Bagaimana Cara Membuat Blog? Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

Cara membuat blog tidak eksklusif untuk orang-orang yang paham coding saja. Dengan bantuan platform CMS, cara membuat blog pribadi menjadi sangat mudah. Siapapun bisa melakukannya, termasuk Anda.

Nah di artikel ini, kami akan membahas cara membuat blog dengan mudah, hanya dengan delapan langkah! Lengkap dengan panduan mengelola dan mengoptimasi blog yang telah Anda buat.

Kali ini kita akan menggunakan platform WordPress yang terkenal dengan user-friendly-nya. Sudah siap? Mari kita mulai.

Daftar isi tutup

Perbedaan Blog dan Website

Sebelum masuk ke cara membuat blog mudah, mari kita ketahui terlebih dahulu perbedaan antara blog dan website. 

Keduanya sering dianggap sama, padahal ada beberapa perbedaan mendasar, yaitu:

PerbedaanBlogWebsite
PengertianKependekan dari web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis.Sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain. Biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, dll.
KontenKonten seputar tema yang diminati pemilik blog.Konten seputar produk atau layanan yang diminati pembaca.
UpdateBersifat dinamis, selalu update secara berkala.Bersifat statis, tidak selalu membutuhkan update konten.
Arah KomunikasiLebih interaktif dengan pembaca melalui kolom komentar.Informasi bersifat satu arah, dari pemilik website ke pengunjung.
SubscribePembaca dapat subscribe untuk mendapatkan notifikasi konten baru.Menyediakan pilihan subscribe newsletter atau update produk.
Gaya BahasaGaya bahasa bervariasi, biasanya lebih personal.Gaya bahasa cenderung formal dan profesional.
PengelolaDikelola oleh satu atau beberapa penulis.Dikelola oleh tim ahli khusus atau perusahaan tertentu.
NavigasiKonten biasanya dibagi menjadi beberapa kategori atau tag.Konten biasanya dibagi berdasarkan produk atau layanan.

Jadi, kalau bisa disimpulkan, begini lah perbedaan blog dengan website.

Website adalah laman online yang terhubung dalam satu domain yang berisi konten seputar produk atau layanan. Biasanya dikelola secara profesional.

Sedangkan, blog adalah web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis, yang biasanya dikelola oleh pribadi. Blog inilah yang akan kita buat nantinya.

Baca juga: 7 Perbedaan Blog dan Website Beserta Contohnya

3+ Pilihan Platform untuk Membuat Blog dengan Mudah

Platform blog adalah media yang akan Anda gunakan untuk mengelola blog, mulai dari publish hingga optimasi. Nah platform inilah yang berjasa sehingga membuat blog tidak lagi sulit.

Namun saat ini sudah banyak platform blog bermunculan. Berikut adalah beberapa platform blogging yang dapat Anda pertimbangkan, yaitu: 

1. WordPress.org

WordPress.org adalah software open source yang dapat digunakan gratis. Nah, agar software ini dapat live dan diakses lewat internet, Anda memerlukan layanan hosting.

Secara singkat, biaya yang harus Anda keluarkan hanyalah untuk layanan hosting dan domain. Setelah itu, instal secara gratis software WordPress.org. 

Baca juga: 10 Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

WordPress ini bisa dibilang adalah CMS paling populer. Platform ini sudah digunakan oleh 35% blog dan website yang ada di seluruh internet. 

Ada beberapa alasan mengapa cara membuat blog dengan WordPress sangat diminati:

  • User-friendly;
  • Memiliki komunitas yang besar;
  • Tersedia banyak tutorial;
  • Plugin melimpah;
  • Tema beragam.

Karena itulah kami sangat merekomendasikan WordPress untuk Anda. Meski mudah digunakan, blog yang dihasilkan WordPress bukan abal-abal dan dapat dioptimasi dengan maksimal. 

Terbukti dengan digunakannya WordPress pada perusahaan-perusahaan besar dunia. Seperti Sony Music, The Walt Disney, dan Mercedes Benz.

2. WordPress.com

WordPress.com adalah CMS yang menggunakan server hosting milik WordPress. 

Sebenarnya, WordPress.com dapat digunakan gratis, tapi dengan subdomain bawaan WordPress.com. Pernah melihat domain seperti bloganda.wordpress.com? Itulah ekstensi domain default jika menggunakan platform gratisan ini. 

Namun, yang namanya gratis tetap saja ada batasannya, seperti:

  • Keamanan perlu dioptimalkan;
  • Hanya dapat mengerjakan website atau blog sederhana;
  • Tidak dapat menginstal plugin;
  • Tidak dapat mengganti tema sendiri;
  • Jika menginginkan kustomisasi ala WordPress.org biaya yang dikeluarkan sangat mahal untuk hosting WordPress dan penggantian domain.

Jadi, WordPress.com saja dinilai kurang efektif karena Anda tidak bebas mengkustomisasi blog Anda.

3. Blogger

Blogger atau Blogspot adalah platform blogging milik Google. Karena itu, Blogger juga bisa diintegrasikan dengan produk Google lainnya. Misalnya, AdSense, AdWords, Google Analytics, dll.

Biasanya, blog yang menggunakan platform ini memiliki domain .blogspot.com. Misalnya, bloganda.blogspot.com

Meski ramah pengguna, tetap saja fiturnya kurang lengkap dibandingkan WordPress, seperti:

  • Tidak memiliki plugin yang banyak;
  • Blog Anda dan segala isinya tetap milik Blogger, Anda tidak memiliki hak penuh atas situs Blog Anda;
  • Pilihan template terbatas;
  • Tidak memiliki tag untuk menandai tulisan;
  • Tidak adanya opsi kustomisasi permalink;
  • Update user interface dashboard yang sering bermasalah;
  • Menggunakan subdomain blogspot.com memiliki cap kurang terpercaya.

Baca juga: Pilih Blogspot atau WordPress? Ini Perbandingannya.

4. Weebly

Satu lagi cara membuat blog untuk pemula, yaitu dengan platform Weebly. Hal itu karena Weebly memiliki user interface yang mudah dengan sistem drag and drop.

Namun, Weebly agak membutuhkan usaha untuk SEO, karena tidak banyak pilihan yang dapat dioptimasi. Tidak seperti WordPress yang dapat lebih maksimal dengan bantuan plugin.

Baca juga: Weebly vs WordPress: Manakah yang Terbaik untuk Membuat Blog?

Cara Membuat Blog Pribadi dengan Mudah

Dengan mempertimbangkan keunggulan WordPress, kali ini kami akan menggunakan platform tersebut untuk tutorial cara membuat blog.

Tidak perlu pusing bagaimana cara membuat blog sendiri. Gampang kok, cuma butuh delapan langkah, yaitu:

  1. Memilih niche blog;

  2. Memilih layanan dan jenis hosting;

  3. Menentukan nama domain;

  4. Instalasi WordPress;

  5. Melakukan konfigurasi dasar WordPress;

  6. Menginstal tema WordPress;

  7. Membuat post pertama;

  8. Memasang plugin.

Sudah siap membuat blog sendiri? Yuk mari praktikkan.

1. Memilih Niche Blog

Niche blog adalah tema atau topik khusus untuk blog. Jadi, Anda hanya perlu fokus membuat konten-konten dengan tema yang sama.

Hal ini dianjurkan agar blog Anda dapat dikenal sebagai ahli dalam topik tertentu dan dijadikan referensi oleh banyak orang. Hasilnya, traffic blog meningkat dan lebih mudah dimonetisasi dengan iklan atau endorsement.

Jangan asal pilih ya, pastikan Anda menggunakan tips berikut dalam menentukan niche blog:

Pilih topik yang Anda kuasai

Memilih topik yang Anda kuasai bisa  membantu Anda menemukan ide-ide dengan lebih mudah. Selain itu, karena membahas satu topik yang sama, Anda bisa jadi ahli pada bidang tersebut suatu saat.

Pilih topik yang populer

Usahakan topik yang Anda gemari juga sejalan dengan trend internet, agar konten di blog Anda tidak sia-sia. Anda dapat memanfaatkan Google Trends untuk melihat potensi topik yang digemari dan banyak dicari. 

Melihat peluang keuntungan niche blog

Jika niche blog berpeluang mendapatkan uang dari internet, keren bukan? Nah, Anda dapat mencoba dengan beberapa cara. 

Misalnya, memasang Google AdSense, kemungkinan produk review atau endorsement, peluang penjualan ebook, peminat jasa konsultasi, dll.

Baca juga: 10 Rekomendasi Niche Blog Menguntungkan

2. Pilih Layanan dan Jenis Hosting yang Tepat

Hosting adalah tempat di mana semua file blog kita akan disimpan dan dapat diakses melalui internet. 

Karena kita akan menggunakan WordPress.org (ingat ya, bukan WordPress.com) untuk cara membuat blog, maka diperlukan layanan hosting secara mandiri.

Dalam memilih layanan hosting tidak boleh sembarangan, karena akan berpengaruh pada performa blog. Jadi, sebisa mungkin pilih layanan hosting yang terpercaya.

Baca juga: 6 Cara Memilih Web Hosting Terbaik

Ada beberapa jenis hosting yang dapat Anda gunakan sebagai cara membuat blog yang menarik, yaitu:

  • Shared hosting, jenis hosting yang paling terjangkau dan mudah penggunaannya;
  • Cloud hosting, jenis hosting dengan fasilitas VPS dan kemudahan shared hosting;
  • VPS hosting, memiliki kapasitas server yang besar dan membutuhkan keterampilan teknis.

Baca juga: Perbedaan Shared Hosting, VPS, dan Cloud Hosting

Namun, cara membuat blog untuk pemula lebih cocok menggunakan shared hosting

Karena blog pada tahap awal belum membutuhkan sumber daya server yang tinggi. Pengelolaannya pun sangat mudah dan dibantu oleh penyedia layanan.

Untuk membeli layanan hosting pun juga sangat mudah, Anda dapat mengikuti panduan membeli paket hosting di Niagahoster.

Hosting Terbaik untuk Blog, Gratis Domain dan SLL!Diskon up to 75%!

3. Menentukan Nama Domain

Selain hosting, Anda juga membutuhkan domain. Domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses blog Anda. Misalnya, Niagahoster yang memiliki nama domain www.niagahoster.co.id.

Hal itu pula mengapa kami merekomendasikan WordPress.org, karena Anda bebas memilih nama domain. 

Berbeda dengan WordPress.com dan Blogspot yang memiliki default ekstensi domain, seperti bloganda.wordpress.com atau bloganda.blogspot.com. Untuk upgrade domain pun biayanya lumayan menguras kantong.

Dengan menggunakan WordPress.org, Anda bebas memilih ekstensi domain, misalnya:

Namun, apapun domain pilihan Anda, pastikan memenuhi beberapa tips berikut:

  • Mudah dieja

Cara membuat blog lebih mudah diingat oleh pengunjung, Anda bisa menggunakan nama Anda sebagai domain. Jika tidak mau, Anda bisa berkreasi menggunakan nama dengan unsur niche blog Anda. 

Namun, pastikan mudah untuk dieja dan diketik oleh pengunjung ya. Misalnya, blog Anda memiliki niche di bidang komputer. Maka, Anda bisa menggunakan nama seperti computergeeks.com, computermania.net, dll.

  • Singkat

Pastikan domain Anda tidak lebih dari 63 karakter. Gunakan nama sesingkat dan sesederhana mungkin. Hal itu adalah cara membuat blog Anda mudah diingat oleh pengunjung.

  • Tidak memiliki angka dan tanda hubung

Coba bandingkan kedua domain dibawah:

niagahoster.co.idn!ag4h0st3r.co.id

Mungkin kita sepakat bahwa niagahoster.co.id lebih mudah dibaca, dieja, dan terlihat lebih profesional bukan?

Itu karena angka dan tanda hubung dapat menyulitkan pengunjung dalam mengingat domain blog Anda. Jadi, sebaiknya hindari kedua hal tersebut ya.

Baca juga: 10 Tips Memilih Nama Domain yang tepat untuk Blog Anda

Nah, Anda tidak perlu keluar uang lagi hanya untuk membeli domain. Karena di beberapa layanan hosting Niagahoster, sudah termasuk gratis domain.

4. Instalasi WordPress

Setelah memiliki hosting dan domain, sekarang saatnya masuk ke cara membuat blog sendiri dengan menginstal WordPress. 

Sebagai informasi, Anda dapat memilih fitur Auto Install Website WordPress saat proses checkout. Fitur ini gratis dan Anda jadi tidak perlu repot menginstall WordPress secara manual.

Namun, bagi Anda yang tidak memilih fitur tersebut saat checkout, tenang saja. Kali ini, kami akan memberikan panduan instalasi WordPress dengan mudah.

Langkah 1: Masuk ke cPanel

Anda dapat masuk ke cPanel dengan mengakses http://namadomainanda/cpanel. Atau, bisa juga melalui Member Area Niagahoster.

Caranya, login ke Member Area Niagahoster > klik tombol orange bertuliskan Kelola Hosting > Anda akan otomatis berada di tab cPanel > klik All Features.

Langkah 2: Buka Softaculous Apps Installer

Setelah sampai di dashboard cPanel, silakan scroll hingga bawah dan klik logo WordPress pada bagian Softaculous Apps Installer.

Langkah 3: Instal WordPress

Untuk memulai instalasi WordPress, klik Install Now.

Langkah 4: Setting Instalasi WordPress

Pada bagian ini, Anda akan diminta mengisi beberapa setting instalasi WordPress.

Pertama, pada bagian Software Setup silakan pilih nama domain Choose Domain, kolom In Directory silakan dikosongkan.

Kedua, isi nama dan deskripsi blog Anda, pada kolom Site Name dan Site Description.

Ketiga, tentukan username dan password untuk login ke dashboard WordPress Anda.

Langkah 5: Pilih Tema dan Instal

Selanjutnya, Anda dapat memilih tema WordPress yang ingin Anda gunakan. Tetapi jika Anda bingung dengan banyaknya pilihan, Anda dapat memilih salah satu tema dan mengubahnya nanti ketika instalasi selesai.

Selanjutnya, klik Install.

Langkah 6: Instalasi Selesai

Setelah proses instalasi, Anda akan mendapatkan notifikasi instalasi sukses yang berisi alamat blog beserta URL login ke dashboard admin. 

5. Konfigurasi Dasar WordPress

Setelah WordPress berhasil diinstal, Anda perlu melakukan beberapa konfigurasi atau setting sebelum masuk ke cara membuat blog.

Anda harus login ke dashboard WordPress terlebih dahulu dengan cara akses ke http://namadomainanda.com/wp-admin. Atau masuk ke Member Area Niagahoster > WordPress Management > Sites > dan klik Login WordPress.

Langkah 1: Hapus Post Bawaan WordPress

Setelah sampai di dashboard WordPress untuk pertama kali, terdapat post, page, dan komentar bawaan dari WordPress. 

Tugas pertama kita adalah menghapus post dan page tersebut dengan cara, masuk ke menu Posts dan klik Trash pada post Hello World!.

Lakukan hal yang sama pada page, klik menu Pages dan klik Trash pada Sample Page.

Langkah 2: Ubah Kategori

Setiap WordPress yang baru diinstal, akan memiliki default kategori bernama Uncategorized. 

Nah, kategori ini tidak bisa dihapus sebelum Anda membuat kategori baru. Jadi tugas kita selanjutnya adalah mengubah namanya.

Caranya, klik menu Posts > pilih Categories > klik Edit pada opsi Uncategorized.

Selanjutnya Anda akan masuk ke halaman Edit Category, silakan ubah nama dan nama URL pada kolom Name dan Slug kategori, lalu klik Update.

Langkah 3: Atur Format Tanggal

Tanggal dan waktu WordPress Anda masih mengikuti waktu default yang mengikuti zona waktu Eropa. Tugas ketiga kita adalah mengubahnya menjadi zona waktu lokasi kita.

Caranya, masuk ke menu Settings > General > ubah opsi Timezone menjadi UTC +7 (untuk WIB) > pilih Date Format > dan Time Format > klik Save Changes.

Langkah 4: Atur Post

Pada satu halaman, Anda dapat mengatur seberapa banyak post yang ingin ditampilkan. Caranya, masuk ke menu Setting > Reading > ubah pada kolom Blog pages show at most.

Selain itu, Anda dapat mengatur feed tiap post menjadi full text atau summary.

Rekomendasi kami, buatlah tiap post menjadi summary, agar tampilan blog lebih rapi. Caranya, klik opsi Summary pada kolom For each post in a feed, include.

Setting bagian ini adalah cara membuat blog lebih terkesan rapi dan terstruktur.

Langkah 5: Setting Komentar

Agar terhindar dari komentar spammer, Anda harus men-setting kolom komentar. Jadi, setiap komentar yang masuk akan menunggu persetujuan Anda sebelum diterbitkan.

Caranya, masuk ke menu Settings > Discussion > pilih opsi Comment must be manually approve pada kolom Before a comment appears, lalu Save Changes.

URL pada WordPress awalnya memiliki pengaturan default seperti, http://namadomainanda.com/?p=3. Namun, URL ini sangat tidak efektif, karena Anda tidak bisa melihat apa isi URL tersebut dan tidak baik bagi SEO.

Anda bisa mengubahnya dengan cara, masuk ke menu Settings > Permalinks > dan pilih opsi Post Name. Pilihan ini yang paling terbaik dari yang lain.

Langkah 7: Ubah Gravatar

Ketika Anda ingin berkomentar atau membalas komentar orang lain, Anda dapat memajang avatar sesuai keinginan. Caranya, silakan ke laman Gravatar dan masuk menggunakan email, username, dan password WordPress Anda.

Langkah 8: Lengkapi Profil WordPress

Terkadang, tema WordPress Anda memungkinkan untuk menampilkan beberapa profil Anda. Misalnya, akun Instagram, LinkedIn, biografi singkat, dll.

Anda dapat melengkapinya di menu Users > Profile > bila sudah lengkap silakan klik Update Profile.

6. Instal Tema WordPress

Saat mengikuti cara membuat blog sendiri dengan WordPress, Anda akan mendapatkan ribuan pilihan tema. 

Meski begitu, memilih tema tidak boleh sembarangan. Karena tema nantinya akan mempengaruhi tampilan blog Anda secara keseluruhan.

Jadi, pastikan Anda memilih tema yang cocok dengan niche blog Anda, dapat dikustomisasi, mobile-friendly, dan memiliki navigasi yang baik. 

Jika Anda masih ingin mencoba atau bereksperimen dengan blog, Anda dapat mencoba template gratis terlebih dahulu. Kami telah merangkum 50 rekomendasi template WordPress gratis terbaik untuk Anda.

Namun, saat blog Anda sudah mulai berkembang, kami sarankan untuk upgrade dan menggunakan tema berbayar. Tujuannya, agar blog terkesan lebih profesional dan maksimal untuk SEO.

Baca juga: 20 Tema WordPress Premium Indonesia Terbaik [Edisi 2021]

Anda dapat mengganti tema WordPress di menu Appearance > Themes > Add New.

Selanjutnya, Anda dapat mencari dan memilih tema yang ingin Anda gunakan. Anda dapat melihat preview tema terlebih dahulu, dan jika dirasa sudah menemukan template yang tepat, silakan klik Install.

Setelah itu, klik Activate untuk mengaktifkan tema tersebut ke blog Anda.

Blog Anda mungkin akan membutuhkan beberapa setting dasar tergantung templatenya. Misalnya, foto background, logo, slider, dll.

7. Cara Membuat Blog Post Pertama

Pada tahap ini, kita akan mulai ke tahap yang paling ditunggu-tunggu yaitu cara membuat blog post. Anda bisa menuangkan seluruh ide dalam konten artikel Anda. 

Tapi bagaimana cara mempostingnya di blog? Berikut caranya.

Perbedaan Post dan Page

Sudah siap blogging? Tunggu dulu, saat membuat blog Anda akan akrab dengan istilah post dan page. 

Keduanya sering diartikan terbalik dalam cara membuat blog, jadi mari kita pahami dengan seksama.

PostPage
Sebuah halaman yang berisi satu konten blog.Sebuah halaman yang berisi kumpulan post.
Biasa digunakan untuk menulis artikel.Biasa digunakan untuk membuat halaman about us, profil, kontak, dll.
Dapat dibedakan berdasarkan kategori dan tag.Dapat dibagi menjadi sub-page.
Bersifat dinamis.Bersifat statis.
Tidak bisa dijadikan homepage.Dapat dijadikan homepage.

Sebagai contoh, mari kita lihat gambar di bawah ini. Post ditunjukkan pada kotak merah, yang berupa artikel-artikel yang telah diterbitkan. 

Sedangkan page dapat dilihat pada kotak berwarna orange. Dan, sub-page yang ditandai dengan kotak hijau.

Panduan Membuat Post di Blog

Nah, sekarang Anda benar-benar siap untuk mempublikasikan konten pertama Anda dengan mengikuti tutorial berikut.

Pertama, masuk ke menu Posts > Add New.

Kedua, Anda akan langsung berada pada editor Guttenberg. Anda dapat menulis atau menyalin konten artikel Anda disini. 

Ketiga, Anda perlu men-setting beberapa pengaturan post. Misalnya permalink, kategori, tags, featured image, dll. Semuanya lengkap tersedia pada samping kanan editor.

  • Permalink – Karena sebelumnya kita sudah setting menjadi post name, maka Anda bisa mengubah bagian ini untuk mengatur URL konten. Misalnya, websitepercobaan.com/artikel-percobaan.
  • Categories – Anda dapat memasukkan artikel tersebut ke kategori yang Anda inginkan. Anda juga bebas membuat kategori baru.
  • Tags – Masukkan beberapa kata kunci untuk mengelompokkan artikel Anda ke topik yang lebih spesifik.
  • Featured Image – Gambar yang berfungsi sebagai cover artikel.
  • Excerpt – Beberapa kalimat atau summary yang menggambarkan isi artikel Anda.
  • Discussion – Terdapat opsi kolom komentar, pingbacks, dan trackbacks.
  • Post Attribute – Anda dapat memilih antara default template, cover template, atau full width template. Biasanya pengaturannya adalah default template.

Sebelum mempublikasikan artikel, Anda dapat melihat preview. Caranya, klik Preview pada bagian kanan atas layar > pilih tampilan Preview > klik Preview in new tab.

Anda dapat melihat preview dalam tampilan desktop, tablet, dan mobile. Sehingga, Anda bisa melihat apakah tampilan artikel Anda nyaman dibaca di berbagai device.

Terakhir, Anda dapat klik Publish di sebelah tombol preview tadi. Sebelum benar-benar publish, Anda dapat memilih jangkauan pembaca yaitu:

  • Publik, siapapun dapat mengakses post;
  • Private, hanya editor dan admin;
  • Password protected, hanya yang memiliki password yang dapat mengakses post.

Selain itu, Anda juga dapat menjadwalkan publish artikel secara otomatis.

Jika sudah siap, silakan klik Publish.

Dengan begitu, Anda telah menyelesaikan cara membuat blog sendiri secara singkat dan mudah.

8. Menginstal Plugin

Plugin menjadi salah satu kelebihan utama WordPress. Anda dapat menambahkan fitur dan fungsi di blog dengan mudah.

Caranya, masuk ke menu Plugins > Add New.

Selanjutnya, cari plugin pada bagian pencarian. Kali ini kami coba menginstal plugin Yoast SEO. Lalu, klik Install Now pada plugin yang ingin Anda pasang dan Activate.

Berikut adalah beberapa contoh plugin WordPress terbaik yang bisa Anda coba:

  • Wordfence – Meningkatkan keamanan blog.
  • Yoast SEO – Meningkatkan peringkat blog Anda di hasil pencarian.
  • WP Super Cache – Mengoptimalkan kecepatan blog.
  • Contact Form 7 – Membuat form dengan mudah.
  • WP Social Sharing – Mempermudah share konten ke media sosial.

Baca juga: 10+ Plugin WordPress Terbaik & Gratis yang Wajib Anda Install

9 Cara Mengelola dan Mengoptimasi Blog

Perjalanan membuat blog Anda belum selesai. Masih ada banyak pekerjaan yang perlu Anda selesaikan agar blog Anda bisa sukses. 

Namun, tidak perlu khawatir karena kami sudah menyiapkan beberapa tips jitu yang akan mengantarkan Anda menjadi blogger sukses. 

Yuk simak tips jadi blogger sukses di bawah ini!

1. Optimasi Dasar WordPress

Setelah instalasi WordPress sudah berhasil, Anda perlu melakukan beberapa langkah optimasi WordPress. Langkah ini penting agar WordPress Anda bisa menghasilkan kinerja yang maksimal di pencarian Google.

Ada setidaknya 20 langkah optimasi WordPress yang harus Anda terapkan. Dari membuat contact form, melengkapi informasi blog, install Yoast SEO. 

Selain itu, memasang Google Analytics, membuat sitemap, install plugin caching, mengatur keamanan WordPress, hingga mengubah permalink.

Kami telah merangkum secara lengkap mengenai optimasi dasar WordPress yang perlu Anda terapkan di → 20+ Langkah yang Wajib Dilakukan Setelah Install WordPress.

2. Belajar SEO

Blog tidak dapat dipisahkan dari SEO. Apalagi saat Anda memutuskan untuk membuat blog sendiri, mau tidak mau Anda juga harus mempelajari SEO. SEO adalah kependekan dari Search Engine Optimization atau optimasi mesin pencari.

SEO bertujuan untuk membantu Anda menghasilkan konten-konten berkualitas yang bisa menduduki peringkat teratas hasil pencarian Google. 

Dengan memenangkan posisi tertinggi di hasil pencarian Google, blog Anda akan semakin dikenal dan dipercaya.

Anda bisa memulainya dengan membaca artikel Belajar SEO untuk Pemula. Setelah itu Anda bisa melanjutkannya dengan membaca ebook di bawah ini.

3. Tingkatkan Kecepatan Blog

Sejak tahap awal cara membuat blog, Anda harus tahu bahwa kecepatan loading memegang peranan penting di blog Anda. Loading adalah musuh terbesar pengunjung blog. 

Menurut riset Google, 53 persen pengunjung meninggalkan blog/website yang loadingnya lebih dari 3 detik dan mencari blog yang lebih cepat.

Selain itu, kecepatan blog juga menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian Google untuk menentukan peringkat di hasil pencarian. Semakin cepat loading blog, semakin bagus penilaian Google untuk blog Anda.

Oleh karena itu, mengoptimasi kecepatan website adalah langkah yang wajib Anda lakukan. Kami telah menyediakan panduan terkait cara mempercepat loading blog yang bisa Anda terapkan.

4. Optimasi untuk Mobile

Optimasi mobile ini penting karena mayoritas pengguna internet Indonesia menggunakan perangkat mobile. Menurut riset Google, 94 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan smartphone untuk mengakses internet.

Artinya, kebanyakan pengunjung Anda berasal dari pengguna smartphone. Jadi, Anda harus mengoptimasi blog untuk perangkat mobile. Tenang saja, caranya cukup mudah. Anda bisa memanfaatkan plugin mobile WordPress.

5. Lakukan Riset Keyword

Tidak melakukan riset keyword adalah kesalahan fatal para blogger dalam menjalankan blognya. Riset keyword membantu Anda menemukan kata kunci yang tepat untuk blog Anda. 

Jadi, Anda bisa membuat konten berdasarkan kata kunci yang banyak digunakan calon pembaca Anda. Begitulah cara membuat blog lebih teroptimasi.

Untuk mempelajari lebih lengkap mengenai riset keyword, Anda bisa membaca artikel 9 Cara Riset Keyword Akurat untuk Blog dan Website ini.

6. Buat Kalender Publish Blog

Setelah melakukan riset keyword, Anda akan mendapatkan berbagai macam ide untuk konten. Sebaiknya buat jadwal konten agar Anda bisa mengatur konten apa saja yang perlu diprioritaskan. 

Selain itu, dengan membuat kalender konten, Anda bisa mengatur jadwal pembuatan konten. Jadi Anda tidak akan merasa terbebani karena konten sudah Anda bagi secara rata.

Baca Juga: Cara Agar Postingan Blog Tidak Di-Copy Paste

7. Promosikan Blog Anda

Menjadi blogger memang harus multitalenta. Anda tidak hanya dituntut untuk menulis konten, tetapi juga mempromosikannya secara mandiri. Promosi blog ini harus dilakukan karena pengunjung tidak datang dengan sendirinya.

Mungkin ketika membicarakan promosi blog hal pertama yang pertama kali Anda pikirkan adalah share artikel di media sosial. Padahal promosi blog tidak terbatas pada itu saja. 

Ada banyak cara mempromosikan blog yang bisa Anda terapkan. Temukan cara-cara tersebut di artikel 10+ Cara Mempromosikan Blog untuk Meningkatkan Pengunjung.

8. Manfaatkan Google Analytics dan Google Search Console

Google Analytics dan Google Search Console adalah dua software krusial yang perlu Anda ketahui sebagai blogger. 

Google Analytics akan membantu Anda memahami perilaku pembaca blog. Selain itu, Anda juga memerlukan Google Search Console untuk memonitor kinerja blog di ranah pencarian organik Google.

Kabar baiknya, dua software tersebut tersedia gratis! Jadi Anda tidak perlu khawatir soal biaya.

Backlink adalah sebuah link yang dipasang pada suatu blog/website yang mengarah ke blog Anda. Hal ini menjadi salah satu komponen penting di blog. 

Membangun backlink sangat penting untuk menjaga reputasi blog di Google. Ada beberapa strategi jitu yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan backlink berkualitas untuk blog Anda.

Baca juga: 7+ Tools Backlink Checker Gratis Terbaik 2021

10. Menghasilkan Uang Melalui Blog

Yup, Anda juga bisa menjadikan blog sebagai sumber penghasilan sampingan, lho. Berikut beberapa cara membuat blog menghasilkan uang:

  • Memasang Iklan di Blog Anda

Cara ini merupakan cara terpopuler untuk menghasilkan uang dari blog. Namun, pastikan bahwa iklan yang Anda pasang masih relevan dengan isi konten blog.

Tujuannya, agar pengunjung Anda mau mengkliknya. Anda bisa memasang iklan menggunakan Google AdSense ataupun alternatifnya.

  • Gabung Program Afiliasi

Program afiliasi adalah program yang memberikan Anda komisi apabila Anda berhasil membuat orang lain menggunakan suatu produk. Dengan kata lain, tugas utama Anda hanyalah mempromosikan produk tersebut. Enak sekali, bukan?

  • Melalui Endorsement

Anda pasti tidak asing lagi dengan blogger yang sering mempromosikan produk atau layanan tertentu di blognya, kan? 

Nah, itulah yang disebut dengan endorsement. Sebagai gantinya, Anda akan mendapatkan uang tunai maupun produk gratis.

Di atas hanyalah beberapa cara singkat menghasilkan uang dari blog. Untuk cara lengkapnya, Anda bisa menemukannya di → Cara Mendapatkan Uang dari Blog dalam 6 Langkah di 2021.

Sudah Siap Membuat Blog Sendiri?

Hanya dengan 8 langkah di atas, Anda sudah dapat membuat blog sendiri dengan mudah. 

Mulai dari memilih niche, memilih hosting dan nama domain, menginstal dan mengkonfigurasi WordPress, menginstal tema WordPress, membuat blog post, hingga memasang plugin.

Dengan artikel ini pula, Anda sudah mengetahui bagaimana cara membuat blog agar teroptimasi dengan maksimal. 

Tentunya, akan semakin mudah dengan layanan hosting Niagahoster yang memberikan fitur Auto Install Website WordPress.

Bagaimana? Cara membuat blog sendiri sangat mudah, bukan?

Naning Nur Wijayanti

A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

Share
Published by
Naning Nur Wijayanti

Recent Posts

SCSS: Pengertian, Cara Kerja, dan Fitur-Fiturnya

CSS merupakan salah satu bahasa pemrograman penting dalam pengembangan website. Sayangnya, aturan penulisan CSS dianggap kurang efisien. Tak heran kini…

5 hours ago

Cara Mengatasi Allowed Memory Size of Bytes Exhausted dengan Mudah

Apakah Anda tidak bisa mengupload file atau gambar ke server dan mendapatkan notifikasi seperti Fatal error: Allowed memory size of…

24 hours ago

Cara Install MySQL CentOS 7 [Panduan Terbaru]

MySQL merupakan database server yang dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi. Sayangnya, tidak semua sistem operasi memilih MySQL sebagai…

3 days ago

Cara Import Database dari Localhost ke Web Hosting [Terbaru]

Apakah Anda ingin memindahkan database website dari komputer ke hosting agar bisa diakses online? Anda sudah datang ke tempat yang…

4 days ago

Perkembangan Teknologi di Indonesia: Apa Saja Manfaat Bagi Bisnis Anda?

Cukup sekali sentuh, Anda kini bisa ngobrol lewat video call dengan sanak saudara di luar kota. Padahal, dulu untuk melakukannya…

5 days ago

Apa itu Bug dan Berbagai Penyebabnya? [Terlengkap]

Bug adalah istilah bahasa Inggris yang artinya serangga. Namun, tentu bukan serangga di kehidupan nyata yang akan kami bahas di…

6 days ago