Menyambut Bulan Ramadhan: Momen Spesial untuk Bisnis Anda - Niagahoster Blog

Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba. Di tahun ini, bulan suci umat Islam ini akan mulai bergulir pada 27 Mei 2017.

Bagi Anda yang turut merayakannya, bulan suci Ramadhan berarti masa berpuasa selama satu bulan penuh. Di samping itu, Ramadhan adalah masa mendedikasikan diri untuk amal ibadah, serta menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga dan orang tercinta.

Namun tahukah Anda, di balik suasana religiusnya, bulan suci Ramadhan menyimpan potensi yang sangat menjanjikan bagi bisnis? Menariknya lagi, potensi ini dapat Anda garap bahkan sejak sebelum bulan Ramadhan dimulai hingga jauh setelah Idul Fitri.

Bahkan, kerap kali bulan Ramadhan menjadi “pintu gerbang” kesuksesan bisnis hingga akhir tahun nanti.

Jadi, sudah siapkah Anda?

Di Indonesia, bulan Ramadhan disambut secara online …

bulan ramadhan

Bulan Ramadhan dimulai lebih awal. Coba lihat sekeliling Anda sekarang. Konten digital dengan tema Ramadhan sudah banyak bertebaran, baik itu ads, banner iklan, hingga iklan di Youtube. Hal ini pun diperkuat oleh temuan Google Indonesia Internal Data yang kami dapatkan.

Data di atas menunjukkan bahwa pencarian yang berhubungan dengan Ramadhan sudah mulai sejak satu minggu sebelum bulan suci berjalan. Kemudian, jumlah pencarian mencapai puncak pada minggu pertama.

Setelahnya, jumlah pencarian mengalami sedikit penurunan sebelum mencapai tingkatan puncak sekitar satu pekan menjelang Idul Fitri.

Tren ini berhubungan dengan jumlah pengguna internet di Indonesia. Seperti yang Anda ketahui, sekitar 61% penduduk Indonesia telah menggunakan smartphone, sedangkan hanya sekitar 17% menggunakan desktop. Malahan, rataan penggunaan perangkat mobile tercatat sangat tinggi, mencapai 5,5 jam per hari!

Ramadhan adalah Saat Berbelanja

Percaya atau tidak, bulan Ramadhan adalah bulan berbelanja. Secara umum, berbagai macam komoditas mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Singkat kata, mau jualan apa saja pasti laku keras.

Bahkan dalam ranah e-commerce.

E-commerce adalah fenomena. Berbisnis online, begitu banyak orang menyebutnya. Cara bisnis ini menawarkan kemudahan, baik bagi pelanggan maupun penjual. Tidak perlu bertatap muka, pembeli hanya perlu memilih barang yang diinginkan, transfer uang, dan barang langsung sampai ke alamat tujuan.

Kemudahan seperti ini yang sebenarnya sangat menguntungkan Anda sebagai penjual di bulan Ramadhan. Istilahnya, less effort, big profit.

Anda hanya perlu mengusahakan agar produk serta layanan Anda dapat tampil di internet dan ditemukan pelanggan. Ingat, pelanggan bisa menemukan Anda dengan hanya bermodalkan mesin pencari Google. Itu sebabnya Anda perlu muncul di sana!

Geliat penggunaan internet (seperti yang sudah saya sampaikan pada bagian sebelumnya) memperkuat hal ini. Dengan jumlah pengguna seperti sekarang ini, apa iya Anda akan melewatkan kesempatan begitu saja? Sebaiknya tidak.

Ada beberapa kategori yang secara umum bisa mendapatkan keuntungan lebih semasa Ramadhan. Beberapa di antaranya telah kami rangkum dalam gambaran berikut ini.

bulan ramadhan

Lima kategori mencapai peningkatan pencarian tertinggi: pakaian, travel, smartphone, telco (operator telekomunikasi), dan perangkat elektronik.

Jika bisnis Anda berhubungan dengan kategori yang saya sebutkan di atas, peluang Anda mendapatkan keuntungan lebih besar dari momen Ramadhan terbuka sangat lebar.

Misalnya pakaian. Perayaan Idul Fitri identik dengan baju baru. Baju yang seperti apa? Tentu yang berkaitan dengan Ramadhan, seperti baju koko untuk pria dan gamis untuk wanita. Sajadah dan mukena juga termasuk dalam produk yang banyak dicari dalam kategori ini.

Permintaan tiket perjalanan dan persewaan kendaraan juga biasanya meningkat drastis selama Ramadhan. Ini tidak terlepas dari kebiasaan mudik orang Indonesia beberapa hari menjelang Idul Fitri. Tampilkan bisnis berkategori travel Anda dan dapatkan keuntungan yang tidak terduga!

Sementara itu, kategori smartphone dan perangkat elektronik memiliki sifat yang mirip. Banyak orang membeli smartphone serta perangkat elektronik untuk hadiah hari raya.

Banyaknya pengguna smartphone secara umum juga berkaitan dengan meningkatnya pencarian yang berhubungan dengan telco atau perusahaan telekomunikasi. Tiap smartphone tentu membutuhkan operator jaringan, bukan? Interaksi seperti bertukar ucapan selamat hari raya jelas memerlukan pulsa dan paket data. Jika bisnis Anda berada dalam kategori ini, jelas Anda dapat memanfaatkannya dengan memberikan promo menarik, misalnya.

Hey, masih ada lagi. Gambaran di atas baru menggambarkan sebagian kategori yang mengalami peningkatan pencarian selama Ramadhan. Di luar itu masih ada kategori lain seperti kecantikan, kesehatan, dan kebugaran.

Kategori makanan juga banyak diminati selama Ramadhan …

Demikian halnya jika Anda berada di bisnis makanan, bulan Ramadhan merupakan momen yang baik bagi Anda. Selain berbelanja, Ramadhan adalah soal makanan!

Selama bulan puasa, waktu makan adalah saat spesial. Selain karena lebih terbatas (sahur dan berbuka puasa), waktu makan juga merupakan saat yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Alhasil, banyak orang ingin memanfaatkan waktu ini seistimewa mungkin.

Hasil pencarian Google menggambarkan hal ini.

bulan ramadhan

Hal ini berguna bagi Anda yang berbisnis kuliner dan berencana menyediakan menu bertemakan Ramadhan. Pencarian yang berkaitan dengan menu puasa, aneka sayur, kue kering, dan menu lebaran bertambah dengan signifikan!

Saran kami, Anda dapat menargetkan kata kunci yang terdapat pada daftar di atas. Jika Anda memerlukan lebih, tentu Anda dapat melihatnya langsung melalui Google Keyword Planner.

Apa yang Bisa Anda Lakukan untuk Memanfaatkan Momen Ramadhan Ini?

Secara spesifik, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memanfaatkan momen Ramadhan demi kesuksesan bisnis Anda. Berikut kami hadirkan ulasannya.

Simak lebih banyak tips sukses di bulan Ramadhan dalam ebook 6 Kiat Sukses Promosi di Bulan Ramadhan berikut ini!

1. Ubah Jadwal Posting Konten Anda

Jika Anda merasa traffic website selama bulan Ramadhan lebih lesu, Anda sebenarnya tidak perlu khawatir. Traffic yang ada sebenarnya tetap, malah cenderung lebih banyak. Hanya saja, waktunya sedikit berubah.

Fokuskan kampanye pemasaran Anda pukul 3 hingga 5 pagi. Mengapa? Ini adalah saat sahur selama bulan Ramadhan. Besar kemungkinan calon pelanggan Anda online untuk sekedar browsing sembari santap sahur.

Meskipun Anda fokus pada jam sahur, sebaiknya Anda juga tidak boleh melupakan ‘prime time tradisional’ pukul 18.00 hingga 23.00. Ini adalah saat berbuka puasa, tarawih, hingga istirahat malam. Secara umum, peningkatan traffic mulai terasa pada pukul 18.00 dan mencapai puncak sekitar pukul 21.00. Setelahnya, traffic berangsur menurun karena memasuki waktu istirahat malam.

Peak time atau waktu puncak interaksi dapat berbeda-beda sesuai dengan target pasar Anda. Karenanya, sebaiknya Anda melakukan riset secara mendalam terlebih dahulu sebelum memulai kampanye iklan.

2. Sasar Segmen Keluarga

Berkumpul bersama keluarga menjadi tema yang sangat menarik selama Ramadhan. Tidak hanya selama Ramadhan saja, Anda dapat melanjutkannya hingga Idul Fitri.

Banyak brand besar telah sukses mempraktikkan hal ini. Jika tidak percaya, silakan lihat iklan di televisi atau Youtube, misalnya. Jika Anda perhatikan, iklan produk apapun di bulan Ramadhan pasti bertemakan keluarga.

Misalkan Anda berjualan makanan. Anda dapat menampilkan gambar keluarga sedang berbuka puasa bersama. Atau, setidaknya, tampilkan citra bahwa mereka sedang menghabiskan waktu bersama.

3. Buat Kampanye yang Identik dengan Ramadhan

Tentu hal ini penting. Jika Anda tidak menyesuaikan konten pemasaran Anda selama Ramadhan, bisa-bisa jumlah kunjungan ke website Anda menurun drastis. Jumlah interaksi pada kampanye iklan Anda di media sosial pun bisa jadi mendadak senyap.

Semisal ini tidak terjadi, besar kemungkinan munculnya anggapan bahwa Anda kurang sensitif memanfaatkan momen.

Nah, selama bulan Ramadhan Anda perlu membuat kampanye yang identik dengan bulan suci ini. Anda perlu mengganti seluruh citra visual website dan kampanye iklan Anda berkenaan dengan Ramadhan.

Kami sangat menyarankan penggunaan warna hijau yang identik dengan bulan Ramadhan. Di samping itu, penggunaan simbol khas lain seperti bedug, ketupat, dan bulan sabit juga perlu Anda tampilkan untuk memperkuat kesannya. Lebih jauh lagi, jika Anda menggunakan foto model, penggunaan baju koko untuk pria serta gamis untuk perempuan akan membuat segalanya lebih serasi!

4. Fokus pada Produk Terlaris

Produk atau layanan terlaris di bulan lalu belum tentu menjadi yang paling laris selama Ramadhan. Kami sangat menyarankan Anda untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum mulai memfokuskan bisnis pada produk terlaris.

Terkadang, selama bulan Ramadhan para calon pelanggan tidak terlalu sensitif soal harga. Murah tentu akan dicari, tapi semisal mahal pun juga tetap akan laris. Ingat, di bulan ini calon pelanggan dari segmen pegawai biasanya mendapatkan THR sehingga mereka memiliki daya beli lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Produk seperti apa yang akan laris? Tentu produk yang berhubungan dengan kebutuhan Ramadhan serta Idul Fitri. Seperti yang telah kami beritahukan sebelumnya, produk laris ini mencakup kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian, tiket dan jasa perjalanan, hingga gadget seperti smartphone untuk bingkisan.


Jadi, sudahkah Anda benar-benar siap?

Tentu setelah membaca ulasan kami ini, tentu Anda telah lebih siap dalam menghadapi bulan Ramadhan. Jika Anda masih memiliki pertanyaan, silakan sampaikan pada kolom komentar di akhir halaman ini. Jangan lupa juga untuk klik Subscribe untuk terus mendapatkan ulasan terbaru seputar dunia online langsung dari email Anda ☺

 



Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia online langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

  • Punk

    Terimakasih mbak Matias Sri Aditya atas tipsnya.. senang bisa mendapatkan sharing seperti ini

  • SL Blogger

    Wah keren analisanya.. Sangat bermanfaat mas. Salam sukses

  • Diky

    Sangat membantu sekali Mksh min

  • Melraj Rahma

    Info yang sangat menarik untuk kalangan blogger, baik pemula maupun yang sudah senior nih….

  • Widiynews

    Mantap jiwa gan tipsnya….

  • Klik nulis

    Alhamdulillah akhirnya ada juga yang Nge-Share informasi yang bermanfaat ini. Terimakasih agan penulis niagahoster, tetaplah terus mengedukasi

  • putri

    aktivitas belanja dibulan ramadhan memang tinggi banget, bahkan dikampung ane kan gan, walau hari terik tetap aja pasar dipenuhi oleh para shopper..berjibun amat apalagi kalo belanja online pasti pihak ekpedisi panen berat tu..hehehe gak kebayang deh. btw artikel nya lengkap banget..thanks so much

  • Randika

    Yang nomor #1 itu bener banget.
    Pada jam makan sahur traffic blog meningkat.
    Ini kesempatan terutama buat pelaku toko online untuk lebih memfokuskan ke pemasaran pada jam makan sahur, ditambah poin nomor #4 yang fokus pada produk terlaris, efeknya mungkin akan jauh lebih terasa.