Tutorial

Cara Login ke phpMyAdmin Dengan dan Tanpa cPanel

Ada beberapa pilihan cara login ke phpMyAdmin yang bisa Anda gunakan. Beberapa diantaranya akan kami bahas dalam tutorial ini.

Oh ya, bagi Anda yang belum familiar, phpMyAdmin adalah tool untuk mengakses serta mengatur database website dengan mudah. Di dalamnya, Anda dapat melakukan import, export, serta menjalankan query SQL database.

Di tutorial ini, kami akan membahas beberapa cara masuk ke phpMyAdmin, baik melalui cPanel maupun tanpa login cPanel.

Apa itu phpMyAdmin?

phpMyAdmin adalah aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan pengaturan pada database MySQL. Ini adalah tool yang paling populer untuk mengelola database MySQL.

Anda dapat menggunakan phpMyAdmin di semua jenis sistem operasi. Dapat digunakan untuk melakukan eksport dan import database yang dibuat dengan MySQL.

Berikut adalah beberapa fitur utama yang dimiliki phpMyAdmin:

  • Membuat, menghapus, mengelola user
  • Membuat dan menghapus database, tabel dan baris
  • Mencari objek di database dan tabel
  • Import dan Export data dengan format berbeda seperti SQL, XML dan CSV
  • Mengeksekusi queri SQL
  • Backup database MySQL
  • Fitur selengkapnya silakan cek link berikut.

Selain itu, phpMyAdmin juga mendukung beberapa format data seperti SQL, MS Word 2000, JSON, SQL, CVS, CodeGen dan masih banyak format lainnya.

Baca juga: Cara Membuat Database MySQL

Bagaimana Cara Login ke phpMyAdmin?

Ada dua cara yang bisa Anda gunakan untuk login ke phpMyAdmin, yaitu menggunakan cPanel atau tanpa cPanel.

Bagaimana detail langkah-langkahnya? Mari kita lihat satu per satu!

Cara Login ke phpMyAdmin Melalui cPanel

Mengakses phpMyAdmin melalui cPanel sangatlah mudah, berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Setelah Anda membeli hosting website murah Niagahoster dan hosting Anda sudah aktif, silakan akses cPanel akun hosting Anda, biasanya melalui URL: http://domainanda.com/cpanel
  2. Kemudian pilih menu phpMyAdmin yang berada pada bagian Databases.
  3. Halaman phpMyAdmin akan terbuka melalui tab baru pada browser Anda.

Cara Masuk ke phpMyAdmin tanpa Login cPanel

Jika Anda ingin langsung mengakses phpMyAdmin tanpa harus login melalui cPanel, Anda perlu menginstal phpMyAdmin ke akun hosting Anda terlebih dahulu.

Cara ini memungkinkan Anda untuk mengakses phpMyAdmin melalui nama domain. Alamatnya diikuti direktori phpMyAdmin Anda, misalnya: https://domainanda.com/phpmyadmin.

Selengkapnya silakan ikuti langkah-langkah berikut ini:

a. Instalasi phpMyAdmin

  1. Silakan unduh versi terbaru dari phpMyAdmin melalui tautan berikut ini.
  2. Setelah itu, login ke cPanel dan pilih menu File Manager.
  3. Buka direktori public_html kemudian klik menu Upload.

  4. Klik tombol Select File dan pilih file phpMyAdmin yang sudah diunduh. Karena versi yang diunduh adalah versi 4.7.5. Nama file-nya menjadi phpMyAdmin-4.7.5-all-languages.tar.gz.

  5. Ekstrak file tersebut dengan cara klik kanan pada file dan pilih Extract.
  6. Setelah berhasil diekstrak, silakan ganti nama file tersebut, misalnya menjadi phpMyAdmin.
  7. Pada langkah ini phpMyAdmin sudah dapat diakses melalui URL domain Anda, yaitu http://domainanda.com/phpMyAdmin. (Catatan: Gunakan URL sesuai nama folder dengan memperhatikan huruf besar dan kecil).

b. Tes Login ke phpMyAdmin

Untuk melakukan pengecekan phpMyAdmin yang telah Anda buat, Anda memerlukan user dan database. Silakan ikuti tutorial mengenai cara membuat database MySQL di cPanel.

Setelah berhasil membuat user dan database, silakan login dengan memasukkan user dan password yang Anda buat ketika membuat database.

Cara Menggunakan phpMyAdmin

Setelah Anda berhasil mengakses phpMyAdmin, maka Anda sudah bisa mengelola database MySQL, mulai dari membuat database baru sampai membuat tabel dan mengisinya.

1. Fitur phpMyAdmin

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai fitur yang ada di phpMyAdmin yang terintegrasi dengan cPanel.

  1. Pada bagian kanan terdapat menu Database server, berisi informasi mengenai server database.
  2. Pada bagian bawahnya terdapat Web server dan phpMyAmin yang berisi informasi mengenai versi PHP dan phpMyAdmin.
  3. Untuk daftar database yang sudah dibuat akan terlihat pada bagian menu sebelah kiri.
  4. Pada bagian tab Databases akan tampil daftar semua database yang dapat dikelola melalui user cPanel.
  5. Anda juga dapat menjalankan query SQL melalui kolom yang ada di tab SQL. Anda hanya perlu mengisi query tertentu kemudian tekan tombol Go dan phpMyAdmin akan mengeksekusi query dengan menampilkan hasilnya.
  6. Untuk melihat detail informasi mengenai restart terakhir server MySQL, silakan tekan tombol Status. Terdapat lalu lintas yang ditangani oleh server MySQL.
  7. Anda juga dapat melakukan backup tabel database melalui tab Export, jangan lupa untuk memilih databasenya terlebih dahulu kemudian klik tombol Go, dan tabel database Anda akan otomatis didownload. Untuk format file yang akan dieksport, Anda dapat memilih jenis CSV, SQL, PDF, Ms Excel, Ms Word dan lainnya.
  8. Anda juga dapat melakukan cara import database MySQL yang tersimpan di komputer lokal melalui tab Import dengan cara menekan tombol Choose File.
  9. Untuk melakukan konfigurasi phpMyAdmin dapat dilakukan melalui tab Settings.

Baca Juga : Mengatasi WP-Admin Tidak Bisa Diakses

2. Mengelola Database dengan phpMyAdmin

Fungsi utama dari phpMyAdmin adalah untuk mengelola database. Pada langkah ini kami akan menjelaskan cara kerjanya:

  1. Silakan klik salah satu database yang ingin Anda kelola yang terletak di bagian kiri.
  2. Akan terlihat daftar tabel yang ada di dalam database tersebut
  3. Untuk melihat isi tabel, silakan klik salah satu tabel, pada contoh ini adalah wp_comments.  Jika Anda ingin melakukan perubahan pada tabel, silakan klik Edit.
  4. Anda akan melihat struktur record dari tabel dan dapat menambahkan data pada kolom Value. Untuk menyimpan perubahan, cukup menekan tombol Go.

Tab Structure

Pada tab Structure, berisi struktur dari tabel database. Terdapat beberapa kolom seperti name, type, collations, attributes, dll.

Tab Insert

Pada tab insert Anda dapat memasukkan record ke dalam tabel, untuk menyimpannya silakan tekan tombol Go, dan record baru akan tersimpan.

Tombol Empty

Jika Anda ingin menghapus isi tabel, silakan tekan Empty pada tabel yang datanya ingin dihapus.

Tombol Drop

Sedangkan untuk menghapus tabel beserta data di dalamnya, silakan tekan Drop pada tabel yang diinginkan.

3. Membuat Tabel Database

Untuk membuat tabel baru di dalam database, silakan klik salah satu database yang ingin Anda tambahkan tabel, kemudian masukkan nama tabel pada kolom Name, isi jumlah kolom kemudian klik tombol Go.

Selanjutnya akan tampil bagian yang harus Anda isi pada tabel baru, berupa:

  • Name: Nama kolom pada tabel;
  • Type: Berupa tipe data, silakan cek dokumentasi tipe data MySQL untuk gambaran lebih lengkapnya;
  • Length/Values: Panjang dari field;
  • Default: Bagian ini dapat Anda isi jika field pada kolom bernilai default;
  • Collation: Pengumpulan data untuk setiap field;
  • Attributes: Atribut khusus field;
  • Null: Mendefinisikan ketika nilai field dapat NULL;
  • Index: Mengatur index dari baris;
  • A_I: Kependekan dari Auto Increment, jika dienabled maka nilai dari field akan otomatis auto increment;
  • Comments: Pada bagian ini Anda dapat menambahkan komentar.

Untuk menyimpan perubahan silakan tekan tombol Save.

4. Repair Tabel Database

Terkadang Anda akan menemukan tabel yang bermasalah, untuk mengatasinya Anda dapat melakukan repair tabel tersebut. Caranya, silakan buka salah satu database, kemudian centang tabel yang ingin diperbaiki, pada bagian drop down silakan pilih Repair table, kemudian klik Go. Untuk melakukan optimasi tabel, caranya juga hampir sama, hanya saja yang Anda pilih adalah Optimize table.

Manakah Cara Login phpMyAdmin yang Anda Pilih?

Ada beragam pilihan bagaimana cara mengakses phpMyAdmin dari akun hosting Anda. Mulai dari menggunakan cPanel, hingga yang tak menggunakan cPanel. Kini giliran Anda untuk menentukan cara apa yang paling Anda sukai. 

Jika Anda memiliki cara lain, tidak ada salahnya untuk berbagi melalui kolom komentar. Silakan Subscribe melalui kolom yang tersedia untuk mendapatkan artikel terbaru langsung di inbox email Anda. 🙂

Baca juga: Cara Menghapus Database di phpMyAdmin

Waryanto

Technical Content Writer, Menyukai dunia Technical IT, Digital Marketing & Travel Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Share
Published by
Waryanto
Tags: Tutorial

Recent Posts

Apa Itu UKM? Pahami Contoh Sampai Perbedaannya dengan UMKM!

UKM memiliki peran penting bagi Indonesia. Sebenarnya, apa sih UKM itu? Bagaimana contoh dan tips mengembangkannya? Cek selengkapnya disini!

4 days ago

Cara Install Yarn di Windows, Linux, dan MacOS dengan Mudah

Ingin menggunakan Yarn, tapi tak tahu cara instalnya? Yuk pelajari cara install Yarn di Windows, Linux, dan MacOS lengkap di…

4 days ago

Pengganti Niaga Forum, Ini Layanan Niagahoster Lain untuk Tetap Up to Date

Ingin tahu sumber referensi resmi dan cara memaksimalkan layanan Niagahoster? Yuk kepoin 3 layanan pengganti Niaga Forum di sini!

4 days ago

Ingin Membuat Konsumen Anda Terpikat? Tawarkan Value Proposition yang Tepat!

Value proposition adalah kunci untuk memikat target pasar. Sebab, Anda menjelaskan kenapa produk Anda harus dipilih dibandingkan yang lain.  Dengan…

5 days ago

Produk Unggulan Niagahoster sebagai Alternatif Layanan EazyLink

Niagahoster berkomitmen membantu Anda meraih kesuksesan online. Nah, kami punya pemberitahuan terkait layanan EazyLink. Cek infonya di sini!

7 days ago

Apa Itu Reseller? Contoh, Cara Kerja, dan Tips Menjadi Reseller

Ingin berbisnis tapi tak punya modal yang cukup? Atau ingin memiliki usaha sampingan yang fleksibel tapi menjanjikan? Sangat bisa. Anda…

2 weeks ago