Ikuti Cara Belajar Pemrograman Terlengkap dan Terbaru di Sini! [Edisi 2021]

Benarkah belajar pemrograman itu sulit? 

Memang sih untuk menguasainya tak akan semudah membalik telapak tangan. Tapi, asalkan mengikuti panduan yang benar dan rajin praktik, mahir di bidang pemrograman itu bukan mustahil kok.

Tidak percaya? Lihat saja nama seperti Bill Gates, pendiri Microsoft, atau Steve Wozniak, co-founder Apple. Mereka adalah orang yang sukses di dunia programming meskipun belajar secara otodidak. 

Belum lagi, sebuah survey menunjukkan kalau tak kurang dari 69% dari 50 ribu programmer itu memang belajar secara mandiri, lho.

Nah, kalau Anda ingin belajar pemrograman dengan baik, mulailah dari dasar. Di artikel ini, kami akan membagikan tips belajar pemrograman dasar terlengkap. Tak perlu repot Googling sana-sini dulu.

Sudah tak sabar untuk mengetahuinya? Yuk, mulai!

Apa Itu Pemrograman?

Pemrograman adalah aktivitas membuat program komputer dengan barisan kode. Jadi, tak heran kalau aktivitas ini sering disebut sebagai coding atau ngoding.

Barisan kode yang dihasilkan bisa memberikan instruksi khusus ke komputer. Mulai dari hal simpel seperti penjumlahan dua angka, hingga hal kompleks seperti memprediksi cuaca esok hari.  

Oh ya, kode tersebut mempunyai aturannya sendiri-sendiri yang disebut sebagai bahasa pemrograman. Jenisnya sendiri ada banyak dan selalu dikembangkan. Kita akan bahas bahasa pemrograman ini lebih lanjut di bawah, ya.

Nah, orang yang mampu berbahasa pemrograman dan memberikan instruksi ke komputer disebut sebagai programmer.

Jenis-Jenis Programmer

Ada beberapa jenis programmer sesuai program yang dibuat. Oleh karena itu, sebelum Anda belajar pemrograman lebih jauh, sebaiknya pelajari dulu perbedaan programmer. 

Berikut beberapa jenis programmer terpopuler yang bisa Anda pilih:

1. Web Developer

Web developer bertugas untuk merancang dan membuat website. Merekalah yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa tampilan website jadi menarik dan semua fiturnya berfungsi dengan lancar.

Artinya, tanggung jawab web developer tak selesai begitu website bisa diakses pengunjung. Mereka juga harus mengawasi website tersebut apabila ada masalah dan memperbaikinya.

Karena kebutuhan website semakin kompleks, muncullah beberapa jenis web developer sesuai keahliannya. Apa saja?

  • Front End Web Developer mengurus tampilan website yang dilihat dan di klik pengunjung. Baik dari sisi desain maupun fungsionalitasnya.
  • Back End Web Developer — memastikan bahwa server dan keseluruhan sistem website berfungsi normal.
  • Full Stack Web Developer — manusia super yang paham front end dan back end sekaligus. Sangat langka populasinya dan diburu oleh banyak pihak.
  • WordPress Developer — hanya fokus ke pengembagan website berbasis WordPress saja.

2. Software Developer

Software developer adalah orang yang merancang dan membuat perangkat lunak untuk sistem komputer. Bisa untuk sistem operasi Windows, MacOS, atau Linux.

Nah, karena saat ini pengguna Windows mencapai 76% dari seluruh pengguna komputer, tak heran kalau kebutuhan akan programmer Windows jadi lebih tinggi. Pun demikian, banyak software yang bersifat multi-platform atau bisa digunakan di berbagai sistem operasi. 

Sebab, setiap versi membutuhkan keahlian dan bahasa pemrograman yang berbeda, codingnya bisa dilakukan oleh satu programmer atau lebih, tergantung skill yang dimiliki.

3. Mobile App Developer

Mobile App Developer bertugas untuk merancang dan membuat aplikasi perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.

Dunia mobile app developer juga berkembang sangat cepat. Baik dari bahasa pemrograman yang semakin banyak atau dari kebutuhan konsumen yang semakin kompleks.

Efeknya, mobile app developer harus lincah beradaptasi agar tak ketinggalan kereta.

4. Game Programmer

Game programmer adalah orang yang melakukan coding untuk menghasilkan sebuah  video game yang nyaman dimainkan.

Dalam praktiknya, game programmer jarang bekerja sendiri. Ia akan bekerja sama dengan animator, penulis cerita, pembuat musik, dan lain. Ibarat jin dalam botol, game programmer akan mewujudkan keinginan konsep dari game yang akan dibuat menjadi sebuah produk yang baik. 

Pada perkembangannya, game programmer dibagi menjadi beberapa jenis sesuai keahliannya:

  • User Interface Programmer — mendesain antarmuka (UI) game.
  • Graphics Programmer — menciptakan grafis 2-D atau 3-D.
  • AI Programmer — memastikan bahwa elemen pada game bereaksi sesuai input pemain.
  • Physics Programmer — memastikan hukum fisika dalam game yang sesuai dunia nyata.
  • Audio Programmer — mendesain dan mengimplementasikan berbagai suara pada game.
  • Engine Programmer — menciptakan engine game sebagai dasar pengembangan game.

5. Computer System Engineer

Programmer jenis ini memastikan bahwa sistem komputer di suatu perusahaan atau organisasi berjalan dengan lancar. 

Artinya, semua hal yang berhubungan dengan sistem komputer —penggunaan teknologinya, keamanan, jaringan, software, hardware, dan lain sebagainya— merupakan tanggung jawabnya.

Selain itu, computer system engineer juga harus mampu melakukan maintenance, integrasi teknologi terbaru, hingga memperbaiki bagian yang rusak. Baik menggunakan software buatannya sendiri atau menggunakan hardware tambahan.

11+ Tips Belajar Pemrograman Agar Menjadi Programmer Andal

Apakah Anda sudah tahu ingin menjadi programmer apa? Jika sudah, berikut tips lengkap belajar pemrograman yang bisa memuluskan langkah Anda menjadi programmer andal.

1. Belajar Bahasa Pemrograman yang Wajib dan Dibutuhkan Saja

Salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan pemula adalah ingin belajar semua bahasa pemrograman. Padahal, fokus Anda akan terbagi-bagi dan tidak produktif, sehingga hanya menghabiskan waktu saja.

Ujung-ujungnya, tak sedikit pemula yang merasa burnout dan menyerah di tengah jalan. Sebab, terlalu banyak hal yang harus mereka pelajari dalam waktu bersamaan. Anda tak mau jatuh ke lubang yang sama, kan?

Maka dari itu, sebaiknya Anda belajar beberapa bahasa pemrograman yang memang wajib dan dibutuhkan di jenis programmer tersebut. 

Misalnya, Anda ingin menjadi front end web developer. Berarti Anda hanya perlu belajar HTML, CSS, dan JavaScript saja. Tak perlu belajar SQL dan PHP yang menjadi bahasa back end developer.

Anda bisa mulai belajar bahasa di luar jenis kalau memang sudah mahir dan ingin meningkatkan kemampuan lebih jauh lagi.

Tapi, jika Anda baru nyemplung ke dunia pemrograman, sebaiknya pelajari bahasa yang wajib dan dibutuhkan saja. Satu per satu dan tak perlu terburu-buru.

2. Seimbangkan Passive dan Active Learning

Dalam proses belajar pemrograman, ada dua metode yang bisa Anda coba: active learning dan passive learning.

Passive learning adalah belajar pemrograman secara teori dengan membaca atau menonton tutorial. Sedangkan, active learning adalah belajar pemrograman dengan mempraktekannya langsung.

Nah, kunci belajar pemrograman yang cepat dan efektif adalah menyeimbangkan kedua metode tersebut, alih-alih hanya fokus ke satu metode saja. Kenapa demikian?

Jika hanya belajar teori pemrograman terus-menerus, Anda akan kesulitan saat mempraktekannya. Pun sebaliknya: jika langsung praktek tanpa teori sama sekali, Anda akan kesulitan dan memperlambat proses pembelajaran.

Umumnya rasio efektif bagi pemula adalah 2:1. Jadi, Anda belajar teori selama dua jam, setelah itu langsung mempraktekannya selama satu jam penuh. Tapi, itu bukan patokan yang saklek, kok. Temukan lah keseimbangan rasio Anda sendiri. Misal 2:2, 1:2, 2:3, atau yang lainnya.

Intinya, Anda harus segera menemukan rasio yang seimbang agar pembelajaran bisa lebih cepat dan efektif.

3. Jangan Lupa Menciptakan Program

Terkadang, banyak programmer pemula yang terlalu fokus belajar sehingga lupa tujuan awal mereka belajar pemrograman, yaitu menciptakan program.

Jika diibaratkan koki, mereka terlalu sibuk belajar teknik memasak dan menghafal resep, alih-alih mencoba memasak makanan atau membuat resep khasnya sendiri.

Jadi, ciptakanlah sebuah program walaupun masih berupa project kecil-kecilan.

Misalnya, Anda bisa membuat website yang hanya baru berisi sebuah gambar saja. Belum ada navigasi dan fitur-fitur lainnya. Nantinya, Anda bisa meningkatkannya menjadi website yang jauh lebih lengkap.

Dengan cara ini Anda bisa lebih membiasakan diri Anda dengan pemecahan masalah yang nyata. Hasilnya, Anda akan punya gambaran lebih jelas tentang cara kerja program dan bisa belajar dengan efektif.

4. Baca Buku Pemrograman

Di zaman serba YouTube dan kelas online ini, belajar pemrograman dari buku masih menjadi salah satu cara terbaik. Sebab, pembahasannya jauh lebih lengkap.

Tak jarang dalam satu buku, Anda akan mendapatkan bahasan hal-hal teknis seperti coding, debugging, desain, dan testing sekaligus. Belum lagi kalau ada bonus berbagai trik pemrograman, latihan soal, studi kasus, dan tips berkarir sebagai programmer.

Hebatnya lagi, banyak buku pemrograman yang ditulis oleh programmer sendiri. Artinya, Anda akan lebih mudah mendapatkan informasi dengan konteks pengalaman mereka. 

5. Ikut Kelas Online

Dengan menjamurnya situs belajar online, siapapun bisa belajar topik apapun, dari manapun, dan kapanpun hanya bermodalkan koneksi internet. Untungnya, Anda juga bisa memanfaatkan situs ini untuk ikut kelas online tentang pemrograman, lho. 

Dengan begitu, Anda tak akan belajar sendirian. Tapi, ada mentor berpengalaman yang siap membantu Anda. Peran mentor bagi pembelajaran itu penting. Termasuk saat belajar pemrograman.

6. Coba Tutorial Interaktif yang Seru

Belajar dari buku secara terus menerus tentu membosankan, ya? Apalagi Anda jadi tidak bisa mempraktekkan passive dan active learning secara seimbang.

Tenang saja, ada solusi mujarab yang bisa Anda coba: tutorial interaktif.

Dengan tutorial interaktif, aktivitas belajar Anda bisa lebih seru dan bisa-bisa membantu pemahaman.

Contohnya, belajar dari tutorial FreeCodeCamp. Di sini, konsep pemrograman akan dipecah menjadi “potongan-potongan kecil” dengan latihan soal yang bisa Anda kerjakan secara real-time.

Masih terdengar kurang menyenangkan? Oke, baik. Bagaimana kalau bermain game sambil belajar pemrograman? Dijamin menyenangkan pake banget kalau ini.

Berikut beberapa website penyedia tutorial interaktif dalam bentuk game. Semuanya gratis dan langsung bisa Anda mainkan.

  • CodinGame — Menyediakan lebih dari 25 bahasa pemrograman yang bisa Anda pelajari. Asiknya lagi, Anda juga bisa bermain bersama teman dan bergabung ke turnamen internasional.
  • CSS Diner — Cara simpel belajar CSS yang menyenangkan. Ada 32 level di sini yang harus Anda lewati dengan variasi tingkat kesulitan.
  • SQL Murdery Mystery — Memecahkan kasus-kasus pembunuhan menggunakan SQL. Cocok untuk pemula maupun ahli SQL.
  • Elevator Saga — Menguji kemampuan JavaScript Anda dengan berbagai tantangan bertema elevator. Dimana Anda harus memindahkan orang-orang dengan cara seefektif mungkin.

7. Jangan Malu Minta Bantuan

Programming adalah sebuah aktivitas sosial. Meskipun sebagian besar waktu Anda gunakan bekerja sendiri, dengan saling berkomunikasi dengan programmer lain akan membantu meningkatkan skill Anda dengan cepat. 

Untuk itu, Anda tak perlu malu untuk bertanya dan meminta bantuan jika menghadapi kesulitan. Kenapa?

Kesulitan yang menurut Anda tak masuk akal, kadang bisa diselesaikan dengan mudah oleh orang lain. Plus, Anda juga akan tahu langkah demi langkahnya sehingga bisa menyelesaikan masalah yang sama di masa depan.

Namun, usahakan jangan selalu bertanya setiap ada kesulitan, ya. Sebab, Anda akan sulit berkembang sebagai programmer. Solusinya, Anda bisa mencoba 20 minute rule yang sudah umum dipraktekkan di dunia pemrograman.

Jadi, apabila Anda masih tak bisa memecahkan masalah tersebut selama 20 menit, Anda baru bertanya ke orang lain. Karena terkadang solusinya sudah ada di depan mata Anda dan hanya tinggal diutak-atik sedikit.

Nah, ada satu sumber bantuan yang selalu diandalkan programmer di seluruh dunia selama bertahun-tahun, yakni Stackoverflow. Anda bisa bertanya dan menemukan jawaban dari hampir semua masalah pemrograman yang ada. Ajaib memang.

Untuk alternatif lainnya, Anda bisa bertanya ke berbagai komunitas programmer di Indonesia. Berikut daftarnya:

8. Atur Waktu Anda dengan Efektif

Ketika belajar pemrograman, mengatur waktu dengan baik itu penting. Pilihlah waktu yang paling nyaman untuk Anda belajar dengan konsentrasi tinggi. Dan tentukan berapa lama ingin melakukannya.

Tanpa mengatur waktu dengan benar, bisa-bisa waktu Anda habis tanpa progress apapun. Entah karena banyak gangguan atau sulit berkonsentrasi.

Maka dari itu, ada empat strategi mengatur waktu yang terbukti efektif, yaitu:

  • Metode Time Blocking — menentukan apa saja yang akan Anda lakukan dengan membuat jadwal.
  • Metode Most Important Task — fokus pada kegiatan yang terpenting saja.
  • Teknik Pomodoro — memecah waktu menjadi 25 menit.
  • Sesi Fokus 90-Menit — fokus nonstop selama 90 menit.

Anda pilih yang mana?

9. Jelaskan Ulang Apa yang Sudah Dipelajari

Menurut penelitian, menjelaskan yang telah dipelajari termasuk cara belajar efektif.  Karena bisa dikatakan Anda menggunakan dua perspektif berbeda dalam satu kali belajar. Hasilnya, Anda akan lebih memahami topik tersebut secara luas dan mendalam.

Oleh karena itu, jelaskan ulang materi pemrograman apa yang sudah Anda pelajari ke orang lain. Entah itu ke sesama programmer pemula, orang tua, adik, kakak, atau siapapun.

Anda tak harus menjelaskannya dalam bentuk verbal selayaknya guru di depan kelas, kok. Anda juga bisa menuliskannya di jurnal, blog, Quora, Medium, Kaskus, atau media sosial.

Anda juga tak perlu menjelaskan semuanya dari awal sampai akhir, lho. Justru sebaiknya, Anda jelaskan per topik pembahasan, per langkah, atau per masalah supaya tak terlalu banyak dan cepat lupa.

10. Sebaiknya Hindari Tiga Hal Ini

Kesempurnaan, membanding-bandingkan, dan langsung melakukan semuanya adalah tiga hal yang wajib Anda hindari. Kenapa? 

Berbuat kesalahan sebagai programmer adalah hal yang wajar. Justru dari kesalahan lah Anda bisa belajar. Jadi, jangan sampai Anda mengejar kesempurnaan selama belajar pemrograman, ya.

Selain itu, semua orang mempunyai kemampuan dan kecepatan belajar yang berbeda-beda. Jadi, tak ada gunanya untuk membanding-bandingkan diri Anda dengan programmer pemula lainnya. Fokus saja kepada diri Anda sendiri.

Lalu, usahakan untuk tidak langsung melakukan semuanya di saat yang sama. Melainkan, Anda pecah masalah menjadi kecil-kecil sehingga bisa lebih mudah diatasi.

Misalnya, Anda ingin membuat aplikasi media sosial sederhana untuk Android.

Pertama, Anda harus membuat layout pendaftaran atau login untuk pengguna. Selanjutnya, Anda membuat layout untuk profil pengguna. Lalu, memasukkan fitur untuk upload foto. Kemudian fitur update status.

Dengan kata lain, Anda lanjut ke langkah selanjutnya apabila langkah sebelumnya sudah selesai.

11. Berlatih, Belajar, Berlatih, dan… Belajar Lagi

Ingat, dunia pemrograman cepat berubah sehingga Anda harus selalu belajar dan berlatih terus menerus. Jangan lupa juga untuk selalu mengupdate informasi tentang dunia coding. 

Tidak mau kan ketinggalan info dan masih menggunakan kode dan bahasa pemrograman lama yang sudah tidak efisien lagi?

Jadi, usahakan Anda selalu mengikuti berita tentang dunia pemrograman, aktif di  komunitas untuk memperluas wawasan, dan baca buku-buku pemrograman terbaru. 

Nah, untuk berlatih coding, website seperti Exercism bisa menjadi tempat belajar yang baik. Bukan hanya karena bisa diakses gratis, website tersebut menyediakan lebih dari 3400 latihan untuk 52 bahasa pemrograman.

12. Jangan Lupa Istirahat atau Rebahan

“Lah, ini tipsnya kok malah nyuruh rebahan, sih! Bikin gak produktif!”

Eits… Jangan emosi dulu, ya!

Menyerap banyak informasi sekaligus tanpa istirahat belum tentu produktif lho. Sebab, Anda malah bisa lupa barusan belajar apa saja. Apalagi kalau yang Anda lupakan justru topik utama dan paling penting.

Beristirahat sejenak cukup efektif kok untuk meningkatkan efektivitas belajar. Entah itu dengan tidur sejenak, makan, mendengarkan musik, berjalan keliling rumah, dan lainnya.

Bahkan tak jarang, topik coding yang ruwet yang sukar dipahami di malam, bisa dengan mudah terpecahkan keesokan paginya.

Pamerkan Skill Anda dengan Portofolio Online

Apa tujuan Anda belajar pemrograman? Apakah ingin berkarir sebagai programmer dan bekerja di perusahaan teknologi ternama? Atau Anda ingin menjadi freelance programmer dan mewujudkan mimpi untuk hidup sebagai Digital Nomad?

Baca juga: 10+ Situs Freelance Terbaik dan Terpercaya untuk Cari Uang

Apapun alasan Anda menjadi programmer, mempunyai portofolio online adalah hal yang wajib. Kenapa? Ada beberapa alasannya:

  • Memudahkan untuk menunjukkan hasil kerja Anda dengan profesional
  • Memudahkan proses update karya. Tinggal upload, beres!
  • Menunjukkan kredibilitas karena Anda mudah ditemukan di mesin pencari
  • Memberikan kesan pertama yang baik kepada calon klien atau HRD perusahaan yang dilamar.
  • Sarana pamer kreativitas dari program yang dibuat.

Nah, setelah banyak waktu digunakan untuk belajar pemrograman, lakukan praktik dan simpan karya Anda di sebuah website portofolio. Apalagi saat ini membuat sebuah website bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

Anda bisa membaca panduan komplit membuat web portofolio di artikel → Ikuti Cara Mudah Membuat Web Portofolio

Wujudkan Cita-Cita Anda Menjadi Programmer Sekarang!

Belajar pemrograman memang tidak mudah. Tapi bukan berarti Anda harus menyerah, ya. Kuncinya adalah konsisten dan menemukan panduan pembelajaran yang tepat sehingga bisa menguasainya dengan lebih cepat dan efektif.

Kami sudah memberikan tips untuk belajar pemrograman di atas. Mulai dari bahasa pemrograman apa yang dipelajari sampai membangun portofolio untuk mengetahui peningkatan skill Anda.

Semoga panduan ini bisa membantu Anda belajar pemrograman dengan lebih lancar, ya! Siapa tau, Anda bisa menjadi the next Bill Gates atau the next Steve Wozniak dengan menciptakan program yang membantu banyak orang. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Mirza M. Haekal

Mirza is a member of SEO Team at Niagahoster. He loves to learn something new everyday.

Share
Published by
Mirza M. Haekal

Recent Posts

SEO Penting untuk Branding. Niagahoster dan DQLab Bagikan Manfaat dan Tips-nya Di Sini!

Mesin pencari atau search engine mengambil peran signifikan bagi performa sebuah website. Data dari Brighthedge Research menyebutkan, 68% pengalaman online…

15 hours ago

10 Isu Keamanan yang Wajib Diwaspadai Toko Online + Solusinya!

Apakah Anda sudah punya toko online? Atau mungkin Anda baru berencana membangunnya? Apapun jawaban Anda, pastikan toko online yang Anda…

24 hours ago

Panduan Lengkap Cara Kirim Email dengan Laravel

Laravel merupakan framework dengan fitur terlengkap. Salah satunya adalah adanya fitur Laravel Mail yang dapat memudahkan Anda mengirim email langsung…

2 days ago

Port 443: Bagian Keamanan Website yang Tak Bisa Diremehkan!

Ancaman kejahatan online terus meningkat. Maka dari itu, jangan bosan untuk terus melindungi website Anda. Salah satunya, dengan selalu mengutamakan…

3 days ago

Cara Menghilangkan Index.php di CodeIgniter

Pada codeigniter, secara default Anda harus menambahkan index.php untuk mengakses url. Contohnya untuk mengakses halaman artikel harus ditulis seperti ini:…

4 days ago

Cara Mengatasi Error phpMyAdmin Access Denied [Terlengkap]

Anda kaget karena tiba-tiba mendapatkan error phpMyAdmin access denied? Padahal sebelumnya tidak pernah muncul error dengan tampilan kotak merah tersebut…

5 days ago