Categories: WordPress

Cara Downgrade WordPress ke Versi Sebelumnya dengan Mudah

Apakah saat ini website Anda sedang bermasalah setelah mengupgrade versi WordPress? Jangan cemas. Hal ini memang sudah cukup lumrah terjadi di beberapa pengguna. Penyebabnya pun bisa berbagai macam.

Mulai dari  plugin atau tema yang belum kompatibel dengan versi terbaru WordPress. Atau bisa juga memang kendalanya ada pada core WordPress itu sendiri.

Nah, langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah ialah mendowngrade versi WordPress. Bagaimana caranya? Yuk, simak langsung tutorial lengkapnya di artikel ini.

Alasan Mengapa Anda Perlu Downgrade WordPress ke Versi Sebelumnya

Rutin mengupgrade versi WordPress itu penting. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kinerja website Anda agar tetap optimal. Di samping itu, WordPress yang terupgrade juga membuat website Anda semakin aman dari berbagai serangan berbahaya. Misalnya pencurian data atau hacker.

Sayangnya, mengupgrade WordPress tidak jarang malah menimbulkan masalah baru. Seperti website yang tidak berfungsi, halaman tidak bisa dibuka, tampilan halaman berubah dan sebagainya.

Dengan begitu, solusi sementara yang bisa Anda lakukan adalah mendowngrade WordPress ke versi sebelumnya. Apalagi isu tersebut biasanya terjadi akibat pemakaian plugin atau tema yang belum kompatibel di versi terbaru WordPress. Atau bisa juga dikarenakan adanya kesalahan error pada WordPress core Anda. Sehingga untuk mengatasinya pun sangatlah tidak mudah.

Namun, perlu kami ingatkan bahwa menggunakan versi WordPress yang outdated akan membuat website Anda semakin rentan. Entah rentan terhadap serangan keamanan atau kinerja website yang menurun.

Maka dari itu, mendowngrade WordPress harus dilakukan untuk sementara waktu saja sampai Anda berhasil memecahkan isu utamanya.

Baca juga: Cara Update WordPress Manual dan Otomatis

Persiapan Downgrade Versi WordPress

Sebelum memulai untuk mendowngrade WordPress, pastikan untuk membackup semua data website Anda. Hal ini penting untuk berjaga-jaga ketika muncul isu atau error di tengah proses downgrade yang mengakibatkan data-data Anda hilang.

Ada banyak cara untuk membackup data di WordPress. Anda bisa menggunakan fitur yang telah disediakan oleh layanan hosting Anda, menggunakan dropbox atau dengan bantuan plugins.

Oke, jika sudah melakukan backup full data website, Anda bisa melanjutkan ke proses downgrade. Perlu diketahui bahwa di artikel ini kami akan menjelaskan dua cara downgrade yang mudah yaitu dengan cara manual dan menggunakan plugins.

Cara Downgrade WordPress Manual

Tanpa berlama-lama lagi, yuk simak langsung cara yang pertama yaitu mendowngrade versi WordPress manual di bawah ini.

Langkah 1 – Non-aktifkan Semua Plugins

Sebelum melakukan downgrade, pastikan plugins Anda sudah tidak ada yang aktif. Berikut adalah cara menonaktifkannya.

  • Masuk ke dashboard WordPress Anda.
  • Pilih Plugins di menu dashboard. Lalu klik Installed Plugins.
  • Centang kolom Plugins untuk menandai semua plugins yang akan dihapus.
  • Klik Bulk Actions dan pilih Deactivate.
  • Seandainya Anda tidak memiliki akses untuk masuk ke dashboard WordPress, Anda juga bisa menonaktifkan plugins melalui File Transfer Protocol (FTP), misalnya FileZilla. Bila Anda belum familiar dengan FTP client, sebaiknya pelajari dulu cara penggunaannya agar proses downgrade bisa berjalan mudah.

Baca juga: Cara Menggunakan Filezilla

Langkah 2 – Mendowngrade Versi WordPress dengan FTP client.

Selanjutnya, Anda bisa memulai langkah mendowngrade versi WordPress dengan FTP client.

  • Untuk mendownload file versi lama WordPress , Anda bisa mengaksesnya di WordPress Release Archive. Kami sarankan Anda menggunakan versi WordPress kedua yang paling terakhir. Misalnya versi terbaru saat ini adalah 5.3.2, maka Anda bisa memilih versi 5.3.1.
  • Setelah terinstall, Anda bisa membuka aplikasi FTP client. Kemudian hapus file dengan format wp-admin dan wp-includes.
  • Upload file versi WordPress yang sudah Anda download tadi, kecuali file wp-content. Setelah terupload, Anda bisa pilih Overwrite untuk menggantikan versi yang lama dengan versi terbaru. Lalu klik OK.
  • Setelah itu, akan ada pesan muncul yang menawarkan apakah Anda ingin mengupdate database. Jika ya, Anda bisa pilih Update WordPress Database.
  • Selesai. Anda sudah berhasil mendowngrade versi WordPress sebelumnya. Untuk memastikan, Anda bisa mengecek nomor versi di halaman Updates pada menu dashboard.

Cara Downgrade Versi WordPress dengan Plugin

Jika Anda belum pernah menggunakan FTP client, Anda bisa mendowngrade WordPress dengan cara kedua yaitu menggunakan plugin.

Tentunya cara kedua ini sangat jauh lebih praktis. Sebab, semua prosesnya akan diotomatiskan langsung melalui plugin WP Downgrade. Berikut adalah langkah-langkahnya.

Langkah 1 – Install Plugin WP Downgrade.

Sebelum mendowngrade, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menginstall plugin WP Downgrade.

  • Login ke halaman dashboard WordPress Anda.
  • Pilih Plugins di menu dashboard, lalu klik Add New.
  • Ketik nama Plugin WP Downgrade di kolom search. Tekan Enter.
  • Klik Install Now pada Plugin WP Downgrade.
  • Setelah terinstall, klik Acitvate.

Langkah 2 – Downgrade Versi WordPress

  • Pilih Settings di menu dashboard, klik WP Downgrade.
  • Setelah masuk ke halaman WP Downgrade Options, masukkan nomor versi WordPress yang ingin Anda install. Contohnya jika saat ini versi WordPress Anda 5.3.2, Anda bisa memasukkan nomor versi dibawahnya misalnya 5.0. Lalu klik Save Changes.
  • Setelah tersimpan, Anda bisa scroll ke bawah dan menemukan pesan untuk mengunjungi halaman WordPress Updates. Kemudian klik Update Core.
  • Setelah berhasil masuk ke halaman WordPress Updates, klik Re-install Now untuk mendowngrade versi WordPress.
  • Berhasil! Anda telah sukses mendowngrade WordPress ke versi sebelumnya. Jika Anda sudah berhasil mengatasi isu di website dan ingin mengembalikan ke versi terbaru, silakan ulangi langkahnya dari awal tadi.

Oh iya, setelah Anda berhasil mengganti versi WordPress, jangan lupa untuk segera restore kembali data-data yang sudah Anda backup sebelumnya, ya.

Baca juga: WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!

Penutup

Downgrade versi WordPress perlu Anda lakukan ketika website WordPress Anda mengalami error. Entah itu karena plugin atau tema yang tidak kompatibel ataupun permasalahan di core versi WordPress terbaru..

Akan tetapi, kami tekankan kembali bahwa mendowngrade versi WordPress hanyalah sebagai solusi sementara saja. Sebab, menggunakan versi WordPress yang outdated dalam jangka panjang justru akan jauh lebih berbahaya. Terutama dari sisi keamanan website.

Jadi, bila seandainya Anda sudah melakukan segala cara namun masalah website belum berhasil teratasi, mintalah bantuan ke developer atau ke pihak penyedia layanan hosting Anda. Seperti Niagahoster yang tidak cuma menyediakan WordPress hosting murah terbaik. Tapi juga menjaminkan keamanan website Anda agar terbebas dari berbagai masalah.

Oh iya, sebelum menutup artikel ini, kami juga ingin membagikan sedikit bonus kepada Anda yaitu ebook gratis! Yup, ebook ini akan sangat berguna buat Anda yang pernah mengalami berbagai macam error di WordPress.

Di dalamnya, Anda akan menemukan 20+ contoh jenis error WordPress yang paling umum terjadi, dan tentu dilengkapi dengan solusinya. Yuk cus, download langsung sekarang!

Sekar Ningtyas

As a content writer, Sekar always tries to help people in scaling up their competencies about WordPress, SEO and digital marketing through the simplest way.

Share
Published by
Sekar Ningtyas

Recent Posts

7 Cara Menulis Deskripsi Produk yang Jitu dan Menjual

Ketika berbisnis online, entah di marketplace atau website, banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menunjang penjualan. Salah satunya, menulis…

16 hours ago

Panduan Lengkap Facebook Shop untuk WooCommerce Bagi Pemula (2020)

Anda sudah memiliki website WooCommerce, tapi belum memanfaatkan platform lain untuk memasarkan bisnis? Kami sarankan Anda untuk menggunakan Facebook Shops. …

2 days ago

Ingin Menjadi WordPress Developer? Ini Dia Tipsnya!

WordPress dikenal sebagai salah satu CMS (Content Management System) terbaik. Lebih dari 34 persen seluruh website di internet saat ini…

3 days ago

10 Rekomendasi CSS Framework Terbaik untuk Developer

Desain front-end menjadi bagian yang sangat penting di website atau aplikasi. Bukan cuma untuk meningkatkan impresi positif suatu brand saja.…

3 days ago

Ingin Punya Blog Keren Tanpa Ribet? Bikin di WordPress Aja!

Pernahkah Anda mengunjungi blog dengan tampilan yang memukau dan konten yang menarik? Saking bagusnya blog tersebut, Anda jadi terinspirasi untuk…

4 days ago

Rahasia Sukses UMKM Go Online: Siapkan 4 Hal Ini!

Tahukah Anda? Persentase UMKM di Indonesia yang sudah go online baru sekitar 15% saja. Atau lebih tepatnya, hanya 9,4 juta…

5 days ago