sini.  Tampilan hanya kosong karena Anda belum melakukan pengaturan gaya atau tampilan website di homepage.

Baca juga: Cara Membuat Website Multibahasa di WordPress

Cara Mengatur Halaman Depan Statis di WordPress

Pada bagian sebelumnya, Anda sudah berhasil membuat halaman depan statis di WordPress. Namun tidak hanya sampai di situ. Anda masih harus mengatur tampilan sedemikian rupa sehingga enak untuk dilihat.

Jadi bagaimana caranya menambahkan konten ke dalam halaman depan statis di WordPress? Anda dan saya akan membahas satu persatu pada bagian ini.

Menggunakan WordPress Editor Bawaan

Di bagian sebelumnya Anda sudah membuat pages ‘Homepage’ melalui dashboard WordPress.

Ada hal lain yang lebih mudah untuk membuat halaman statis di WordPress, yaitu menggunakan Editor Bawaan yang sudah tersedia di WordPress.

Buka kembali pages tersebut kemudian edit layaknya post atau pages WordPress pada umumnya.

Segala perubahan yang Anda lakukan akan tampil pada halaman depan statis.

Contohnya ketika menambahkan sebuah paragraf di pages, seperti di bawah ini:

Di halaman homepages akan muncul tampilan seperti ini:

Cukup mudah. Anda hanya tinggal menyesuaikan tampilan dan menambahkan beberapa item di dalam pages supaya terlihat lebih menarik.

Jika Anda ingin menambahkan beberapa elemen tambahan yang tidak terdapat di WordPress Editor, gunakan beberapa elemen di bawah ini untuk memperindah dan menata homepage statis Anda, seperti menambahkan pendaftaran email newsletter untuk menjaring subscriber atau grid untuk menampilkan post terbaru.

Supaya Anda dapat menambahkan fungsi tambahan di homepage baru, di bawah ini beberapa plugin yang mungkin bermanfaat untuk menambahkan elemen-elemen di atas.

1. Menambahkan Form Signup Newsletter

Form signup newsletter ini akan membantu Anda untuk mengumpulkan informasi mengenai pengunjung. Melalui form ini Anda bisa menjalin komunikasi dan interaksi dua arah. Hal ini dapat membantu meningkatkan konversi.

Jika Anda ingin menambahkan signup newsletter form, Anda dapat menggunakan plugin gratis yang sudah tersedia di WordPress, yaitu Optin Forms.

Anda bisa langsung menginstall plugin ini melalui dashboard WordPress.

Setelah Anda install, jangan lupa aktifkan plugin. Anda dapat langsung masuk ke dalam dashboard Optin Form di bagian sidebar dan mengkonfigurasi form Anda.

Di bagian ini Anda akan melihat empat menu konfigurasi:

  • Style Your Form: Menu ini mengatur tampilan, warna, teks, dan title.
  • Form Options: Menu ini berisi pengaturan bagian apa saja yang ingin ditampilkan dan juga kolom yang digunakan untuk melakukan Custom CSS.
  • Form Functionality: Menu yang mengatur fungsionalitas form.
  • Form Placement: Menu yang digunakan untuk mengatur letak form dan juga berisi shortcode yang nantinya digunakan di homepage.

Setelah selesai, salin shortcode yang ada di dalam menu kemudian masukkan ke dalam homepage statis WordPress.

Satu konfigurasi yang tidak boleh terlewatkan adalah pengaturan email. Anda perlu  mengkonfigurasi layanan email marketing. Pengaturan ini dapat ditemukan di pengaturan plugin.

Melalui sistem Email Marketing, Anda dapat mengelola beberapa informasi pengunjung yang melakukan sign up layanan newsletter.

Salah satu layanan email marketing yang direkomendasikan adalah MailChimp. Namun bila Anda lebih yakin menggunakan layanan lain, itu tidak masalah selama dapat bekerja dengan baik.

Baca juga: Panduan Menggunakan Editor Gutenberg Terbaru

2. Menambahkan Post Grid

Meskipun tampilan homepage Anda tidak lagi menampilkan artikel atau post terbaru, masih ada cara lain untuk menampilkan post terbaru menjadi lebih menarik, yaitu dengan menggunakan Post Grid.

Menampilkan beberapa post terbaru dapat menjadi hal baik untuk website. Misalnya saja untuk mendapatkan pengunjung blog setelah mereka membuka halaman homepage. Ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan Post Grid.

Post Grid merupakan plugin yang sudah tersedia di WordPress. Selain menampilkan post terbaru, plugin ini juga dapat menampilkan post sesuai dengan kategori, popularitas, tanggal, dan lain sebagainya.

Anda hanya tinggal menginstall plugin ini melalui dashboard WordPress.

Setelah terinstall dan aktif, hal yang perlu Anda lakukan adalah menyalin shortcode yang nantinya ditambahkan ke dalam homepage WordPress. Dan Anda juga dapat mengkonfigurasi detail dari post grid dengan melakukan pengaturan pada menu lainnya.

Di dalam Post Grid setidaknya ada enam submenu:

  • Shortcode: Menu ini berisi informasi shortcode yang Anda butuhkan untuk menempelkan post grid ke dalam homepage atau post. Di dalam ini juga terdapat kode PHP yang dapat digunakan untuk menambahkan post grid ke dalam sebuah tema.
  • Query Post: Menu ini berisi pengaturan logika query post yang nantinya diterapkan pada post grid.
  • Layout: Menu ini berisi pengaturan layout yang nantinya diterapkan di dalam post grid. Ada banyak pengaturan menarik yang bisa Anda terapkan, seperti grid layout, content layout, dan skins.
  • Layout Settings: Menu ini berisi beberapa pengaturan tambahan seperti mansory, lazy load, dan untuk mengatur grid items.
  • Navigations: Anda dapat melakukan pengaturan pagination, grid type, dan navigasi melalui menu ini.
  • Custom Scripts: Anda bisa memanfaatkan menu ini untuk mengatur dan menambahkan custom kode CSS dan JS di post grid.

3. Menggabungkan Form Signup Newsletter dan Post Grid.

Hanya dengan menggunakan kedua plugin di atas Anda sudah bisa membuat halaman depan statis di WordPress yang menarik. Misalnya saja seperti:

  • Menambahkan teks dan gambar yang unik melalui WordPress Editor.
  • Menambahkan Form Signup Newsletter
  • Menampilkan beberapa post menggunakan grid

Contoh tampilannya seperti di bawah ini.

Memanfaatkan Page Builder

Cara di atas mungkin saja membutuhkan waktu ekstra untuk mengaturnya. Bagi Anda yang tidak ingin membuang-buang waktu dan ingin cara yang instan, Anda bisa mencoba Page Builder untuk mempermudah kerja Anda.

Cara membuat homepage di WordPress selanjutnya menggunakan bantuan Page Builder. Page Builder memungkinkan Anda untuk membuat pages yang kompleks tanpa harus berurusan dengan kode program yang cukup membuat pusing.

WordPress sendiri sudah menyediakan plugin page builder untuk membuat halaman homepage. Anda bisa menggunakan beberapa plugin ini secara gratis, antara lain Beaver Builder, Divi, Elementor, Visual Composer Website Builder, Themify Builder, dan Page Builder by Site Origin.

Manfaatkan page builder ini untuk membuat website yang menarik untuk dikunjungi.

Baca juga: 5 Plugin WordPress Page Builder Terbaik

Penutup

Membuat halaman statis di WordPress menjadi homepage / halaman depan website bukanlah hal yang cukup mudah untuk dilakukan. Anda harus menjalani beberapa langkah dan pengaturan yang mungkin saja membutuhkan waktu cukup lama.

Setidaknya ada tiga langkah yang perlu dilakukan supaya bisa membuat halaman homepage yang menarik dan indah untuk dikunjungi; membuat page baru untuk homepage, membuat page baru untuk blog, dan mengatur WordPress supaya menampilkan halaman statis.

Tidak hanya sampai di situ saja. Anda perlu mengatur dan menyesuaikan tampilan homepage supaya menarik untuk dikunjungi dan supaya informasi yang ingin disampaikan lebih jelas.

Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa plugin di WordPress yang siap membantu Anda untuk mengatur tampilan homepage dengan mudah, cepat, dan semenarik mungkin.

Semoga artikel  cara membuat halaman statis di WordPress sebagai hompage ini dapat bermanfaat untuk Anda. Tinggalkan komentar melalui kolom di bawah ini jika masih ada pertanyaan atau informasi tambahan yang ingin disampaikan. Anda juga dapat melakukan subscribe menggunakan form di bawah untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami.

Yasin K

Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Share
Published by
Yasin K

Recent Posts

4 Cara Membuat Email Bisnis Profesional

Email bisnis berbeda dengan email personal yang digunakan kebanyakan orang. Anda tidak bisa menggunakan layanan email personal untuk kepentingan bisnis.…

20 hours ago

11+ Penyedia Email Gratis dan Berkualitas

Jika berbicara soal layanan email gratis, mungkin yang pertama kali muncul di pikiran Anda adalah Yahoo Mail dan Gmail. Memang…

2 days ago

Cara Melihat IP Address di Komputer dan Android

Sedang mencari alamat IP address komputer, smartphone, atau perangkat lainnya yang Anda gunakan? Anda telah menemukan artikel yang tepat. Artikel…

3 days ago

Tutorial PrestaShop: Panduan Membuat Toko Online

Pada artikel sebelumnya, kami sempat membahas Shopify. Namun, sayangnya platform tersebut berbayar. Nah, di artikel ini kami akan mengulas cara…

4 days ago

6 Strategi Sukses Jadi Dropshipper 2019

Indonesia diprediksi menjadi pasar ecommerce terbesar di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai $14,47 miliar. Angka…

6 days ago

15+ Bahasa Pemrograman Terpopuler di Kalangan Developer

Bahasa pemrograman dikenal juga dengan nama bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah kumpulan sintaks yang berfungsi untuk memerintahkan…

7 days ago